Penulis Topik: Jadikanlah Al-Qur’an Sebagai Sahabat  (Dibaca 1232 kali)


Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.381
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« pada: 19 Februari 2008, 00:41:14 »
Jadikanlah Al-Qur’an Sebagai Sahabat
 :iyes:

Salah satu karunia Allah Ta’ala terbesar yang dilimpahkan kepada kita adalah Kalam-Nya yang mulia Al-Qur’an. Terkandung di dalamnya petunjuk menuju jalan yang lurus dan benar. Dengannya Allah memandu hamba-hamba-Nya kepada jalan keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat. Seorang nashrani pun ketika mendengarkan lantunan ayat-ayat Al Qur’an dengan hati yang jernih maka hidayah Allah pun masuk kedalam relung hatinya tanpa bisa dibendung.

Tak hanya berhenti disitu, ia pun mencucurkan air mata demi mendengarkan kalam Ilahi yang mulia ini. Raja Najasyi adalah contoh yang indah untuk membenarkan klaim tersebut. Ketika beliau mendengarkan Al Qur’an yang dibacakan oleh Ja’far bin Abi Thalib radiyallahu ‘anhu.

Tidak hanya manusia, jin pun terkesima tatkala mendengarkan ayat-ayat Al Qur’an yang dilantunkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka terdiam mendengarkan dengan penuh perhatian. Begitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selesai membacakannya, spontan mereka langsung beriman dan menyeru kaumnya untuk beriman. Allah Ta’ala berfirman;

“Dan (ingatlah) ketika Kami hadap-kan serombongan jin kepadamu yang mendengarkan Al-Qur’an, maka tatkala mereka menghadiri pembacaan (nya) lalu mereka berkata: “Diamlah kamu (untuk mendengarkannya)”. Ketika pembacaan selesai mereka kembali kepada kaumnya (untuk) memberi peri-ngatan. Mereka berkata: “Wahai kaum kami, sesungguhnya kami telah mendengarkan kitab (Al-Qur’an) yang diturunkan sesudah Musa, membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya lagi memimpin kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus.” (QS. Al Ahqaaf:30).

Al-Qur’an adalah nikmat Allah yang sangat besar. Kitab yang sarat dengan keberkahan. Akan tetapi nikmat dan barokah itu tidak akan dapat kita rasakan kecuali jika kita mau membaca, mempelajari dan merenungkannya.

Sungguh merupakan suatu kerugian yang sangat besar, jika hari demi hari kita lewatkan begitu saja tanpa dihiasi oleh bacaan Al-Qur’an. Bagaimana mungkin seorang muslim tidak tertarik untuk membacanya, padahal di dalamnya terdapat berbagai informasi yang sangat ia butuhkan. Informasi dan petunjuk penting yang tak akan bisa didapat pada selain Al Qur’an.

Ketika kita hidup di zaman yang penuh fitnah seperti sekarang ini, maka kebutuhan terhadap Al-Qur’an menjadi lebih besar lagi. Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib ra pernah berkata; “Sesungguhnya nanti akan terjadi berbagai fitnah (cobaan)”. Maka ditanyakan kepadanya: “Lalu apakah jalan keluarnya?”. Beliau menjawab; “Kitabullah (Al-Qur’an), di dalamnya terdapat berita (riwayat) orang-orang sebelum kalian, khabar-khabar (peristiwa) yang terjadi setelah kalian dan hukum-hukum (yang mengatur) urusan kalian. Ia adalah pemisah antara yang hak dan yang bathil. Sekali-kali ia bukanlah senda gurau, siapa saja orang sombong yang meninggalkannya pasti akan dibinasakan oleh Allah. Siapa yang mencari petunjuk selain padanya, maka ia akan disesatkan oleh Allah. Ia adalah tali Allah yang kokoh, peringatan yang bijak dan ia adalah jalan yang lurus. Dengannya hawa nafsu tidak akan menyimpang.

Dengannya lisan tidak akan rancu (keliru). Keajaiban-keajaibannya tidak akan pernah habis. Para ulama tidak akan pernah kenyang darinya. Barang siapa yang bicara dengan berhujjah dengannya maka ia akan benar. Barang siapa yang mengamalkannya maka ia akan memperoleh pahala. Barang siapa yang berhukum dengannya maka ia akan adil. Barang siapa yang menyeru kepadanya maka ia akan terbimbing ke jalan yang lurus”.

Al-Qur’an bagaikan air yang menyirami tanaman iman. Iman yang selalu dirawat dan disirami dengan bacaan Al-Qur’an, niscaya akan tumbuh subur.

Namun sebaliknya, hati yang jauh dari bacaan Al-Qur’an, niscaya akan gersang. Tanaman iman menjadi layu. Tidak ada musibah yang lebih besar daripada hati yang beku dan iman yang layu. Sungguh itu merupakan musibah besar bagi agama seorang hamba Allah. Rasulullah senantiasa berdo’a,

“Dan janganlah Engkau jadikan musibah kami menimpa pada agama kami” (HR. Tirmidzi dan Al Hakim).

