Penulis Topik: Menyedihkan, Keusilan Seorang Salafy Yamani Thd Saudaranya  (Dibaca 750 kali)


Offline orang islam

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2006
  • Tulisan: 84
    • Lihat Profil
« pada: 31 Januari 2007, 15:22:40 »
http://nyata.wordpress.com/2007/01/17/siapakah-abu-abdirrahman-al-thalibi-lelaki-di-balik-cadar/

17 - January - 2007
Siapakah Abu Abdirrahman Al Thalibi - Lelaki (?) di balik cadar
Filed under: Umum, Fakta — nyata @ 10:48 am

SIAPAKAH ABU ABDIRRAHMAN AL-THALIBI DAN ABU ABDILLAH AL-MISHRI?

Bismillahirrahmanirrahiem…
Sedikit memberikan tanggapan tentang salah satu buku Pustaka Al Kautsar yang masuk di situs Salafy Online. Perlu diketahui, member salafy.or.id di awal pembuatan website tersebut bebas, semua bisa mengirimkan artikel, asal maknanya benar lantas dimuat. Tidak ada crosscek ulang sampai ke bukunya, persis tidaknya, judul bukunya, ini salah satu kesalahan, tidak cermat mengkrosscek ulang. Mohon informasi apabila ada lagi artikel yang semisal, dibuat oleh hizbi, atau dikutip dari bukunya hizbi dan kelompoknya.

Sementara itu perlu diketahui tulisan itu (Sikap Ahlussunnah dalam tahdzir dan ghibah atas ahli bid’ah) dikirimkan sekitar tahun 2003 dan belum direview ulang. Hal yang patut disayangkan adalah si pengkritik tidak mengirimkan mana saja artikel bermasalah, maka insya Allah akan kita cabut, ruju’ darinya, apabila benar terjadi kesalahan dan penyimpangan. Tentunya ini kalau kritikan itu dimaksudkan ikhlas lillah untuk mendapatkan ganjaran dari Allah Ta’ala, caranya tidak sekasar itu. Akan tetapi tidak semua artikel yang disebut pengkritik dicabut, ada yang cukup ditulis kesalahan Abu Bakar Al Jazairi, karena artikel tsb mengutip tulisan yang dibuat jauh sebelum Abu Bakar Al Jazairi menyimpang.
Nah, apabila ada kritikus lainnya yang ilmiah dan kita salah, maka dengan senang hati kita ruju’. Walaupun hal yang lebih besar lagi pergaulan dengan Ihya Turats, sebagai kesalahan besar manhaji yang tak segera ruju’, itu yang patut kita sayangkan.

Sesuai dengan judul di atas, marilah kita simak sedikit yang saya dapatkan dari Internet terkait siapakah Abu Abdirrahman Al Thalibi (sesuai tertulis dibukunya).
1. Abu Abdirrahman Al Thalibi menerbitkan buku Dakwah Salafiyah Dakwah Bijak, Menyikapi Sikap Keras Dai Salafi, dengan kata pengantar dari Abu Abdillah Al Mishri. Nama penerbit Hujjah Press. Alamat Cibubur, Jakarta Timur. Perhatikan lambang dari logonya untuk mengenal siapa Hujjah Press. Simak scan bukunya disini http://img477.imageshack.us/img477/4269/dsdbhujjahpressrb6.jpg

2. Bandingkan dengan karya Hartono Ahmad Jaiz dengan bukunya berjudul Al Qur’an Dihina Gusdur terbitan Hujjah Press. Lambang sama persis dengan tulisan Abu Abdirrahman Al Thalibi, artinya penerbit yang sama menerbitkan buku yang berbeda. Lihat gambar logonya.
http://img440.imageshack.us/img440/7483/hartonohujjahpressmi6.jpg
Silakan anda perhatikan bahwa Hartono Ahmad Jaiz ini menerbitkan bukunya “Al-Qur’an Dihina Gus Dur” justru setelah Hujjah Press mengumumkan peperangannya terhadap Salafiyyin dan Dakwahnya!! Buku Hartono diterbitkan pertama kali bulan Mei 2006 dan buku si kacang goreng terbit pertama kali bulan Pebruari tahun 2006!!

