Sebenarnya, jika kita tinjau secara ilmiah, maka bai'at "salafy" adalah bid'ah. Ini disebabkan karena pada zaman nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wasallam dan diteruskan oleh Khulafaur Rosyidin tidak ada contohnya ada dua bai'at.
Rasulullah bersabda: "Bila dibaiat dua orang khalifah maka bunuhlah yang kedua dari keduanya. (Rawahu Muslim)"
Syarah:
Imam Nawawi dalam Al-Minhaj ala Muslim, juz duabelas hal. 231 menjelaskan bahwa apabila ada seorang khalifah yang di bai'at, setelah itu ada seorang khalifah, maka baiat pertama itulah yang sah dan wajib ditaati. Sedang baiat yang kedua dinyatakan bathil dan diharamkan taat kepadanya.
Nah sekarang, "salafy" saudi membai'at Raja 'Abdullah, "salafy" Indonesia membai'at Megawati->SBY, "salafy" mesir membai'at si hosni dan lain sebagainya. Ini kan sama sekali tidak sesuai dengan sunnah.
Judulnya ada tanda "?" karena mungkin ada pencerahan dari pihak "salafy"

trims.