Penulis Topik: gawzl fikr  (Dibaca 119 kali)


Offline arif_arif

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 9
  • Lokasi: jogjakarta
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« pada: 21 Desember 2007, 09:50:55 »
MODERNISASI DAN WESTERNISASI


Leopold Weiss (Mohammad Asad) dalam bukunya "Islam at The Crossroad" menyatakan bahwa sebenarnya akar atau inti dari peradaban barat adalah irreligious (tanpa agama). Itulah sebuah alasan kuat, mengapa kita tidak seharusnya begitu mudah untuk mengadopsi berbagai konsep barat baik di bidang politik, ekonomi, social, dsb. Sangat jelas bahwa perjalanan sejarah dua peradaban ini sangatlah berbeda.


Tetapi diluar pembahasan itu, kita telah sepakat bahwa di satu sisi kita ingin nilai-nilai islami, namun di sisi lain kita ingin menjadi modern. Islam di satu sisi dan modern di sisi yang lain.


Persoalan sesungguhnya adalah akan terlihat pada implementasinya. Seringkali kita tak mampu membedakan antara modernisasai dan westernisasai. Apalagi barat tentunya ingin berkuasa. Peradaban barat tidak ingi mempunyai saingan. Dan barat sadar betul bahwa satu-satunya musuh yang berbahaya di era modern ini adalah ISLAM. Hal ini diabadikan Huntington dalam bukunya "The Clash of Civilization" (Benturan-benturan peradaban) khususnya pasca perang dingin.


Inilah masalah umat Islam di era modern ini. Pasca perang salib (Holy War), barat sadar betul bahwa umat islam tidak bisa dikalahkan secara fisik/konfrontasi. Satu-satunya cara adalah dengan menjauhkan umat islam dari ajaran-ajrannya. Menghancurkan umat islam melalui propaganda-propaganda. Melalui pola pikir yng sangat gencar akhir-akhir ini dijajakan.


Namun, tidak fair, kalu kita menimpakan penyebab keruntuhan islam hanya kepada barat. Tak bisa dipungkiri bahwa kadang kita lemah karena masalah intern kita. Kita tidak serius untuk benar-benar memperjuangkan islam. Tubuh intern kita sendiri masih sangat lemah. Barat kita ibaratkan virus, kalau tubuh kita kuat, maka segala hal yng dijajakan barat tidak akan mampu untuk merusak/menimbulkan penyakit pada diri umat islam.

Offline amar

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2006
  • Tulisan: 2.945
  • Lokasi: Makassar
  • Jenis kelamin: Pria
  • Andai kukatakan dahulu kalau diri ini mencintaimu
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 23 Desember 2007, 16:32:37 »
salaamun 'alaykum
saya termsuk orang yang meyakini bahwa Islam tidak mungkin akan jatuh dan hancur oleh orang kafir dan sejenisnya.tapi islam akan hancur oleh orng Islam yang menggerogoti Islam dari dalam,berbicara atas nama Islam tapi tujuannya untuk popularitas pribadi.
amar-makassar
"Biarkan Takdir itu mencari jalannya sendiri. Fa idzaa 'azamta fatawakkal 'Alallaah"
BERPIKIR BAHWA KITA BISA ADALAH SATU SOLUSI

Offline ^HeHeHe^

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2006
  • Tulisan: 11.600
  • BOIKOT ADALAH JIHADKU!
    • Lihat Profil
« Jawab #2 pada: 23 Desember 2007, 17:00:14 »
Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakaatuh

:hmmm: Islam tidak akan pernah hancur, yang bisa kalah itu adalah umat muslim itu sendiri; Tetapidalam sejarah, kehancuran kaum muslimin lebih dikarenakan banyak penyusup yang masuk ke dalam kalangan muslimin. Oleh karena itu wajarlah azab yang diancamkan kepada orang munafik itu neraka yang paling bawah, neraka hawiyah.

Dalam sejarah Islam di Indonesia sendiri, kita tentunya masih mengingatkan penghancuran muslimin oleh belanda melalui Snouck Hurgronje.

Dan rupanya strategi itu sekarang juga digunakan oleh musuh-musuh Islam, bisa dilihat penyusupan kaum liberalis dan orientalis ke dalam kalangan kaum muslimin.

Pengkaburan konsep-konsep Islam, pencitraan syariat Islam.. bahkan banyak yang mengaku nabi dan rasul padahal tidak sebiji sawi pun mereka adalah muslim.
Lucu... bagaimana kita MEMPERCAYAI APA KATA KORAN
Namun MEMPERTANYAKAN apa kata Al-QURAN