Penulis Topik: Supporter Israel, McDonald berdiri tegar di tanah suci ulama salafy Mekah  (Dibaca 2074 kali)


Offline Abu Aufa

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2006
  • Tulisan: 249
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Abu Aufa Homepage
« Jawab #15 pada: 02 Mei 2007, 10:14:37 »
Apa yang antum dendamkan terhadap negeri haramain [?]

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda : "Sesungguhnya Islam dimulai dengan (dianggap) asing dan akan kembali (dianggap) asing sebagaimana awalnya. Mereka (Islam & ummatnya) berlindung diantara dua masjid (Masjidil Haram & Masjid Nabawi) sebagaimana ular berlindung dalam lubangnya" [Hadits Shahih, Muslim 2/76 - An-Nawawiy].

Hadis riwayat Abu Hurairah radhiyAllahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Di setiap jalan-jalan Madinah itu terdapat malaikat (yang menjaga) agar tidak dimasuki wabah penyakit dan Dajjal (HR. Muslim No. 5236)

Hadis riwayat Anas bin Malik radhiyAllahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Tidak ada satu negeri yang tidak dimasuki Dajjal, kecuali Mekah dan Madinah, dan tidak ada satu jalan di Madinah, kecuali terdapat malaikat yang berbaris menjaganya. (HR. Muslim No.2449)

Jika antum tidak mengetahui, maka itu adalah musibah,
Jika antum mengetahui -dan tetap seperti sekarang-, maka musibahnya lebih besar lagi..........

Offline statis

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2007
  • Tulisan: 286
    • Lihat Profil
« Jawab #16 pada: 02 Mei 2007, 11:17:12 »
Antum tanya: "Apa yang antum dendamkan terhadap negeri haramain [?]" :)
Ana jawab: "dendam? tidak akhi, tidak ada.." what a strange question.
Jujur saja, ana cuman ga suka aja sama para pemfitnah al-'Allamah Asy-syaikh Yusuf al-Qaradhawi.
yg loyalitas dgn israel lah, yg ini lah, yg itu lah..

Lebih musibah lagi jika antum percaya fitnah murahan tersebut.. :)

Offline kuringtea

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 2.834
  • Lokasi: Bandung-bogor-bekasi
  • Jenis kelamin: Pria
  • Inspirasi "mujahid" dilampu motorku
    • Lihat Profil
    • www.perisaidakwah.com
« Jawab #17 pada: 02 Mei 2007, 11:31:17 »
boleh tanya atasku?bethul..kita harus yakin keutamaan madinah dan mekah,subhanallah.
apakah ada dalil atau garansinya,bahwa yang berkuasa ditempat itu.pemimpin/amir (bukan ulama akh),pasti senantiasa benar,tanpa cela,diberkahi?
(sy tidak bicara kepemimpinan,madinah,mekah dizaman terbaik,Rosul, khulafaurasyidin,dst).    bgmana dgn hadist,periode adanya kerajaan2 mulkan adhan,yang menggigit?kebaikan tentu banyak dan ada,dan tdak menutupi..kelemahan para pemimpin (ana husnudzon, ulama disana,ada nasehat).
minimal kita ingkari kesalahannya.
 dan jangan pula,dikatakan seolah2 yg mengkritik kalau ada kebijakan "salah" para pemimpin disana,di GENERALISASI dituduh dendam pada haramain! (dengan mengeluarkan fatwa ulama)

mari,berhati hatilah,dalam menilai.
allahu a^lam
Sahabat ‘Umar Ibn al-Khaththab berkata,

“Bukanlah orang yang berakal itu adalah yang dapat mengetahui kebaikan dari keburukan, namun orang yang berakal adalah yang mampu mengetahui yang terbaik dari dua keburukan.”

[ Raudhatul Muhibbin,hal 8)
Mangga mampir di : makadir.wordpress.com

Offline kuringtea

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 2.834
  • Lokasi: Bandung-bogor-bekasi
  • Jenis kelamin: Pria
  • Inspirasi "mujahid" dilampu motorku
    • Lihat Profil
    • www.perisaidakwah.com
« Jawab #18 pada: 02 Mei 2007, 11:31:31 »
boleh tanya atasku?bethul..kita harus yakin keutamaan madinah dan mekah,subhanallah.
apakah ada dalil atau garansinya,bahwa yang berkuasa ditempat itu.pemimpin/amir (bukan ulama akh),pasti senantiasa benar,tanpa cela,diberkahi?
(sy tidak bicara kepemimpinan,madinah,mekah dizaman terbaik,Rosul, khulafaurasyidin,dst).    bgmana dgn hadist,periode adanya kerajaan2 mulkan adhan,yang menggigit?kebaikan tentu banyak dan ada,dan tdak menutupi..kelemahan para pemimpin (ana husnudzon, ulama disana,ada nasehat).
minimal kita ingkari kesalahannya.
 dan jangan pula,dikatakan seolah2 yg mengkritik kalau ada kebijakan "salah" para pemimpin disana,di GENERALISASI dituduh dendam pada haramain! (dengan mengeluarkan fatwa ulama)

mari,berhati hatilah,dalam menilai.
allahu a^lam
Sahabat ‘Umar Ibn al-Khaththab berkata,

