Penulis Topik: Sisi kesamaan antara salafy dan LDII  (Dibaca 4547 kali)


Offline ilhamchoir

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2007
  • Tulisan: 97
  • Lokasi: surakarta
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #15 pada: 21 Mei 2007, 10:40:14 »
Maksudnya "salafiy yang mana" itu apa om..?

kayaknya yang dimaksud wakil santri adalah salafy dalam arti sebagai harakah dan bukannya setiap muslim yang mengikuti manhaj salaf. wallahua'lam

Offline Red Jade

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2006
  • Tulisan: 58
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #16 pada: 21 Mei 2007, 11:22:36 »
Salah satu kesesatan LDII adalah dengan mengamalkan hadits yang ma'nanya hanya bergantung pada dhahir text hadits saja, misalkan hadits berikut: "Dan barangsiapa mati sedangkan di lehernya tidak ada baiat, maka dia mati dalam keadaan mati jahiliyah." (HR. Muslim). Dari hadits ini maka LDII akhirnya membai'at Nurhasan, sebagai Imamnya, sebagai Amirulmu'mininnya. Meraka tidak tahu ma'na bai'at, mereka tidak tahu siapa yang harus dibaiat, mereka tidak tahu situasi yang mewajibkan bai'at. Maka tukang nyolong kambing pun dibai'at...

Masya Allah, apakah antum tidak takut dapat adzab sebagai tukang fitnah?  ???

Offline affan354

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 6
    • Lihat Profil
« Jawab #17 pada: 24 Mei 2007, 14:30:17 »
mana ada sisi samanya ldii n salafy, judul nggak nyambung nih... ldii ya ldii, salafy ya salafy jelas bedanya...

Offline abie1102

  • Moderator
  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 8.230
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #18 pada: 24 Mei 2007, 14:54:35 »
@wakil santri
Ini maksudnya salafy yang mana?

 :hihi: :hihi: :hihi:
baru denger dari mas modz...salafy ada macem2 yak? 
:jaim: :jaim: :jaim:


Offline vicz

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2007
  • Tulisan: 76
  • Lokasi: Cimohay-Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #19 pada: 24 Mei 2007, 15:06:27 »
Sisi kesamaan yang lain antara salafy dan LDII adalah:
- Sama-sama beragama Islam
- Sama-sama Al-Quran dan Hadist sebagai sumber hukum
- Sama-sama shalat 5 waktu
- Sama-sama puasa Ramadhan
- Sama-sama mencari Keridha'an, Ke'ikhlasan
- Dll.....

"Hanya Engkau-lah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkau-lah kami memohon pertolongan."

Offline Abu Haidar Mohammad

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2007
  • Tulisan: 299
    • Lihat Profil
« Jawab #20 pada: 24 Mei 2007, 19:54:35 »
Cara memahami hadits antara salafi dan LDII jelas beda.  Salafi memahami hadits dengan pemahaman salafusshalih.  Mereka melihat bagaimana para shahabat memahami, juga para ulama memahami.  Adapun LDII, mereka mengembalikannya kepada ustadznya.  Tidak mau mereka merujuk kepada shahabat dan a'imatul mujtahidin. 
Jika ada yang melihat pemahaman hadits masalah "penguasa" dikalangan salafi adalah keliru, bisa disampaikan disini, apakah memang salafi memahami hadits tsb tidak sesuai dengan pemahaman salafusshalih? 
Jika sudah benar, berarti gugurlah perkataan "sisi kesamaan" tsb.


Offline Red Jade

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2006
  • Tulisan: 58
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #21 pada: 25 Mei 2007, 08:19:00 »
Cara memahami hadits antara salafi dan LDII jelas beda.  Salafi memahami hadits dengan pemahaman salafusshalih.  Mereka melihat bagaimana para shahabat memahami, juga para ulama memahami.  Adapun LDII, mereka mengembalikannya kepada ustadznya.  Tidak mau mereka merujuk kepada shahabat dan a'imatul mujtahidin. 
Jika ada yang melihat pemahaman hadits masalah "penguasa" dikalangan salafi adalah keliru, bisa disampaikan disini, apakah memang salafi memahami hadits tsb tidak sesuai dengan pemahaman salafusshalih? 
Jika sudah benar, berarti gugurlah perkataan "sisi kesamaan" tsb.



Coba antum lihat (baca) asbabun nuzul ayat ttg ...Ulil Amri (QS 4:59) di hadits Bukhori/muslim, apakah Ulil amri tsb kedudukannya presiden?sultan?raja? silahkan baca ya...  :)

Offline sofyan

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 227
    • Lihat Profil
« Jawab #22 pada: 25 Mei 2007, 08:32:16 »
@wakil santri
Ini maksudnya salafy yang mana?

