afwan,boleh sy kasih masukan informasi sdikit,ana dpt kabar dr seorang ikhwah dr sumber dpw,
"acara ini digagas bersama relawan orange (pendukung pak adang,dari non pks),dan memang pd acara ndangndutnya,kader akhwat pks tidak melibatkan diri,tetapi memang hal ini juga suatu kelemahan kader disana,yg walau tdk terlibat lngsung,tetap bertanggungjawb,krn tdk antisipasi,tdk cegah dr awal ,hal itu atau stop kesenangan masyarakat umum yg bergoyang dandut tsb. "
kalau kita tanya kebijakan DPP/DSP pun sudah jelas,tidak ada instruksi ndandungt,Wong pake wayang,ame lombah qasidah aza dilarang..
smoga ALLAH mengampuni dosa kita,dan kelemahan kita dlm beramarmaruf,
ada sdikit pgalaman,walaupun contoh ini
tidak sebanding..
ana+team walimah jadi panitia(antar mempelai pria) ke pacitan, malamnya kita "musyarokah" dgn panitia mempelai akhwat,yg notabene sesepuh adat
disana, (patokan kita yg utama,tidak tawarmenawar dlm masalah aqidah,jgn ada sajen,dll)
giliran masalah musik,mulai terjadi perdebatan ,sampai akhirnya ketemu titik temu,dgn terpaksa,hasilnya hiburan untk tamu lagu nasyid,diluar nasyid yg boleh..misal lagu jawa,ASAL jangan dangdut!, a khirnya selama kita disana,hiburannya nasyid..eeh bgitu kita pulang ke bogor,informasinya,sorenya mereka berdangdut ria.(tapi yg jelas pganten ikhwan ngak ikutan joget..:-)). duh
memang berat dawah ke masyarakat umum,kadang IDEALISME,yg kita inginkan susah tercapai..shingga kadang jadi berdalil yah daripada musik dandut,ya nasyid,atau lagu jawa,yg penting SAJEN,jangan!
ana menyadari contoh walimahan td adalah qiyas ma^al fariq..yg jelas bda dgan kasus dandunt relawan orange+kwanitaan pks tadi..ana husnudzon para akhwat disana ,dlm hatinya mengingkari goyang relawan+simptasin tersebut.
mudah2an hal ini tdak terjadi lagi,
alhamdulilah.ana meliat,mayoritas yg mengkritik ,insya ALLAH,dalamkerangka ikhlas,kasih sayang,kecintaan,dan merahmati saudaranya.
kalaupun tidak ada niatan mengkritik yg baik
sperti tadi .. maka cukuplah ucapan iman abu muhammad at tamimi , ?buruklah kalian,bila kalian mengambil manfaat dari kami,kemudian kalian membicarakan kami dan tidak MERAHMATI kami .?
afwan,ucapan imam tamimi tadi bukan alasan,untk MENUTUP DIRi dari nasehat..tapi mari jadikan rahmat+kasihsyang,dlm cara caranya..mengkritik
allahu a^lam