Penulis Topik: Bai'at bid'ah ala "salafy"?  (Dibaca 1330 kali)


Offline komandan

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2007
  • Tulisan: 100
    • Lihat Profil
« pada: 22 November 2007, 08:52:25 »
Sebenarnya, jika kita tinjau secara ilmiah, maka bai'at "salafy" adalah bid'ah. Ini disebabkan karena pada zaman nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wasallam dan diteruskan oleh Khulafaur Rosyidin tidak ada contohnya ada dua bai'at.

Rasulullah bersabda: "Bila dibaiat dua orang khalifah maka bunuhlah yang kedua dari keduanya. (Rawahu Muslim)"

Syarah:

Imam Nawawi dalam Al-Minhaj ala Muslim, juz duabelas hal. 231 menjelaskan bahwa apabila ada seorang khalifah yang di bai'at, setelah itu ada seorang khalifah, maka baiat pertama itulah yang sah dan wajib ditaati. Sedang baiat yang kedua dinyatakan bathil dan diharamkan taat kepadanya.

Nah sekarang, "salafy" saudi membai'at Raja 'Abdullah, "salafy" Indonesia membai'at Megawati->SBY, "salafy" mesir membai'at si hosni dan lain sebagainya. Ini kan sama sekali tidak sesuai dengan sunnah.

Judulnya ada tanda "?" karena mungkin ada pencerahan dari pihak "salafy" :) trims.

Komandan tempur

Offline Abu Al-Jauzaa

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.466
  • Jenis kelamin: Pria
  • Namaku : Abu Al-Jauzaa'
    • Lihat Profil
    • Blog Abu Al-Jauzaa'
« Jawab #1 pada: 22 November 2007, 09:28:42 »
Ini bukan suara salafy,............ tapi tulisan pribadi. O iya,... dulu waktu Dinasti Umayyah (di Andalus) dan 'Abassiyah (di Baghdad) - atau kebalik ya ? lupa - para ulama masing-masing negara juga membaiat kepada pemimpin yang menguasai daerah tersebut. Ulama Andalus, membaiat penguasa Andalus. Ulama Baghdad membaiat penguasa Baghdad. Idealnya si negara Islam itu satu. Tapi realitas bahwa negara Islam itu banyak setelah kekuasaan Islam menyebar. Masing-masing punya wilayah dan kekuasaan tersendiri. Al-Imam Asy-Syaukani dalam kitab As-Sailul-Jarar kalau gak salah menyebutkan bahwa : Tidak mengapa berbilangnya pemimpin dan negara setelah Islam menyebar (walau sebenarnya, idealnya adalah satu). Sebab, para ulama juga ketika mendefinisikan seorang pemimpin/imam/penguasa adalah seseorang yang punya wilayah dan kekuatan. Ketika seorang imam tidak mempunyai kekuasaan di satu daerah tertentu, maka ia tidak dikatakn sebagai imam bagi penduduk daerah tersebut. Nah,... larangan baiat terhadap dua pemimpin/khalifah adalah dalam konteks satu wilayah dan kekuasaan yang sama.

Ya,... ini sumbangan tulisan ringan. Gak pake referensi-referensian lah.........

Offline tuingtuing

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 9.715
  • Grrr... gue jitak!!!!
    • Lihat Profil
« Jawab #2 pada: 22 November 2007, 09:30:14 »
ngga ngerti aku....emangnya bai'at iku opo cak?

apa emang bai'at iku cuma sama khalifah? opo piye?
Saya tidak menyembah tuhan yang bisa ketusuk, kelaperan, dan kagak bisa nyuruh pohon berbuah 

Inna-Llaha 'ala kulli syaiin qadiir... :)

Offline komandan

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2007
  • Tulisan: 100
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 22 November 2007, 10:04:53 »
trims buat ustadz abu al-jauzaa atas sumbangsing tulisannya.
mungkin ada ustadz2 lain mau berpartisipasi.

buat ustadz tuing tuing, mungkin bisa googling sebentar dengan kata kunci baiat/bai'at :)

ada tanggapan lain buat komandan?