Ya semua salafy, coba antum tanya ke salafy, bolehkah penguasa diperangi?
niscaya mereka akan menjawab "Tidak selama mereka masih menegakkan sholat.."

Karena selama penguasa itu masih menegakkan sholat, maka dia seorang muslim.  Makanya kita dilarang angkat senjata sama penguasa muslim (meskipun penguasa tsb ada berbuat maksiat).

Setahu saya sih, saudara-saudara kita yang dari salafi jauh banget bedanya dengan LDII.  Mungkin Mr TS perlu belajar lebih banyak tentang manhaz salaf, juga bandingkan dengan LDII.  Paradigma LDII beberapa tahun lalu (yang pernah saya ketahui), mereka menjatuhkan vonis kafir terhadap umat Islam yang BUKAN dari jamaahnya, sedangkan Salafy TIDAK PERNAH memfonis kafir terhadap umat Islam yang berlainan manhaz (kecuali ada penyelewengan dalam hal aqidah, misal perbuatan yang doyan main dukun dan ramalan nasib).  Saudara kita yang dari Salafy juga masih mau jadi makmum kepada Imam sholat yang lain manhaz, meskipun imam tersebut banyak berbuat bid'ah; orang LDII KAGAK BAKAL MAU jadi makmum kepada Imam di luar jamaahnya. 

Offline Umar Hamdan

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2007
  • Tulisan: 11
    • Lihat Profil
« Jawab #23 pada: 25 Mei 2007, 09:35:57 »
Salafy vs LDII...?????? O0

Wow..the nice batle..
Ane hampir masuk salafy, tapi salafy terlalu copy-paste untuk membahas suatu masalah, ya kaya taqlid gitu, tulisannya panjang-panjang yang menghilangkan esensi yang sebenarnya.

Ngakunya salafusshalih...tapi sholat bareng ahli bid'ah doyan banget..ketika ditanya "lu kenapa masih sholat bareng ahli bid'ah, jawabanyaa apa coba??? Kalo imamnya nggak sengaja bid'ah nggak apa2, kalo dia udah di kasih tau tapi masih bid'ah baru nggak boleh..CAPE DEEHH. Katanya ahli bidngah masuk neraka, ee wong salafy sholat bareng ahli bid'ah, masuk akal nggak sih..masa imamnya masuk neraka imamnya masuk surga, MAKSUD LOH, itu namanya ngelunjak ama imam sholat mas, nggak boleh dong...tapi wong LDII nggak mau sholat bareng ahli bid'ah karena kwawatir sholatnya nggak diterima, masuk akal juga sih..

Ngakunya ngikuti 3 generasi setelah Nabi, ditanya tentang keamiran eehh malah ngikut kebo ke kiai2 yang menentang keamiran, malah sibuk mencari justifikasi bahwa tidak punya imam nggak masalah, nggak takut kalo, nggak punya imam mati jahiliah malah comment "Mati jahiliahnya nggak seperti yang sebenarnya, tapi tetap bisa masuk surga", ????? padahal 3 generasi setelah Nabi mempraktekan keamiran..cape deeh ngomong ama salafy, terlalu taqlid ke ulama2 mereka, hanya googling udah itu copy paste deh, yang pendapatnya di ambil nggak tau terhadap yang ngaku salaf ini.., mungkin bukan salaf ya..SARAF kali..

Dipikir-pikir daripada masuk salafy mending masuk LDII ato HT bahkan IM yang jelas-jelas ada imamnya, aman kaann..

Offline ClowReed

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 127
  • Lokasi: Indonesia
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #24 pada: 25 Mei 2007, 10:01:08 »
Rosululloh bersabda : "sebaik2nya penguasa adl yg kalian mencintainya dan mereka mencintai kalian.kalian mendoakannya dan mereka mendoakan kalian.sejelek2nya penguasa adl yg kalian membencinya dan mereka pun membenci kalian, kalian mencacinya dan mereka mencaci kalian." Rosululloh ditanya "wahai Rosululloh tidaklah kita memberontak dgn pedang?" beliau mnjawab "JANGAN, selama mrk masih menegakkan sholat. Apabila kalian melihat sesuatu yg kalian benci dr penguasa kalian, maka bencilah perbuatannya dan jngnlah mencabut ketaatan dari mereka. (HR.Muslim 3/1481)

Imam al-barbahari berkata : "tidak halal memerangi penguasa dan memberontak sekalipun mrk DHOLIM. tdk ada didlm sunnah yg namanya membrontak kpd penguasa krn hal itu akan membawa kerusakan agama dan dunia (Syarhus Sunnah hal.78)