3. Lebih jelas lagi simak screen shot dari sebuah situs tentang buku tersebut, ada gambar Hartono Ahmad Jaiz. Dan yang terpenting kini muncul tulisan : Editor : Tim Pustaka Al Kautsar. Alamat sama-sama Jakarta Timur. Akan tetapi tidak jelas apakah Cibubur atau bukan. Tapi yang jelas siapakah editor Pustaka Al Kautsar-lah yang harus mempertanggung-jawabkan karya tulis disana ? Bisa jadi sang pemimpin redaksinya, Abduh Zulfidar Akaha, Lc, alumnus Fakultas Ushuluddin, Jurusan Tafsir, Universitas AL AZHAR, Kairo (Mesir).
http://img136.imageshack.us/img136/3773/hujjarhpressadalahkautspr4.jpg

4. Afwan akhi, jangan sembarang menuduh… ohh tidak… kita upayakan sebelum tuduh ini itu ada buktinya. Berikut salah satu listing buku yang bersaksi bahwasanya Hujjah Press adalah Grup Pustaka Al Kautsar. Sayang di toko-toko buku, sales Al Kautsar turut membawa serta buku Hujjah Press. Sehingga ZOE Bookstore menyatukan dengan terbitan Pustaka Al Kautsar lainnya. Lihat buku Dakwah Salafiyyah Dakwah Bijak nomor 56 ada di daftar buku Pustaka AL Kautsar.
http://img443.imageshack.us/img443/5899/hujjahpressadalahkautsaoc5.jpg

5. Saksi lain dari Cordova Book Store. Simak screen shot disini. Di situs Cordova tersebut yang beralamatkan di http://cordova-bookstore.com/alkautsar/dakwahsalafiyah.htm pernah dipasang buku tersebut. Hanya sayangnya situs tersebut menghapus direktori yang pernah ada.
http://img477.imageshack.us/img477/5639/hujjahpressadalahkautsajf6.jpg
6. Di halaman situs lama Cordova Book Store juga sempat tercatat. Berikut screen shotnya.

http://img474.imageshack.us/img474/8373/hujjahpressadalahkautsarb8.jpg

7. Di halaman situs lama Cordova Book Store ini juga sempat tercatat bahwa buku Dakwah Salafiyah Dakwah Bijak, Menyikapi Sikap Keras Dai Salafi bergabung dengan buku-buku sesama terbitan Pustaka Al Kautsar atau grupnya. Berikut screen shotnya.
http://img201.imageshack.us/img201/527/hujjahpressadalahkautsakb5.jpg

8. Tambahan, logo Hujjah Press - Pustaka Al Kautsar Grup - lebih besar lagi, simak dari scan buku Abu Abdirrahman Al Thalibi
http://img201.imageshack.us/img201/8999/hujjahpresstholibiym5.jpg
9. Tambahan, logo Hujjah Press - Pustaka Al Kautsar Grup - lebih besar lagi, simak dari scan buku Hartono Ahmad Jaiz
http://img201.imageshack.us/img201/6284/hujjahpressgusdurhd4.jpg

10. Tambahan, sekarang kita lihat alamat Pustaka Al-Kautsar, di buku terbitannya tertulis:
Penerbit: PUSTAKA AL-KAUTSAR
Jl. Kebon Nanas Utara II No.12
Jakarta Timur-13340 Phone:8199990
Sekarang marilah kita bandingkan dengan scan buku Hartono Ahmad Jaiz di atas, tertulis:
Penerbit: HUJJAH PRESS
Po.Box. 7834 JATCC 13340
Jakarta Timur (di buku Salafiyah Dakwah Bijak tertulis: Cibubur)

Silakan diperhatikan bahwa keduanya sama-sama berdomisili di Jakarta Timur. Benar bahwa Hujjah Press telah menyembunyikan alamat jalannya dan kelurahannya (tertera hanya Cibubur) tetapi mereka ternyata lupa dan lengah untuk menyembunyikan KODE POSnya.
Ternyata kode pos Pustaka Al-Kautsar di Jalan Nanas dan HUJJAH PRESS ditulis sama persis. Hanya dengan lima angka, 13340. Padahal kode pos Cibubur, Jaktim adalah 13720 dan Jalan Kebun Nanas Utara, Kel. Cipinang Cempedak jelas berbeda. Kini mulai terkuak bahwa kedua penerbit tersebut ternyata…. sama-sama Jakarta Timur dan sama kode posnya. Dan kode pos Hujjah Press memakai kode pos Pustaka Al Kautsar, lihatlah kedustaan alamat, nama, yang sangat jelas, apatah lagi isi buku-bukunya!

Satu lagi “tantangan” kecil pertanyaan bagi ikhwah kita yang berdomisili di Jakarta -agar semakin bulat arah jari telunjuk kita- apakah Jalan Kebon Nanas Utara II No.12nya Pustaka Al-Kautsar itu merupakan daerah Cibuburnya Hujjah Press?

Kalau benar, duhai alangkah dekatnya dengan “buruan” kita selama ini yakni lelaki(?) bercadar si Abu Abdillah Al-Mishri (sejujurnya kami sangat sangsi adanya WNA berkewarganegaraan Mesir yang menjadi gembong Ikhwani di Cibubur). Jika demikian, dugaan yang sangat kuat adalah WNI yang pernah bersekolah di Mesir!! Siapa dia? Aha….

