Penulis Topik: Menimbang Etika Dakwah dan Etika Politik PKS; Islamikah?  (Dibaca 1492 kali)


Offline sifatus.safwah

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 123
  • QS: Al-Anbiyaa':92
    • Lihat Profil
« Jawab #105 pada: 04 Maret 2008, 13:30:18 »
benar. tapi sayangnya orang2 yg mengaku mengikuti kaum salaf dan merasa paling salafy ternyata cuma ngambil sepotong2 sesuai hawa nafsunya.

Bisa kasih contoh nya ?  :-\

memangnya jumlah kaum salaf cuma satu orang apa? memangnya mereka semua slalu satu pendapat apa? aneh!
Na'am - itulah ya akhi namanya iktilaf dan ini tidaklah terlarang..NAMUN...disana ada kelompok yang gemar mencampurbaurkan antara haq dan bathil..dan para salaf tidak perna bersepakat pada kebathilan.
Contoh al-wala al-baro' mereka pada kaum kuffar dan semisalnya, apakah mereka basi-basi, dan menjual agama mereka ?

Akan tetapi...dijaman sekarang ada kelompok yang gemar menutup-nutupi kebenaran, karena kalau ditampakkan..ummat akan lari dari dakwah mereka..FAHAM ?  :jaim:

Salafiyyun berupaya mengikuti jejak salaf, bukan hanya NGONDO (ngomong doang) tapi praktek..dan tetap bertanya kepada yang benar-benar ulama, dan mau ruju; jika mereka keliru.

Tidak mungkin seorang Sunniy akan berbasa-basi kepada ahli bid’ah kecuali jika ia dari kalangan munafiq (Ar Rad Alal Mubtadi’ah li Ibni Al Banna)

Offline andaleh

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.929
  • Lokasi: Bandar Lampung
  • Jenis kelamin: Pria
  • The King Of OOT :D
    • Lihat Profil
    • my blog
« Jawab #106 pada: 04 Maret 2008, 13:44:04 »
Kalo mengikuti ulama salaf, sudah jelas ulama salaf tidak pernah melakukan klaim atas kebenaran.

Offline Diya al Dien

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2008
  • Tulisan: 1.757
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
    • -vindicate-
« Jawab #107 pada: 07 Maret 2008, 12:52:35 »
di...
akang teteh sekalian...biasa nih...
di forum kaya gini kita ga tau kapasitas ilmu sodara kita yang nulis di sini
jadi selalu aja berulang datang "nyanyian" usang dan tak dewasa..

betul kata mas abu sayyaf.kewajiban dakwah kita begitu banyak
ga mungkin semua bisa kesentuh oleh sama satu organisasi, satu harokah, atau satu partai
Realitas ijtihad yang begitu beragam dari para 'ulama dan beragamnya pola pikir semestinya membuat kita dewasa memandang perbedaan-perbedaan yang ada di tubuh umat.

Tapi keliatan deh anak yg baru ngaji, baru tau beberapa ayat dan hadits
baru baca beberapa buku agama...baru ngaji ama satu ustadz...satu mainstream

Tapi merasa bahwa dirinya yang paling 'nyunnah' dan paling mendekati siroh nabi
seolah-olah yang lain ga pernah baca hadits2...dan semua tafsir hadits ada di kepala nya/kepala imamnya
cape deh!  :hihi:

imamah lagi imamah lagi... :hihi:
(afwan..bukan mentertawakan imamah dalam pengertian hakiki....cuma imamah dalam konteks yg diagul2kan sebagian kita  :hihi:)







di..tp dr kata2mu gt tmpk underestimate k org lain.afwan y,,,cm ngingetin.. O0
tp ga km jg sih....rata2 yg diskusi dsini jg jd pd sindir2an.pdhl....entah itu HT,salafy,PKS,mnrtku mereka pny cita2 yg sm..cm caranya aja beda
knp ga masing2 bjuang djlnny sndr??toh sesama muslim adlh saudara ???
Everything in the universe is a moslem, for its obey ALloh by submission to His laws.