Imam Nawawi brkata : adapun membrontak dan memerangi penguasa adalah haram brdasarkan kesepakatan kaum muslimin sekalipun mrk dholim dan fasiq (Syarh shohih muslim 12/229)

smoga bs menjadi pelajaran buat antm semua

@EXblopz : akh hati2 dgn tulisan antm
Salafi tdk berpecah belah
salafi adlh penisbatan pd assalafusholih

barokallohu fiikum
Tidaklah aib (tercela) bagi orang yang menampakkan madzhab salaf, bernisbat kepadanya dan berbangga dengannya. Bahkan wajib menerima pernyataan tersebut darinya dengan kesepakatan, karena sesungguhnya tidaklah madzhab salaf itu melainkan kebenaran

Offline exblopz

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 5.083
  • Lokasi: Malang
  • Jenis kelamin: Pria
  • Pingin ke Masjid Nabawi
    • Lihat Profil
    • Abu Aisyah Official Web Site
« Jawab #25 pada: 25 Mei 2007, 10:17:45 »
@Clowreed
Pertanyaan saya ini untuk ngetes orang-orang yang selama ini mengotak-kotakkan salafiy, seberapa dalam kebodohan mereka terhadap manhaj as salafiy. Semoga Allah memberikan tambahan ilmu kepada kita semua.
http://alatsari.wordpress.com/
http://www.abuaisyah.org/
join blogger malang di blogger-ngalam@googlegroups. com

Offline exblopz

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 5.083
  • Lokasi: Malang
  • Jenis kelamin: Pria
  • Pingin ke Masjid Nabawi
    • Lihat Profil
    • Abu Aisyah Official Web Site
« Jawab #26 pada: 25 Mei 2007, 10:19:37 »
@Umar Hamdan
Akhi, Imam Bukhari pernah berkata, "Sah sholat dibelakang (diimami) oleh orang ahlu bid'ah". Lha antum koq bisa punya pemikiran seperti itu?
Atau ini sekedar penafsiran ra'yu tanpa melihat bagaimana para ulama dulu membahas masalah ini?
http://alatsari.wordpress.com/
http://www.abuaisyah.org/
join blogger malang di blogger-ngalam@googlegroups. com

Offline abie1102

  • Moderator
  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 8.230
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #27 pada: 25 Mei 2007, 10:22:54 »
@Clowreed
Pertanyaan saya ini untuk ngetes orang-orang yang selama ini mengotak-kotakkan salafiy, seberapa dalam kebodohan mereka terhadap manhaj as salafiy. Semoga Allah memberikan tambahan ilmu kepada kita semua.

Masyaallah...'indah' sekali ternyata maksudnya ... :nenene: bisa dijelaskan  ???


Offline ClowReed

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 127
  • Lokasi: Indonesia
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #28 pada: 25 Mei 2007, 10:37:36 »
for abie1102

akh..nih kritik buat PKS dan underbownya (KAMMI) :
"Barangsiapa yg hendak menasehati pengusa,janganlah ia menampakkannya terang2an, akan ttpi hendaklah ia menggandeng tangannya, kemudian menyepi. apabila penguasa itu mau menerima nasehat, maka itulah yg diinginkan. apabl tdk sungguh dia telah menunaikan kewajibannya" (HR. Ibnu Abi Ashim 2/507, Ahmad 3/403, Hakim 3/290)

bukn dgn demonstrasi dan mengkritik penguasa di hadapan pers!!!!

smoga antum ditunjukkan oleh Alloh jln yg lurus

barokallohu fiikum
Tidaklah aib (tercela) bagi orang yang menampakkan madzhab salaf, bernisbat kepadanya dan berbangga dengannya. Bahkan wajib menerima pernyataan tersebut darinya dengan kesepakatan, karena sesungguhnya tidaklah madzhab salaf itu melainkan kebenaran

Offline Umar Hamdan

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2007
  • Tulisan: 11
    • Lihat Profil
« Jawab #29 pada: 25 Mei 2007, 10:47:41 »
@Umar Hamdan
Akhi, Imam Bukhari pernah berkata, "Sah sholat dibelakang (diimami) oleh orang ahlu bid'ah". Lha antum koq bisa punya pemikiran seperti itu?
Atau ini sekedar penafsiran ra'yu tanpa melihat bagaimana para ulama dulu membahas masalah ini?

Bole dong hadistnya di kasih tau, dasarnya harus kuat ya..tapi nggak usah 10 halaman bolak-balik ya..bacanya cape..