Penulis Topik: Syarat Peluk Islam: Keluarga Harus D beritahu??  (Dibaca 127 kali)


Offline chubbyneko

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 19
    • Lihat Profil
« pada: 01 Mei 2008, 17:46:44 »
Perdana Menteri Malaysia mencadangkan agar di buat syarat bagi yg mau memeluk Islam iaitu harus di kasi tau ama keluarga terlebih dahulu (nggak bisa di rahsiakan dari pengetahuan keluarga) agr tidak timbul permasalahan di kemudian hari khususnya jika meninggal dunia, tidak ada perebutan jenazah mau di kebumikan di mana ???.

Apa pandangan sdra/sdri?

Offline Oni Asharri Rasyad

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 2.928
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • The Chosen One
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 01 Mei 2008, 19:43:03 »
Setuju!
Zaman sekarang, berpindah agama menjadi Islam (atau agama lainnya) dilindungi oleh Undang-Undang dan merupakan bagian dari HAM, lalu kenapa musti sembunyi-sembunyi bila berpindah agama???

Offline tuingtuing

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 9.715
  • Grrr... gue jitak!!!!
    • Lihat Profil
« Jawab #2 pada: 02 Mei 2008, 09:23:14 »
Ya pastinya memang begitu. Salah satu alasan kenapa keislaman seseorang harus dizhahirkan (kecuali dalam kondisi dharurat) terkait dnegna hak-hak yang diterimanya. Kalo dia muslim, maka kewajiban kita sesama muslim semakin besar. Di antaranya menjawab salam, dikunjungi jika sakit, hak perwalian, hak waris, hak bertetangga. Dll.
Saya tidak menyembah tuhan yang bisa ketusuk, kelaperan, dan kagak bisa nyuruh pohon berbuah 

Inna-Llaha 'ala kulli syaiin qadiir... :)

Offline nyu2n

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2007
  • Tulisan: 455
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Power of Galz!
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 02 Mei 2008, 09:29:18 »
Apha syarat yg sama jugha dilakukhan baghi yg mau pindah ke aghama lain? (kristen to budha, islam to kristen, etc)

Tak peduli warna kulitmu, tak peduli etnismu, tak peduli agamamu, kita tetap sahabat kan? ^_^

Offline AaZocco

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 124
  • Lokasi: Yogyakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • AaZocco: Be Better Than Ever
    • Lihat Profil
« Jawab #4 pada: 06 Mei 2008, 01:37:35 »
Setuju!
Zaman sekarang, berpindah agama menjadi Islam (atau agama lainnya) dilindungi oleh Undang-Undang dan merupakan bagian dari HAM, lalu kenapa musti sembunyi-sembunyi bila berpindah agama???

nah ini yang dimaksud dengan kebebasan beragama. :topOK: bebas memilih agama... tapi bukan bebas membuat agama.. apalagi jika agama yang dibuat menyaru kepada agama lain tapi ajarannya bertentangan seperti ah....

Apha syarat yg sama jugha dilakukhan baghi yg mau pindah ke aghama lain? (kristen to budha, islam to kristen, etc)

nah ini juga termasuk kebebasan beragama... jika diterapkan.... termasuk menjalankan syariat ataupun ajaran agamanya. dan boleh-boleh saja orang non muslim masuk muslim dan sebaliknya. tapiiiiiii dalam ajaran muslim ada ketentuan:
 
  • Jika Muslim kemudian murtad maka halal darahnya
  • Jika non muslim bertobat dan menjadi muslim, maka segala gangguan dan ancaman baginya adalah gannguan dan ancaman bagi seluruh umat muslim
jadi jangan takut untuk menjadi MUSLIM
AaZocco

Offline raiden

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2006
  • Tulisan: 1.109
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #5 pada: 06 Mei 2008, 06:20:01 »
nah ini juga termasuk kebebasan beragama... jika diterapkan.... termasuk menjalankan syariat ataupun ajaran agamanya. dan boleh-boleh saja orang non muslim masuk muslim dan sebaliknya. tapiiiiiii dalam ajaran muslim ada ketentuan:
 
  • Jika Muslim kemudian murtad maka halal darahnya
  • Jika non muslim bertobat dan menjadi muslim, maka segala gangguan dan ancaman baginya adalah gannguan dan ancaman bagi seluruh umat muslim
jadi jangan takut untuk menjadi MUSLIM


Perhatikan yg dicetak tebal..
Hah yang bener nich, apa dalilnya?
SIMPATISAN FORUM KADER PEDULI

“Dan tetaplah memberi peringatan, karena Sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman” (QS Ad Dzaariyaat 55).

Offline Pak Imam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 2.005
  • Jenis kelamin: Pria
  • القوات الجوية الملكية السعودية
    • Lihat Profil
« Jawab #6 pada: 06 Mei 2008, 08:12:21 »
Perhatikan yg dicetak tebal..
Hah yang bener nich, apa dalilnya?

Bukan halal darahnya, tapi hukumannya mati... (harap dibedakan brur)
Tapi itu bagi negara yang berUUD demikian... kalau negara malaysia/Indonesia tidak demikian...
Sejarah: Al-Qur'an vs Bible

Sejarah Teks Al-Qur`an Dari Wahyu Sampai Kompilasi, Kajian Perbandingan Dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

Download:
www.pakdenono.com/download/sejarahteksalquran.zip
www.kitaupload.com/download.php?file=188sejarahteksalquran.rar

Offline dimas_h

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2007
  • Tulisan: 270
  • Jenis kelamin: Pria
  • looking for a landlord
    • Lihat Profil
« Jawab #7 pada: 06 Mei 2008, 10:13:32 »
 
  • Jika Muslim kemudian murtad maka halal darahnya
  • Jika non muslim bertobat dan menjadi muslim, maka segala gangguan dan ancaman baginya adalah gannguan dan ancaman bagi seluruh umat muslim
jadi jangan takut untuk menjadi MUSLIM


Mafia, kamu!! Masuk disambut, keluar dibunuh.


Wind (Akeboshi)