Mohon Login atau Register di myQuran - Komunitas Muslim Indonesia
Aneh sodara ini..... ana seakan-akan dipaksa untuk mengatakan bahwa ana telah baiat kepada presiden. Padahal ana telah akatakan bahwa ana tidak tahu hukumnya apakah bisa dipersamakan secara hukum antara pengangkatan presiden dan taat kepadanya ini dengan jaman daulah Islamiyyah dahulu. Ana menahan diri untuk mengatakannya. Dan maaf, ana bukan orang yang memaksakan diri berkomentar terhadap apa yang ragu atau bahkan tidak tahu.Anyway,.... kalau pun (atau anggaplah) ana berbaiat kepada presiden, memang apa konsekuensinya secara hukum syar'i ? Atau konsekuensi menurut ra'yu antum ?
Afwan kalau mengganggu, ana hanya ingin berbagi cerita sedikit. Pernah ana itu mengirim sms ke salah satu majalah "Salafy" yang sudah cukup terkenal, ana bertanya ke redaksinya tentang apakah SBY itu Amirul Mukminin (di Indonesia)? Lalu dibalas, "Ya". Lalu ana balik bertanya, "Kalau begitu sekarang kita semua wajib berbaiat dong sama dia?" Lalu dijawab, "tidak perlu (semua), (baiat) itu sudah diwakili sama wakil yang ada di pemerintahan."Ini hanya sedikit cerita. Entah antum semua mau percaya atau tidak itu terserah... mungkin ada yang mau coba lagi...?
lho pak ustadz, soalnya anak2 mantan LDII itu yang pindah ke "salafy" bai'atnya sekarang ke penguasa asli (bukan penguasa underground) alias presiden
Saya juga heran dengan mantan LDII, kenapa bisa ikut Salafy yang jelas sudah keblinger ..
jangan bahas LDII disni dong.. uda ada tempatnya tuh di neraka
@ataskuyo wiss, biarkan saja. ojo terpengaruh lurr.kembang turi lak melok melok, sego wadang sisane sore, ora peduli wong alok alok, sandang pangan tak golek dhewe