“Bukanlah orang yang berakal itu adalah yang dapat mengetahui kebaikan dari keburukan, namun orang yang berakal adalah yang mampu mengetahui yang terbaik dari dua keburukan.”

[ Raudhatul Muhibbin,hal 8)
Mangga mampir di : makadir.wordpress.com

Offline kuringtea

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 2.834
  • Lokasi: Bandung-bogor-bekasi
  • Jenis kelamin: Pria
  • Inspirasi "mujahid" dilampu motorku
    • Lihat Profil
    • www.perisaidakwah.com
« Jawab #19 pada: 02 Mei 2007, 11:33:27 »
Afwan.last post ane komen for atasku,abu aufa.jzkh
Sahabat ‘Umar Ibn al-Khaththab berkata,

“Bukanlah orang yang berakal itu adalah yang dapat mengetahui kebaikan dari keburukan, namun orang yang berakal adalah yang mampu mengetahui yang terbaik dari dua keburukan.”

[ Raudhatul Muhibbin,hal 8)
Mangga mampir di : makadir.wordpress.com

Offline Abu Aufa

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2006
  • Tulisan: 249
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Abu Aufa Homepage
« Jawab #20 pada: 02 Mei 2007, 11:34:57 »
Antum tanya: "Apa yang antum dendamkan terhadap negeri haramain [?]" :)
Ana jawab: "dendam? tidak akhi, tidak ada.." what a strange question.


Postingan ana diatas adalah umum.. Ana cantumkan agar jangan sampai kita berprasangka buruk kepada negeri yang mulia yaitu negeri haramain sebagaimana tergambar dalam hadits diatas..

Jujur saja, ana cuman ga suka aja sama para pemfitnah al-'Allamah Asy-syaikh Yusuf al-Qaradhawi.
yg loyalitas dgn israel lah, yg ini lah, yg itu lah..

Lebih musibah lagi jika antum percaya fitnah murahan tersebut.. :)

Jadikan setiap kritikan sebagai nasehat akh, telaah baik-baik kritik tersebut.. misal dengan menelaah isi kritikan, sumber penukilan, alasan kritik tersebut dan sebagainya.. nasehat buat ana dan antum agar kita tidak tergesa-gesa menganggap setiap kritikan sebagai tuduhan dan fitnah..

Offline Abu Aufa

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2006
  • Tulisan: 249
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Abu Aufa Homepage
« Jawab #21 pada: 02 Mei 2007, 12:22:16 »
boleh tanya atasku?bethul..kita harus yakin keutamaan madinah dan mekah,subhanallah.
apakah ada dalil atau garansinya,bahwa yang berkuasa ditempat itu.pemimpin/amir (bukan ulama akh),pasti senantiasa benar,tanpa cela,diberkahi?
Tidak ada yang maksum selain Rasulullah Alaihi Sholatu Wa Sallam akh, hatta itu pemimpin saudi atau yang lainnya bahkan para ulamanya.. mereka manusia biasa yang bisa berbuat salah.. dan tulisan ana diatas tidaklah sama sekali ingin mengatakan bahwa pemimpin atau ulama saudi itu terbebas dari kesalahan.. kalla tsumma kalla.. hanya saja terkait dengan judul thread yang mengesankan keburukan negeri haramain.. padahal permasalahannya adalah masalah boikot terhadap produk kaum kafir wabil khusus produk yahudi.. dan para ulama tidak mengharamkan memakai produk kafir.. jika tertarik baca artikel berikut :

http://www.almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=1707&bagian=0

Wallahu A'lam

« Edit Terakhir: 02 Mei 2007, 12:25:45 oleh Abu Aufa »

Offline oryza

  • Vice President
  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2006
  • Tulisan: 11.294
  • Lokasi: Only the wisest and the stupidest of men never change
  • Jenis kelamin: Wanita
  • One kind word can warm three winter months
    • Lihat Profil
    • http://oryza.or.id/
« Jawab #22 pada: 02 Mei 2007, 12:27:58 »
Yah... memang di Makkah dan Madinah banyak produk Yahudi bertebaran. Ada McDonald, Coca cola, Sprite, dll
If you aren't an idealist by the time you're twenty you have no heart, but if you're still an idealist by the time you're thirty, u don't have a head

Offline muhara

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.161
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #23 pada: 02 Mei 2007, 14:28:27 »
Apa yang antum dendamkan terhadap negeri haramain [?]