Kalau tidak benar, ternyata masih dua langkah lagi bagi kita untuk menyelesaikan PR.
Yang jelas, baik Abu Abdirrahman Al-Thalibi maupun Abduh ZA menggelari Turatsiyyun-Irsyadiyyun itu dengan gelar yang “berbunga-bunga”sebagai Salafy Haraki, Salafy Moderat dan Salafy Tulen tanpa embel-embel Yamani.

Tetapi ajaibnya, Abu Abdirrahman Al-Thalibi, Abduh ZA dan Turatsiyyun-Irsyadiyyun itu sepakat melemparkan tuduhan yang sama (buruk dan jahatnya!) kepada kita sebagai Salafy Ekstrem dan ghuluw (karena tidak mau kompromi dengan kesesatan mereka?-dan bandingkan dengan tuduhan yang sama persis sebagaimana pidato ustadz Abdurrahman Tamimi di Muktamar Al-Albani Juli 2004 ketika menghina dan melecehkan Salafiyyin Indonesia), Salafy Radikal (karena tidak mau bermoderat ria alias haha hehe dengan komunitas Hizbi Takfiri Ikhwani?), Salafy Yamani (karena dakwah Syi’ah, Ihya’, Sururi dan Ikhwani di Yaman –alhamdulillah- telah dibikin bangkrut oleh dakwah Salaf Syaikh Muqbil rahimahullah?, Haddadi (karena tidak mau ber-rifqan ria dengan gembong-gembong Ikhwani dan Takfiri?)

Nah, kiranya fakta ini mencukupi untuk lebih tahu dan mengenal siapakah Abu Abdirrahman Al Thalibi dan Abu Abdillah Al-Mishri. Kesimpulannya, cukup jelas, pustaka Al Kautsar memiliki grup bernama Hujjah Press. Dan salah satu editornya yang bahasanya kasar bernama Abu Abdillah Al Mishri bisa jadi si editor utama Pustaka Al Kautsar itu sendiri.

Bagi rekan yang bisa memiliki datanya, buktinya, lebih lengkap, insya Allah akan berguna untuk asatidzah dan ummat untuk lebih tepat mengarahkan celaan atasnya. Adapun kabar yang baru masuk (belum dicek dan ricek) ternyata si Abu Abdirrahman Al Thalibi adalah seseorang berinisial JW tinggal di sebuah kota “B”. Kebenarannya ? Allah yang Maha Tahu.

Ya, tentunya kita cukup penasaran yang sudah digusarkan dengan ulah dua lelali(?) bercadar tersebut, si Abu Abdirrahman Al Thalibi dan Abu Abdillah Al-Mishri. Dalam berbagai kesempatan, bukunya, bedah bukunya, Abduh Zulfidar Akaha nampak begitu dekat dengannya. Dan di acara-acara tersebut nampak sekali betapa antara Abduh dengan Abu Abdillah Al-Mishri memiliki spesifikasi “kebencian” yang sama kepada Syaikh Rabi’ hafidhahullah. Apakah Abduh, Abu Abdillah Al-Mishri dan penulis “Isih Sinau” adalah orang yang sama?

Maka kini benang hitam telah menjadi benang merah…
Wallahu Ta’ala a’lam.

Abu Abdillah Ibrahim

Offline tuingtuing

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 9.715
  • Grrr... gue jitak!!!!
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 31 Januari 2007, 17:31:26 »
ya ya ya...Anda benar..dan orang-orang yang mengikuti Anda bakal masuk syurga dan orang lain pasti masuk neraka..selamat ya jadi 1 golongan yang selamet...

HUH!!!
Saya tidak menyembah tuhan yang bisa ketusuk, kelaperan, dan kagak bisa nyuruh pohon berbuah 

Inna-Llaha 'ala kulli syaiin qadiir... :)

Offline kriukkriuk

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2006
  • Tulisan: 273
    • Lihat Profil
« Jawab #2 pada: 31 Januari 2007, 17:57:12 »
sik...sik...sik..
aku 'ra paham kie,
kok ndak ada penjelasan apa2 dari TS yah?
kamsudnya TS mo ngasih tau ato mo nerusin tulisannya Abu Abdillah Ibrahim doang>?
sori man, uakeh garapan, agak ndak konsen bacanya, apalagi pake tengok2 gambar sagala
pak TS boleh noh di ulas balik plus kasih komen
okeh? monggo....O0
Pengen punya Maktabah Syamilah (Arab): Tafsir, Ulumul Qur'an, Fiqh, Tasawuh, Mushtalah Hadits, Sejarah, Kamus, Ensiklopedi, dsb?
Anda dapat nikmati dalam paket DVD 1800 Kitab + Upgrade ke 2000 kitab
Hub. saya via Private Message.

Offline Abunawas al-funny

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 13
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 01 Februari 2007, 05:31:54 »
Sulap yaman memang begitu, tugasnya memang menggunting dalam lipatan: Memecah Belah Umat Islam.
Hati-hatilah anda semua dengan Sulap Yaman al-Zionmerika.

