Assalamu'alikumwarohmatullohiwabarokat uh.
Hari-hari ini Bapak melihat kehebohan merata di seluruh nusantara, kebanyakan lagi membicarakan poligami KH. Abdullah Gymnastiar atau beken dipanggil Aa Gym. Aa Gym memang fenomenanya, apa saja yang dia lakukan jadi perhatian orang banyak, apalagi manakala dia berpoligami seperti ini.
Ajaran Islam membolehkan kaum laki-laki poligami, tapi melarang kaum wanita poliandri yakni kawin dengan lebih dari satu suami. Surat An Nisa' ayat 3 menjadi legal standing-nya, sementara itu praktek kehidupan yang dijalankan oleh Nabi Muhammad sebagai practice example-nya. Dari kacamata hukum syariat Islam, poligami dapat legalisasi yang kuat. Itu bukti.
Cuma saja kalau seorang suami poligami dengan cara yang tidak betul, dia bisa terima risiko-risiko dalam kehidupannya. Contohnya yaitu panutan kita ini, al mukarrom KH. Abdullah Gymnastiar. Aa Gym sudah betul sering bicara poligami di pengajian-pengajian, itu menjadi publikasi permulaan sebelum aksinya dilakukan. Cuma saja, Aa melakukan 5 kesalahan langkah yang fatal. Poligami yang seharusnya manis malahan bikin meringis. Bapak sebutkan ya kesalahan langkah-langkah Aa ini, di bawah ini:
KESALAHAN LANGKAH I: Aa Gym melakukan poligami sementara jemaah yang menyukai ceramah-ceramahnya kebanyakan orang awam, malahan ibu ibu rumah tangga. Aa tidak menyiapkan mereka untuk menerima poligami ini meskipun di ceramah itu sering dibahas oleh Aa-nya. Menurut istilah orang pemasaran, jemaah Aa itu bisa diistilahkan emotional market, pasar emosional. Resiko yang wajar dihadapi Aa bakal dibenci sama penggemarnya atau dijauhi atau tidak didengar lagi ceramahnya.
KESALAHAN LANGKAH II: Aa Gym kawin lagi tanpa pemberitaan sebelum atau sesudahnya. Aa kawin lagi secara diam-diam. Bapak baca di diskusi disini soal kritik kawin diam-diam itu, malah ada yang menuduh seperti mempunyai isteri simpanan. Buat Aa yang kesohor bukan main-main, di nasional dan internasional, sangat tidak etis nikah lagi tanpa kabar berita. Aa seperti telah melukai perasaan jutaan penggemarnya, nanti mereka menuduh Aa sudah selingkuh, meskipun poligami itu halal ya. Ini salah fatal sekali nih.
KESALAHAN LANGKAH III: Aa Gym kawin lagi sama seorang janda muda yang cantik, tinggi semampai, mantan model. Itu fakta ya, sementara Aa selama ini ceramahnya selalu mengajak mencintai akherat, tidak bermewah-mewah soal dunia, termasuk kecantikan disitu. Bagaimana memahaminya ya, kok Aa sendiri tidak mencontohkan menikahi wanita-wanita yang papa seperti contoh Rosul dulu ?
KESALAHAN LANGKAH IV: Ini kesalahan yang paling fatal yang kita itu sebagai umat tidak habis pikir bukan main. Perlu pembaca ketahui ya, pernikahan Aa yang ke-2 itu dilakukan murni BACK STREET kata anak-anak muda sekarang. Bapak tidak habis pikir, kok panutan kita ini begini ya. Isteri Aa Gym, keluarga besar isterinya, anak-anak mereka berdua yang 7 anak itu, santri-santri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, semua protes soal jalan back street itu. Bayangkan saja ya...Aa Gym nikah lagi di Singapura, secara diam-diam, tidak memberitahu Bu Ninih dan anak-anaknya, tidak berunding dengan orangtua Aa Gym dulu, baru memberi tahu setelah nikah selesai. Bu Ninih isteri Aa Gym itu sampai keluar-masuk RS gara-gara tak sanggup menerima tindakan suaminya. Dari rahimnya sudah lahir 7 orang anak, paling besarnya sudah kuliah, tapi soal sepenting poligami, Aa malah jalan sendiri. Ini fakta besar ya makanya Aa Gym dianggap cuma memburu kepentingan sendiri, sangat kecil perhatiannya kepada kepentingan keluarga. Ya Alloh Ya Rabbi kuatkan hati Bu Ninih dan anak-anaknya yang 7 orang itu, luruskan juga hati suaminya Aa Gym itu. Tidak ada yang nyangka Aa Gym akan berbuat begitu ya, kelihatan tindakan very-very emotionally. Berita ini bisa check langsung ke santri-santri Ponpes Daarut Tauhiid, sebabnya Bapak mendengar juga dari mereka. Bu Ninih itu insya Alloh bakal ridho ya kalau jalannya mulus, tapi ia back street ternyata.
KESALAHAN LANGKAH V: Keterlibatan KH. Miftah Farid sebagai saksi pernikahan Aa Gym di Singapura, lalu Kyai Miftah juga ikut diam-diam tidak menyiarkan berita itu. Kyai Miftah itu sebagai Ketua MUI Jabar sangat tidak pantas perilakunya. Masak ya ada kejadian yang tidak benar kok dibiarkan dan ikut disembunyikan. Ini sangat memalukan muslimin Pasundan yang terkenal religius. Bapak sarankan seyogyanya Kyai Miftah mundur saja dari Ketua MUI biar nanti masyarakat Pasundan tidak menganggap kalo ulama seperti itu semua. Sedih sekali ini hari-hari ini, panutan masyarakat malahan terlibat kemufakatan menyembunyikan hal-hal yang tidak betul.
Kesalahan-kesalahan macam begitu menjadi bukti kok sangat lemah ya kepribadian tokoh kita KH. Abdullah Gymnastiar. Padahal semua orang itu sudah tahu kalau Aa selama ini dai yang banyak mengkaji masalah-masalah QOLBU. Kalau qolbunya betul tidak mungkin back street poligaminya. Untung media cepet-cepet tanggap, kalau tidak masyarakat bisa makin simpang-siur. Bagaimana kalau sudah punya anak, tapi masyarakat belum tahu ?
Thanks to media dedication. Selamat buat Aa. Moga ke depan Aa bisa memperbaiki kesalahannya.
Wa'alikumsalamwarohmatullahwabar okatuh.
-Bapak Djasman-
Pengamat pernikahan Ke-2 Aa