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda : "Sesungguhnya Islam dimulai dengan (dianggap) asing dan akan kembali (dianggap) asing sebagaimana awalnya. Mereka (Islam & ummatnya) berlindung diantara dua masjid (Masjidil Haram & Masjid Nabawi) sebagaimana ular berlindung dalam lubangnya" [Hadits Shahih, Muslim 2/76 - An-Nawawiy].

Hadis riwayat Abu Hurairah radhiyAllahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Di setiap jalan-jalan Madinah itu terdapat malaikat (yang menjaga) agar tidak dimasuki wabah penyakit dan Dajjal (HR. Muslim No. 5236)

Hadis riwayat Anas bin Malik radhiyAllahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Tidak ada satu negeri yang tidak dimasuki Dajjal, kecuali Mekah dan Madinah, dan tidak ada satu jalan di Madinah, kecuali terdapat malaikat yang berbaris menjaganya. (HR. Muslim No.2449)

Jika antum tidak mengetahui, maka itu adalah musibah,
Jika antum mengetahui -dan tetap seperti sekarang-, maka musibahnya lebih besar lagi..........
Kenapa sih kok seperti itu komentarnya ( pake dalil lagi.. :(  ) ?
Tidak ada dendam. Tapi jujur aja , kecewa dengan pemerintah Arab Saudi. Bukan perkara halal haram produknya, tapi selama ini jelas, hasil kegiatan ekonomi mereka untuk menyerang dunia Islam. Dan ironisnya, pemerintah Arab Saudi memfasilitasi mereka. Itu masalahnya.

Offline exblopz

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 5.083
  • Lokasi: Malang
  • Jenis kelamin: Pria
  • Pingin ke Masjid Nabawi
    • Lihat Profil
    • Abu Aisyah Official Web Site
« Jawab #24 pada: 02 Mei 2007, 17:09:50 »
Koq memalukan negeri orang lain, lha wong negri kita aja segala produk halal dan haram bertebaran, harusnya ubah dulu negri kita dari yang seperti itu baru komentar tentang keburukan negeri orang lain. :toe:
http://alatsari.wordpress.com/
http://www.abuaisyah.org/
join blogger malang di blogger-ngalam@googlegroups. com

Offline muhara

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.161
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #25 pada: 02 Mei 2007, 17:31:49 »
Ada lagi yg lebih merisaukan.

http://www.eramuslim.com/berita/int/7309160216-keunikan-dan-ketenangan-makkah-sebagai-kota-suci-makin-terkikis.htm?rel

Lambat laun kota Makkah akan kehilangan suasana religiusnya. Kelak bisa diprediksi, orang ke Makkah bukan tertarik mendapat ridha & rahmat Allah, tetapi untuk urusan lain.

[ sedih mode on... :( ]

Offline exblopz

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 5.083
  • Lokasi: Malang
  • Jenis kelamin: Pria
  • Pingin ke Masjid Nabawi
    • Lihat Profil
    • Abu Aisyah Official Web Site
« Jawab #26 pada: 02 Mei 2007, 19:09:21 »
Demi Allah, Makkah tetaplah kota Makkah. Kota suci, yang tidak akan dirusak kecuali oleh Duzquwatain orang Etopia pada akhir zaman (lihat tafsir Ibnu katsir), yang meruntuhkan Ka'bah.
Suasana religius tetap ada akhi. Kota Makkah tetaplah kota yang diharamkan Dajjal masuk ke sana.
Kota ini tetaplah menjadi tempat ibadah orang-orang yang berhaji.

Selama orang yang berhaji dan umroh, serta thawaf tidak nyasar ke tempat lain, maka Makkah tidak akan tertutupi oleh orang-orang yang berdagang di sana. Trus apa kata orang itu, "Makkah seperti Las Vegas", yang benar saja akhi.

LAS VEGAS itu kota judi. Emangnya Makkah sekarang jadi kota judi? Subhanallah, semoga Allah mengampuni apa yang dikatakan orang itu.

Antum tahu nggak apa yang dilontarkannya seperti yang dilontarkan oleh orang JIL, seperti tulisan Ulil Abshar Abdalla di Jawa Pos beberapa waktu silam. Seenaknya menghina Makkah sebagai kota yang sudah kehilangan eksistensi Islamnya. Tidak akhi, Makkah tetaplah Makkah.

Dan juga pernyataan inilah yang aneh.
Kutip
Mereka menuding pemerintah Saudi mengizinkan kelompok konservatif untuk menghancurkan tempat-tempat bersejarah dengan alasan khawatir tempat itu justeru disembah-sembah oleh para pengunjung.