Offline orang islam

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2006
  • Tulisan: 84
    • Lihat Profil
« Jawab #4 pada: 01 Februari 2007, 13:30:31 »
@ Pak nyam nyam... eh kriuk kriuk ding... :)
iki ulasane singkate...

http://nyata.wordpress.com/2007/01/17/siapakah-abu-abdirrahman-al-thalibi-lelaki-di-balik-cadar/

17 - January - 2007
Siapakah Abu Abdirrahman Al Thalibi - Lelaki (?) di balik cadar
Filed under: Umum, Fakta — nyata @ 10:48 am

SIAPAKAH ABU ABDIRRAHMAN AL-THALIBI DAN ABU ABDILLAH AL-MISHRI?
suatu ciri khas dari sulap yamani (minjem istilah tetangga) ; siapakah abu nida', siapakah yazid jawaz, siapakah abdurrahman at-tamimi, siapakah abdul hakim abdat, siapakah abu qatadah, siapakah bilal al-hilaly, siapakah yusuf al-qaradhawi, siapakah fulan... siapakah si anu... siapakah si inul ups!...

kebiasaan buruk yang masih dipelihara. hobinya ngurusin orang melulu. menyedihkan.

Kutip
1. Abu Abdirrahman Al Thalibi menerbitkan buku Dakwah Salafiyah Dakwah Bijak, Menyikapi Sikap Keras Dai Salafi, dengan kata pengantar dari Abu Abdillah Al Mishri. Nama penerbit Hujjah Press. Alamat Cibubur, Jakarta Timur. Perhatikan lambang dari logonya untuk mengenal siapa Hujjah Press. Simak scan bukunya disini http://img477.imageshack.us/img477/4269/dsdbhujjahpressrb6.jpg
mau belajar jadi detektif swasta nih...

Kutip
2. Bandingkan dengan karya Hartono Ahmad Jaiz dengan bukunya berjudul Al Qur’an Dihina Gusdur terbitan Hujjah Press. Lambang sama persis dengan tulisan Abu Abdirrahman Al Thalibi, artinya penerbit yang sama menerbitkan buku yang berbeda. Lihat gambar logonya.
http://img440.imageshack.us/img440/7483/hartonohujjahpressmi6.jpg
Silakan anda perhatikan bahwa Hartono Ahmad Jaiz ini menerbitkan bukunya “Al-Qur’an Dihina Gus Dur” justru setelah Hujjah Press mengumumkan peperangannya terhadap Salafiyyin dan Dakwahnya!! Buku Hartono diterbitkan pertama kali bulan Mei 2006 dan buku si kacang goreng terbit pertama kali bulan Pebruari tahun 2006!!
mencoba mencocok2kan data...

Kutip
3. Lebih jelas lagi simak screen shot dari sebuah situs tentang buku tersebut, ada gambar Hartono Ahmad Jaiz. Dan yang terpenting kini muncul tulisan : Editor : Tim Pustaka Al Kautsar. Alamat sama-sama Jakarta Timur. Akan tetapi tidak jelas apakah Cibubur atau bukan. Tapi yang jelas siapakah editor Pustaka Al Kautsar-lah yang harus mempertanggung-jawabkan karya tulis disana ? Bisa jadi sang pemimpin redaksinya, Abduh Zulfidar Akaha, Lc, alumnus Fakultas Ushuluddin, Jurusan Tafsir, Universitas AL AZHAR, Kairo (Mesir).
http://img136.imageshack.us/img136/3773/hujjarhpressadalahkautspr4.jpg
mulai meramal...

Kutip
4. Afwan akhi, jangan sembarang menuduh… ohh tidak… kita upayakan sebelum tuduh ini itu ada buktinya. Berikut salah satu listing buku yang bersaksi bahwasanya Hujjah Press adalah Grup Pustaka Al Kautsar. Sayang di toko-toko buku, sales Al Kautsar turut membawa serta buku Hujjah Press. Sehingga ZOE Bookstore menyatukan dengan terbitan Pustaka Al Kautsar lainnya. Lihat buku Dakwah Salafiyyah Dakwah Bijak nomor 56 ada di daftar buku Pustaka AL Kautsar.
http://img443.imageshack.us/img443/5899/hujjahpressadalahkautsaoc5.jpg
jadi detektif lagi...

Kutip
5. Saksi lain dari Cordova Book Store. Simak screen shot disini. Di situs Cordova tersebut yang beralamatkan di http://cordova-bookstore.com/alkautsar/dakwahsalafiyah.htm pernah dipasang buku tersebut. Hanya sayangnya situs tersebut menghapus direktori yang pernah ada.
http://img477.imageshack.us/img477/5639/hujjahpressadalahkautsajf6.jpg
rajin amat ngumpulin data...