Komandan tempur

Offline komandan

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2007
  • Tulisan: 100
    • Lihat Profil
« Jawab #4 pada: 22 November 2007, 13:19:51 »
Oh sebentar, buat ustadz abu Al-Jauza,
antum kan dulu membai'at megawati trus kemudian sekarang membai'at SBY. nah, apakah antum merasa bai'at antum sesuai sunnah atau karena terpaksa (bahasa antum realitas bahwa negara Islam itu banyak) ?

Komandan tempur

Offline Abu Fauzan

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 399
  • Lokasi: Muntilan - Klaten - Surabaya
  • Jenis kelamin: Pria
  • Mulailah Segala Sesuatu yang Baik dengan Basmalah
    • Lihat Profil
    • Profil
« Jawab #5 pada: 22 November 2007, 16:15:16 »
Lho..lho baru tau ane kalo megawati sama sby minta baiat??
kapan yaa???
Berkata Imaam 'Ali radhiyallahu 'anhu,"Waktu adalah pedang, jika engkau tidak cepat menebasnya maka ia akan menebasmu terlebih dahulu"


Offline komandan

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2007
  • Tulisan: 100
    • Lihat Profil
« Jawab #6 pada: 22 November 2007, 16:47:53 »
Lho..lho baru tau kalau "salafy" nggak membaiat megawati->SBY??

tanya tuh sama ustadz abu al-Jauza.. beliau membaiat megawati->SBY juga.
ngga tau lagi kalau ustadz Abu Fauzan "salafy" saudi, pasti membai'at raja 'Abdullah :D

Komandan tempur

Offline fei shin muslim

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 2.440
  • Lokasi: klaten-bandung-jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • Hanya manusia biasa
    • Lihat Profil
« Jawab #7 pada: 22 November 2007, 17:48:14 »
ana ga pernah liat dan denger ada salafy yg membaiat megawati dan sby tuh,kapan yah...?
megawati  & sby minta di baiat kapan ?

bunyi pernyataan baiat salafy ke megawati dan sby gmn sih..?

kl akh komandan membaiat siapa?.....

ane ga pernah baiat sama megawati dan sby tuh....
Karena Al Haq itu Lebih kami Cintai

Akan lahir dari ilmu: kemuliaan walaupun orangnya hina, kekuatan walaupun orangnya lemah, kedekatan walaupun orangnya jauh, kekayaan walaupun orangnya fakir, dan kewibawaan walaupun orangnya tawadhu'

Wahab bin Munabbih - rahimahullah

Offline kuringtea

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 2.834
  • Lokasi: Bandung-bogor-bekasi
  • Jenis kelamin: Pria
  • Inspirasi "mujahid" dilampu motorku
    • Lihat Profil
    • www.perisaidakwah.com
« Jawab #8 pada: 23 November 2007, 06:04:23 »
Komandan..komandan, ana juga belum dengar Megawati dibai^at Salafy ?  :o.  ayak ayak wae
Sahabat ‘Umar Ibn al-Khaththab berkata,

“Bukanlah orang yang berakal itu adalah yang dapat mengetahui kebaikan dari keburukan, namun orang yang berakal adalah yang mampu mengetahui yang terbaik dari dua keburukan.”

[ Raudhatul Muhibbin,hal 8)
Mangga mampir di : makadir.wordpress.com

Offline komandan

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2007
  • Tulisan: 100
    • Lihat Profil
« Jawab #9 pada: 23 November 2007, 07:29:33 »
Justru baru kali ini saya mendengar ada "salafy" indonesia yang tidak membai'at megawati->SBY Kalau tidak membai'at megawati->SBY namanya bukan "salafy"

Coba deh tanya ustadz abu al-Jauza. Beliau membai'at mega->SBY.
Ini dia "salafy" sejati, gak kayak ustadz-ustadz macam ente :D
ane lebih yakin kalo ustadz2 macam ente bukan "salafy" :) (salahi kali :hihi:)

Komandan tempur

Offline kuringtea

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 2.834
  • Lokasi: Bandung-bogor-bekasi
  • Jenis kelamin: Pria
  • Inspirasi "mujahid" dilampu motorku
    • Lihat Profil
    • www.perisaidakwah.com
« Jawab #10 pada: 23 November 2007, 08:10:25 »
Waduh pak komandan, lapor pak !sayah.bukan ustadz. kalo akh abu jauzaa,ente tephaat.! walaupun beliau pasti ndak mau dipanggik ustadz.. ok. lanjut komandan? btw jd penarasan dari mane ente tahu info ada baiat2 ..pada mega or sby?hati2 akh. data perlu valid.
allahu a^lam
Sahabat ‘Umar Ibn al-Khaththab berkata,

“Bukanlah orang yang berakal itu adalah yang dapat mengetahui kebaikan dari keburukan, namun orang yang berakal adalah yang mampu mengetahui yang terbaik dari dua keburukan.”