Ini adalah sebuah realita akhi. banyak sekali para jama'ah haji yang minum air AC yang menetes di perpustakaan di kota Makkah. Banyak sekali sampah-sampah foto yang berserakan di Padang Arafah. Para jama'ah haji yang kurang ilmu juga menuliskan nama mereka di batu-batu di Padang Arafah. Bahkan mereka menciumi pintu masjid Nabawi. Perbuatan ini sudah salah akhi.
Dan kalau usaha pemerintah Saud tidak menghentikan yang seperti ini maka Makkah akan kembali ditempati oleh berhala-berhala yang sudah dihancurkan oleh rasululloh shallallahu'alaihi wa sallam dan para shahabatnya.

Religius dan kesyirikan itu harus dibedakan, tidak boleh berjalan bersama. Sama seperti di Indonesia. Seperti daerah Ampel yang dikatakan sebagai wisata religius, wisata religius dari hongkong? Itu mah, wisata kesyirikan. Tidak ada wisata religius kecuali di Makkah, Madinah dan Masjidil Aqsha.

Adapun orang-orang yang ada di sana mendirikan bangunan tentunya sudah ada peraturan dari pemerintah Saud sendiri. Mendirikan gedung di Makkah, ataupun tempat tinggal di sana tidaklah mengapa, asal tidak menebang pohonnya, ataupun membunuh hewan buruan di tempat tersebut.

Kalau masalah memotongi ilalang, masih ada perbedaan pendapat tentang memperbolehkan atau tidak.

Saya cuman tak suka saja Makkah disamakan dengan Las Vegas, pangkat dia apa sehingga bisa menghina seperti itu. Hitung saja kesalahanmu itu daripada menghina kota suci.
wallahu'alam bishawab.
http://alatsari.wordpress.com/
http://www.abuaisyah.org/
join blogger malang di blogger-ngalam@googlegroups. com

Offline muhara

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.161
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #27 pada: 02 Mei 2007, 19:39:08 »
Demi Allah, Makkah tetaplah kota Makkah. Kota suci, yang tidak akan dirusak kecuali oleh Duzquwatain orang Etopia pada akhir zaman (lihat tafsir Ibnu katsir), yang meruntuhkan Ka'bah.

Suasana religius tetap ada akhi. Kota Makkah tetaplah kota yang diharamkan Dajjal masuk ke sana.
Kota ini tetaplah menjadi tempat ibadah orang-orang yang berhaji.

Selama orang yang berhaji dan umroh, serta thawaf tidak nyasar ke tempat lain, maka Makkah tidak akan tertutupi oleh orang-orang yang berdagang di sana. Trus apa kata orang itu, "Makkah seperti Las Vegas", yang benar saja akhi.

LAS VEGAS itu kota judi. Emangnya Makkah sekarang jadi kota judi? Subhanallah, semoga Allah mengampuni apa yang dikatakan orang itu.
..........................
Saya juga keberatan dgn pernyataan itu. Semoga saja orang-orang yg niat ibadah kesana niatnya bener2 lillahi ta'ala. Janji Allah & Nabi Suci Muhammad SAW tidak diragukan kebenarannya. Saya yakin ketiga kota suci kita (Makkah, Madinah & Jerussalem) akan selalu diberkahi Allah sampai hingga hari akhir. Sepertinya saya tadi kena provokasinya ... :(
« Edit Terakhir: 02 Mei 2007, 19:49:58 oleh muhara »

Offline abu_tahara

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.707
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #28 pada: 04 Mei 2007, 15:49:47 »
@atas,

bukankah masyayikh arab saudi menolak boikot produk israel dan amerika :)

butuh dalil untuk mengharamkan sesuatu, tidak butuh dalil untuk menghalalkannya. (untuk masalah ini)
saya bilang: "McD halal"...
anda bilang: "McD haram"
saya tanya: "mana dalilnya?"

Offline hafez

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 3.054
  • Lokasi: Surabaya
  • Jenis kelamin: Pria
  • Rise and Shine Mujahid!
    • Lihat Profil
    • my humble blog (and i mean it!)
« Jawab #29 pada: 04 Mei 2007, 15:59:31 »
benar kata seorang al akh tentang saudara-saudaraku salafiyuun :)

"mereka itu akan tunduk pada antum kalau antum bawa riwayat shahih, kalau ga; biar antum argumen apapun mereka ga kan peduli"

afwan abu tahara, saya yang berilmu rendah ini ingin bertanya..kenapa rokok itu haram? mohon pencerahan dengan dalilnya (maaf pak mod OOT)
I am a sinner...but i know god's forgiveness is greater than my sins