Kutip
6. Di halaman situs lama Cordova Book Store juga sempat tercatat. Berikut screen shotnya.

http://img474.imageshack.us/img474/8373/hujjahpressadalahkautsarb8.jpg
sempet2nya bikin screen shot...

Kutip
7. Di halaman situs lama Cordova Book Store ini juga sempat tercatat bahwa buku Dakwah Salafiyah Dakwah Bijak, Menyikapi Sikap Keras Dai Salafi bergabung dengan buku-buku sesama terbitan Pustaka Al Kautsar atau grupnya. Berikut screen shotnya.
http://img201.imageshack.us/img201/527/hujjahpressadalahkautsakb5.jpg
nyocok2in siapa tau pas...

Kutip
8. Tambahan, logo Hujjah Press - Pustaka Al Kautsar Grup - lebih besar lagi, simak dari scan buku Abu Abdirrahman Al Thalibi
http://img201.imageshack.us/img201/8999/hujjahpresstholibiym5.jpg
teliti amat ama logo...

Kutip
9. Tambahan, logo Hujjah Press - Pustaka Al Kautsar Grup - lebih besar lagi, simak dari scan buku Hartono Ahmad Jaiz
http://img201.imageshack.us/img201/6284/hujjahpressgusdurhd4.jpg
buku bukannya dibaca, tapi cuma di-scan logonya.
pantesan nggak pinter2...

Kutip
10. Tambahan, sekarang kita lihat alamat Pustaka Al-Kautsar, di buku terbitannya tertulis:
Penerbit: PUSTAKA AL-KAUTSAR
Jl. Kebon Nanas Utara II No.12
Jakarta Timur-13340 Phone:8199990
Sekarang marilah kita bandingkan dengan scan buku Hartono Ahmad Jaiz di atas, tertulis:
Penerbit: HUJJAH PRESS
Po.Box. 7834 JATCC 13340
Jakarta Timur (di buku Salafiyah Dakwah Bijak tertulis: Cibubur)
wah sekarang giliran alamat penerbit yang diperhatiin...

Kutip
Silakan diperhatikan bahwa keduanya sama-sama berdomisili di Jakarta Timur. Benar bahwa Hujjah Press telah menyembunyikan alamat jalannya dan kelurahannya (tertera hanya Cibubur) tetapi mereka ternyata lupa dan lengah untuk menyembunyikan KODE POSnya.
Ternyata kode pos Pustaka Al-Kautsar di Jalan Nanas dan HUJJAH PRESS ditulis sama persis. Hanya dengan lima angka, 13340. Padahal kode pos Cibubur, Jaktim adalah 13720 dan Jalan Kebun Nanas Utara, Kel. Cipinang Cempedak jelas berbeda. Kini mulai terkuak bahwa kedua penerbit tersebut ternyata…. sama-sama Jakarta Timur dan sama kode posnya. Dan kode pos Hujjah Press memakai kode pos Pustaka Al Kautsar, lihatlah kedustaan alamat, nama, yang sangat jelas, apatah lagi isi buku-bukunya!
waduh sampe kode pos segala dijadikan bahan penelitian. hebat!

Kutip
Satu lagi “tantangan” kecil pertanyaan bagi ikhwah kita yang berdomisili di Jakarta -agar semakin bulat arah jari telunjuk kita- apakah Jalan Kebon Nanas Utara II No.12nya Pustaka Al-Kautsar itu merupakan daerah Cibuburnya Hujjah Press?
tuh ikhwah salafy di jakarta diajak bareng2 jadi detektif swasta.

Kutip
Kalau benar, duhai alangkah dekatnya dengan “buruan” kita selama ini yakni lelaki(?) bercadar si Abu Abdillah Al-Mishri (sejujurnya kami sangat sangsi adanya WNA berkewarganegaraan Mesir yang menjadi gembong Ikhwani di Cibubur). Jika demikian, dugaan yang sangat kuat adalah WNI yang pernah bersekolah di Mesir!! Siapa dia? Aha….

Kalau tidak benar, ternyata masih dua langkah lagi bagi kita untuk menyelesaikan PR.
gembong ikhwani ama gembong salafy yamani apa bedanya ya?

Kutip
Yang jelas, baik Abu Abdirrahman Al-Thalibi maupun Abduh ZA menggelari Turatsiyyun-Irsyadiyyun itu dengan gelar yang “berbunga-bunga”sebagai Salafy Haraki, Salafy Moderat dan Salafy Tulen tanpa embel-embel Yamani.
kayak nggak pernah memberi 'gelar' ke orang lain aja...

Kutip
Tetapi ajaibnya, Abu Abdirrahman Al-Thalibi, Abduh ZA dan Turatsiyyun-Irsyadiyyun itu sepakat melemparkan tuduhan yang sama (buruk dan jahatnya!) kepada kita sebagai Salafy Ekstrem dan ghuluw
emang gak ngerasa ya?

