Sejujurnya ane belum pernah ta'aruf. Tapi jika Allah mengizinkan kelak ane melaksanakannya, maka ada beberapa pertanyaan di benak ane yg siap dilontarkan :
1. Biodata diri. Nama, alamat, tgl lahir dsb pokoknya segala identitas umum yang melekat pada dirinya.
2. Hal-hal penting dalam perjalanan ruhaniyahnya. Maksudnya cerita singkat ttg aktivitas keislaman yang telah dan sedang dilaluinya, juga aktivitas ibadahnya. Tapi ane gak mau muluk-2. Cukup tanya "ente klo sholat subuh jam berapa? Biasa khatam Quran tiap berapa bulan? Surat terpanjang yang kamu hafal?
3. Kondisi keluarga. Bapakmu siapa, ibumu siapa, kakak adikmu dan sebagainya. Ini penting banget karena kita kelak tidak hanya menghadapi satu orang, tapi satu keluarga besar. Terutama klo kita niat mo cari bibit unggul. Inget loh! masalah nasab amat diperhatikan Allah dalam AL-Quran.
4. Are you ready for it??? Ukhti ente bener-2 siap nikah gak nih?? Ini buat lebih memastikan lagi. Coz ini pekerjaan besar dan kelak melibatkan banyak orang. Pokoknya jangan bikin malu diri sendiri deh.
5. Are you ready for me? Ukhti, beginilah ane dengan segala kelebihan dan kekurangan.
6. Apa pendapatmu tentang poligami? siapkah jika engkau kelak menghadapinya? Ini sih biasanya pertanyaan titipan muraobbi. Buat ane, pertanyaan ini buat menguji pemahana seorang akhwat atau ikhwan tentang wawasan & pola fikir keagamaannya.
kuncinya begini : orang yg pemahamannya cukup, gak mungkin menentang poligami coz poligami adalah hal yg memang dibolehkan Allah dan termuat dalam AlQuran walaupun sejujurnya ia tidak rela jika hal itu terjadi padanya.
Tapi orang yang pemahamannya agak kurang, biasanya belum apa-apa udah bilang "tidak setuju! ; nggak manusiawi; Anda egois dll"
Cukup segitu dulu
Mohon maaf klo kurang berkenan.