[ Raudhatul Muhibbin,hal 8)
Mangga mampir di : makadir.wordpress.com

Offline komandan

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2007
  • Tulisan: 100
    • Lihat Profil
« Jawab #11 pada: 23 November 2007, 08:13:26 »
Baik ustadz kuringtea, kita tunggu ustadz Abu Al-Jauzaa :)

Komandan tempur

Offline Abu Al-Jauzaa

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.466
  • Jenis kelamin: Pria
  • Namaku : Abu Al-Jauzaa'
    • Lihat Profil
    • Blog Abu Al-Jauzaa'
« Jawab #12 pada: 23 November 2007, 12:43:29 »
Lho..lho baru tau kalau "salafy" nggak membaiat megawati->SBY??

tanya tuh sama ustadz abu al-Jauza.. beliau membaiat megawati->SBY juga.
ngga tau lagi kalau ustadz Abu Fauzan "salafy" saudi, pasti membai'at raja 'Abdullah :D
Sebentar-sebentar,.... tolong ana untuk klarifikasi tentang "salafy" membaiat Megawati dan SBY. Tolong statement ini antum ambil dari mana ? Terus,.... antum juga mengkaitkan Abul-Jauzaa' membaiat Megawati dan SBY. Ini juga darimana ?
Terus,.... apa maksud "membaiat" di sini sebagaimana yang antum maui akhi ? Nah, .... kalau di sini telah antum jawab, maka jawaban ana pun tentu akan lebih mudah lagi (walau tentu tidak akan menjawab semuanya - yang tahu dijawab, yang tidaj tahu didiemin).

Apakah ini dalam konteks taat terhadap pemerintah atau bagaimana ?

Offline tuingtuing

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 9.715
  • Grrr... gue jitak!!!!
    • Lihat Profil
« Jawab #13 pada: 23 November 2007, 12:56:13 »
@komandan

ane belum bisa jadi ustadz..walo udah banyak yang manggil "tad tad"...:jaim:

=================

Emangnya taat itu termasuk bentuk bai'at ???

sebenarnya rukun bai'at tuh gimana sih? ???

ada aturan syar'i nya ngga?
Saya tidak menyembah tuhan yang bisa ketusuk, kelaperan, dan kagak bisa nyuruh pohon berbuah 

Inna-Llaha 'ala kulli syaiin qadiir... :)

Offline komandan

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2007
  • Tulisan: 100
    • Lihat Profil
« Jawab #14 pada: 23 November 2007, 12:58:20 »
Saya pernah baca diforum ini ustadz mendukung bai'at sampai saat ini.

salah satunya yang ketemu ini:
http://myquran.org/forum/index.php/topic,22348.msg505348.html#msg505348
--------------
Sekali lagi hidup bai'at !! Antum gak tahu ya kalau Mu'awiyyah juga dibai'at. Yazid bin Mu'awiyyah juga dibai'at. Marwan juga dibaiat. Al-Makmun juga dibai'at. Sampai akhir dari Dinasti Utsmaniyyah yang bubar tahun 1924 pun dibai'at. Bahkan raja-raja Saudi pun dibai'at (silakan simak sejarah Saudi). Tapi mereka bukan Khulafaur-rasyidin. Konsep hujjah antum ini memang kacau.
--------------

Dari yang ane googling dan ane baca di myquran, ane berkesimpulan ustadz telah membai'at megawati->SBY, bukan begitu?

didukung keterangan diatas
http://myquran.org/forum/index.php/topic,30863.msg773845.html#msg773845

sekali-lagi ustadz abu al-Jauzaa telah membai'at megawati->SBY, bukan begitu?

Komandan tempur