Kutip
(karena tidak mau kompromi dengan kesesatan mereka?-dan bandingkan dengan tuduhan yang sama persis sebagaimana pidato ustadz Abdurrahman Tamimi di Muktamar Al-Albani Juli 2004 ketika menghina dan melecehkan Salafiyyin Indonesia), Salafy Radikal (karena tidak mau bermoderat ria alias haha hehe dengan komunitas Hizbi Takfiri Ikhwani?), Salafy Yamani (karena dakwah Syi’ah, Ihya’, Sururi dan Ikhwani di Yaman –alhamdulillah- telah dibikin bangkrut oleh dakwah Salaf Syaikh Muqbil rahimahullah?, Haddadi (karena tidak mau ber-rifqan ria dengan gembong-gembong Ikhwani dan Takfiri?)
ironis, mengucapkan alhamdulillah karena telah berhasil membuat bangkrut saudaranya

Kutip
Nah, kiranya fakta ini mencukupi untuk lebih tahu dan mengenal siapakah Abu Abdirrahman Al Thalibi dan Abu Abdillah Al-Mishri.
siapa?

Kutip
Kesimpulannya, cukup jelas, pustaka Al Kautsar memiliki grup bernama Hujjah Press. Dan salah satu editornya yang bahasanya kasar bernama Abu Abdillah Al Mishri bisa jadi si editor utama Pustaka Al Kautsar itu sendiri.
ngajak main tebak2an...

Kutip
Bagi rekan yang bisa memiliki datanya, buktinya, lebih lengkap, insya Allah akan berguna untuk asatidzah dan ummat untuk lebih tepat mengarahkan celaan atasnya. Adapun kabar yang baru masuk (belum dicek dan ricek) ternyata si Abu Abdirrahman Al Thalibi adalah seseorang berinisial JW tinggal di sebuah kota “B”. Kebenarannya ? Allah yang Maha Tahu.
bagi yang punya datanya, bisa turut serta dalam program detektif ala salafy yamani tuh...

Kutip
Ya, tentunya kita cukup penasaran yang sudah digusarkan dengan ulah dua lelali(?) bercadar tersebut, si Abu Abdirrahman Al Thalibi dan Abu Abdillah Al-Mishri. Dalam berbagai kesempatan, bukunya, bedah bukunya, Abduh Zulfidar Akaha nampak begitu dekat dengannya. Dan di acara-acara tersebut nampak sekali betapa antara Abduh dengan Abu Abdillah Al-Mishri memiliki spesifikasi “kebencian” yang sama kepada Syaikh Rabi’ hafidhahullah. Apakah Abduh, Abu Abdillah Al-Mishri dan penulis “Isih Sinau” adalah orang yang sama?
sama atau beda apa urusannya? usil amat sih...

Kutip
Maka kini benang hitam telah menjadi benang merah…
Wallahu Ta’ala a’lam.

Abu Abdillah Ibrahim
siapakah abu abdillah ibrahim al-usili al-detektifi ini?  :hihi:  :D

Offline Abunawas al-funny

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 13
    • Lihat Profil
« Jawab #5 pada: 02 Februari 2007, 07:06:17 »
Kutip
9. Tambahan, logo Hujjah Press - Pustaka Al Kautsar Grup - lebih besar lagi, simak dari scan buku Hartono Ahmad Jaiz
http://img201.imageshack.us/img201/6284/hujjahpressgusdurhd4.jpg
buku bukannya dibaca, tapi cuma di-scan logonya.
pantesan nggak pinter2...

sulap yaman emang gak ada pinternya, kecuali satu: memecah belah islam.

Kutip
Kutip
Maka kini benang hitam telah menjadi benang merah…
Wallahu Ta’ala a’lam.

Abu Abdillah Ibrahim
siapakah abu abdillah ibrahim al-usili al-detektifi ini?  :hihi:  :D

Nama lengkapnya abu abdillah ibrahim al-usili al-detektifi al-pentagony, cecunguknya abu salaf al-CIAlafy.

Sebentar lagi saya akan buat artikel baru "MENGINTIP STRATEGI SULAP YAMAN DALAM MEMECAH BELAH ISLAM" insyaallah.







Abunawas al-funny al-Islami la salafy
« Edit Terakhir: 02 Februari 2007, 07:21:57 oleh Abunawas al-funny »

Offline Hak Jawab

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2006
  • Tulisan: 16
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #6 pada: 02 Februari 2007, 09:10:30 »
Bismillahi walhamdu lillah. Laa haula wa laa quwwata illa billah. Shalawatullah wa salamuhu 'ala Rasulillah Muhammad wa 'ala alihi wa ashabih ajmain. Amma ba'du.



....saudara-saudara Salafi ekstrem itu telah membuatku sangat malu.

Bukan malu karena soal investigasi seperti ini atau ancaman-ancaman mereka. Sama sekali bukan karena ini aku merasa malu. Aku malu justru karena terkesan di mata mereka, aku selalu sembunyi-sembunyi, takut dari mereka, menyamarkan diri, bahkan disebutnya memakai cadar. Harga diri seorang Muslim melarang kita berada dalam posisi diprasangkai seperti ini.

Aku tidak menghadapi mereka secara terbuka, karena sebagian besar perhatian selama ini dicurahkan untuk perkara-perkara Muslim umum, bukan kalangan Salafi. Kalau ditampakkan kepada mereka (Muslim umum), aku khawatir mereka akan menyangka bahwa aku termasuk kalangan eksklusif. Itu alasannya.

Memang, tadinya ada rasa khawatir juga soal ancaman-ancaman kekerasan yang mereka lontarkan di berbagai kesempatan. Tetapi, semakin mereka mengancam kekerasan, semakin tahulah kita bahwa mereka adalah kaum SESAT. ...akhirnya, apa gunanya takut dengan orang sesat? Pernahkah kita takut dengan Rafidhah, dengan Ahmadiyyah, dengan JIL, atau Khawarij? Kalau Ahlus Sunnah takut dengan mereka, lalu siapa lagi yang akan membela kebenaran?

Semakin jauh melangkah, tahulah sekarang bahwa orang-orang ini lebih dekat dengan akidah KHAWARIJ. Ciri utama Khawarij: Merasa dirinya paling benar hingga menganggap sesat para Shahabat ra. dan menghalalkan hak-hak kaum Muslimin. Karakter ini begitu kuat melekat dalam diri orang-orang itu. Lihatlah ketika mereka menghalalkan banyak kezhaliman terhadap diri Muslim. Terhadap kaum seperti ini, apakah kita akan takut? Kalau kita takut, justru mereka akan semakin merajalela.

Sungguh, kalau bukan karena: (1) Diharamkan bagi setiap Muslim untuk menumpahkan darah saudaranya; Dan (2)  Perselisihan antar sesama Muslim semakin menggembirakan hati Yahudi, Nashrani, dan musuh-musuh Allah; Kalau bukan karena kedua perkara ini: Sungguh akan saya hadapi mereka dengan cara apapun yang dikenal manusia, dimanapun saya menemuinya. Bukan hanya mereka yang laki-laki, bukan hanya mereka yang bisa melempar...

Hanya kepada Allah kita memohon rahmat dan kasih-sayang, serta pertolongan dan perlindungan dari perilaku orang-orang zhalim. Allahumma amin. Walhamdulillah Rabbil 'alamin.



Abu Abdirrahman Al Jawiy
1 Februari 2007.


 
 


 

Offline kriukkriuk

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2006
  • Tulisan: 273
    • Lihat Profil
« Jawab #7 pada: 09 Februari 2007, 14:48:14 »
lalu, siapakah Abu Abdillah Ibrahim?
Pengen punya Maktabah Syamilah (Arab): Tafsir, Ulumul Qur'an, Fiqh, Tasawuh, Mushtalah Hadits, Sejarah, Kamus, Ensiklopedi, dsb?
Anda dapat nikmati dalam paket DVD 1800 Kitab + Upgrade ke 2000 kitab
Hub. saya via Private Message.

Offline Abunawas al-funny

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 13
    • Lihat Profil
« Jawab #8 pada: 10 Februari 2007, 17:03:01 »
itu abu abdillah ibrahim al-usili al-detektifi al-pentagony salah satu anggota genk kriminal sulap yaman yang berada dibalik burqo! dibalik ketiak MOSSADlafy! kerjaannya memecah belah umat Islam!




Abunawas al-funny al-Islami la salafy

Offline exblopz

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 5.083
  • Lokasi: Malang
  • Jenis kelamin: Pria
  • Pingin ke Masjid Nabawi
    • Lihat Profil
    • Abu Aisyah Official Web Site
« Jawab #9 pada: 10 Februari 2007, 17:08:28 »
So tujuan adanya thread ini untuk apa? Mohon TS menjawabnya, serta serahkan bukti bahwa mereka anggota CIA, MOOSAD dan sebagainya. Saya mencium ghibah di thread ini.
http://alatsari.wordpress.com/
http://www.abuaisyah.org/
join blogger malang di blogger-ngalam@googlegroups. com

Offline Abunawas al-funny

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 13
    • Lihat Profil
« Jawab #10 pada: 11 Februari 2007, 09:37:09 »
Saya tidak ada hubungannya dengan TS. saya pun bukan TS. Sudah banyak bukti, maklum kalau orang awam sulit memahami ini.

Kenapa menolak pengiriman tim muslim ke poso?
Kenapa diskusi intern muslim tapi yang satu didampingi densus 88 yang bawa M16?
Kenapa menuduh Abu bakar ba'asyir beraliran takfir?
Kenapa menyudutkan muslim dan membuat gembira orang kafir?

Offline exblopz

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 5.083
  • Lokasi: Malang
  • Jenis kelamin: Pria
  • Pingin ke Masjid Nabawi
    • Lihat Profil
    • Abu Aisyah Official Web Site
« Jawab #11 pada: 11 Februari 2007, 21:49:01 »
Kalau begitu mas Abunawas bisa berikan bukti otentik mereka anggota CIA dan MOOSAD? Kalau tidak maka tolong postingannya di edit, sebelum postingan itu saya hapus.
http://alatsari.wordpress.com/
http://www.abuaisyah.org/
join blogger malang di blogger-ngalam@googlegroups. com

Offline abu fathimah

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2006
  • Tulisan: 809
  • Lokasi: Bekasi
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #12 pada: 12 Februari 2007, 09:01:07 »
kenapa anda2 semua bicara tentang hal2 yg tidak antum pahami?? Kenapa hal2 yg sudah bukan menyangkut pembelajaran buat kita, antum semua korek2 lagi? sudahkah kita belajar tentang agama ini lebih banyak lagi?

1 hal lagi. tentang semua itu adalah urusan orang per orang yg kita sendiri belum tahu banyak tentang hal ini. Dan Forum ini adalah Gerakan Da'wah Islam BUKAN GERAKAN GHIBAH DAN EMOSI!!

buat abunawas al-funny..
tolong dewasa dikit dalam menulis postingan. tulisan anda itu selalu bernada sarkasme dan berintonasi tinggi. apakah anda tahu siapa itu sifulan? wa fulan? kalo gak tahu diem aja...

saya memang sudah jarang masuk GDI ini karena sekarang isinya sudah tidak seperti yang dulu lagi.

afwan kalo ada salah kata..

semoga Allah memberikan kita pengetahuan yg lebih banyak tentang islam dan kemampuan utk mengamalkannya...
قَالَ اللهَ تَعَالَى : رَبَّنَا لاَ تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ

buat ikhwan yg masih single & ada niat buat taaruf serius please visit this thread.

http://myquran.org/forum/index.php/topic,13475.0.html

Offline Abunawas al-funny

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 13
    • Lihat Profil
« Jawab #13 pada: 12 Februari 2007, 09:29:42 »
Ini sebenarnya hanyalah gerakan refleks atas 'kegilaan' suatu kelompok menyebarkan sesuatu yang tidak pada tempatnya. Kelompok siapakah yang menyebut shekh Yusuf Qardlowi sebagai anjing yang menggonggong? Kelompok siapakah yang menyebut Ikhwanul Muslimin sebagai Ikhwanul Muflisin? dan kata-kata keji lainnya yang disebarkankan di berbagai media. Dan saya tidak pernah menyebut agen mossad, tapi kata-kata sindiran MOSSADlafy sebagai balasan atas 'kegilaan' kelompok extrim tersebut.

Offline exblopz

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 5.083
  • Lokasi: Malang
  • Jenis kelamin: Pria
  • Pingin ke Masjid Nabawi
    • Lihat Profil
    • Abu Aisyah Official Web Site
« Jawab #14 pada: 12 Februari 2007, 20:12:50 »
Saya sudah ingatkan anda lho, bang @abunawas. Di sini bukan forum untuk menghina tapi berdiskusi secara cerdas. Baca dulu aturan di forum ini. Kalau anda tak suka silakan anda cari forum lain selain MyQuran. Saya lebih senang tidak ada user seperti anda menghina sesama muslim di sini.
Urusan anda dihina oleh muslim lain, itu urusan orang itu dengan Allah. Tak perlu membalas di sini. Kalau mau marah, marahlah kepada orang kafir jangan kepada orang Islam. Tapi ingatkan mereka dengan perkataan yang baik.
Kalau anda tidak memahami kedudukan anda sebagai orang muslim terhadap saudaranya, lalu bagaimana anda bisa berdiskusi dengan baik?
Saya kalau dihina dengan "Kafir" sih ok...ok aja. Biarin mereka bilang begitu. Toh yang tahu kafir tidaknya hanya Allah. Kalau saya di hari akhir tidak terbukti kafir tuduhan itu akan kembali kepada orangnya. Kenapa musti bingung wahai saudaraku??

Agama Islam itu rahmatan lil 'alamin, so jangan pernah terbawa emosi atau ingin menghancurkan sesama orang muslim, sekalipun orang muslim itu ingin menghancurkanmu. Bersabar itu lebih baik dan pahalanya tinggi dihadapan Allah. Saya juga sering dihina seperti itu, saya acuh tak acuh dan cuek aja. Yang penting saya belajar Islam dengan benar dan saya faham Islam ini dan berdakwah dengan ilmu yang saya fahami.
« Edit Terakhir: 12 Februari 2007, 20:23:38 oleh exblopz »
http://alatsari.wordpress.com/
http://www.abuaisyah.org/
join blogger malang di blogger-ngalam@googlegroups. com