Sudahkan kita menjadikan membaca al Qur’an sebagai sebuah kebutuhan? Tahukah anda, bahwa al Qur’an adalah sekumpulan surat yang dikirim oleh Tuhan penguasa sekalian alam kepada kita sebagai hamba-hamba-Nya? Seorang yang gemar membaca Al-Qur’an akan bercahaya hatinya, lapang dadanya, rahmat Allah melimpah kepadanya, dan setiap huruf yang dibacanya akan dibalas dengan sepululuh kali lipat pahala yang baik.

Tidakkkah Rusulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah berpesan:

“Bacalah Qur’an, sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at bagi shahabatnya” (HR. Muslim).

Jadikanlah Al-Qur’an sebagai sahabat kita, niscaya syafa’atnya kan kita dapatkan.

Sumber:
http://bacagerimis.wordpress.com/2005/08/01/jadikanlah-al-quran-sebagai-sahabat/

Majalah Gerimis Feb'2008:
TANGISAN PEMBACA AL-QUR'AN  :koran:

Majalah Sahabat Al-Quran
http://sahabatal-quran.blogspot.com/2008_01_01_archive.html



^.^ Akrab dengan Al Quran, Yuk!   :iyes:
http://myquran.org/forum/index.php/topic,30629.0.html

Membangun Generasi Qur'ani.... %peace%
http://myquran.org/forum/index.php/topic,1490.0.html

Koleksi Artikel "Al-Qur'an" :koran
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28410.0.html

Koleksi Artikel "Al-Qur'an"  O0
http://ccc.1asphost.com/assalam/AlQuran/Artikel.asp
« Edit Terakhir: 19 Februari 2008, 09:33:51 oleh ihsan »
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline B 412 ET

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2008
  • Tulisan: 1
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 19 Februari 2008, 01:59:16 »
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh, Alhamdulillah pertama kali saya ikut dalam ajang silaturahmi dan bagi informasi salam kenal untuk semuanya.
Alqur'an yang kita ketahui adalah kitabullah yang insya Allah kita baca dan kita cermati, akan tetapi semakin berkurangnya minat membaca dikalangan muslim dan muslimah di karenakan lingkungan yang memperngaruhinya,  gaya hidup liberal pun kerap kita jumpai di mana-mana termasuk di lingkungan keluarga kita. Insya Allah kita selalu dilindungi dari fitnah-fitnah terhadap diri kita dan tidak hanya membaca tapi juga bisa mengetahui apa yang tersirat dalam Alqur'an.

wasalam.

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.381
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #2 pada: 19 Februari 2008, 09:48:22 »
Love Qur'an ,Cara Cerdas Paham Al-Qur'an sejak Dini
BELAJAR AL-QUR'AN ITU MENYENANGKAN...  :iyes: :yihaa:
Cara kreatif belajar Al-Qur'an yang melejitkan SQ, EQ, dan IQ dan kecerdasan majemuk anak Anda sekaligus !
http://www.chipput.com/

:yihaa:
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ewiyara

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2007
  • Tulisan: 1.000
  • Lokasi: Indonesia
  • Jenis kelamin: Wanita
  • "Hasbunallah wa ni'mal wakiil"
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 19 Februari 2008, 12:54:27 »
Assalamu 'alaikum wr. wb

Al-Qur'an suatu muk'jizat yang diberikan Allah SWT kepada Rasul tercinta Muhammad SAW. Yang jika membacanya memiliki nilai ibadah, setiap huruf memiliki 10 kebaikan, dan apa yang terkandung di dalamnya mutlak adalah kebenaran.

Semakin sering kita "bersahabat" dengan Al Qur'an , insya Allah akhlak/prilaku kita akan menjadi lebih halus.
Jiwa dan tubuh kita akan menjadi lebih bersih dan suci. Dalam setiap aktifitas kita jangan pernah lupa, lafaskan dan amalkan segala yg terkandung dalam Al Quran. Insya Allah akan selamat hidup kita dunia akhirat.

Wassalamu'alaikum wr.wb
"Indah hati karena iman,indah persahabatan karena kejujuran, indah cinta karena kasih sayang"

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.381
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #4 pada: 22 Februari 2008, 06:03:03 »
Download file doc, 200kb

MEMBANGUN GENERASI QUR'ANI

http://ccc.1asphost.com/assalamquran/DOC_MEMBANGUN_GENERASI_QURANI.doc

http://c.1asphost.com/sibin/DOC_MEMBANGUN_GENERASI_QURANI.doc

Kalau berkenan....print dan distribusikan pada ummat...  %peace%

Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline oomnya fahrel

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 12.064
  • Lokasi: Bumi Allah
  • Jenis kelamin: Pria
  • Kage Mane no Jutsu
    • Lihat Profil
    • Open house
« Jawab #5 pada: 22 Februari 2008, 11:30:48 »
Setuju Bro, boleh dicopy ? -ana mo taruh di myblog

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.381
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #6 pada: 22 Februari 2008, 15:03:09 »
Maksih bro....O0
mari sama-sama membangun kembali generasi yg rapuh ini....%peace%

Mari Bangkitkan pemahaman kesadaran dan kecintaan pada Al-Qur'an...%peace%

Dari Umar bin al Khatthab ra, (Riwayat Muslim). bahwa Nabi Muhammad saw. bersabda
"Sesungguhnya Allah mengangkat (martabat) sebagian orang dan merendahkan sebagian lainnya dengan sebab Al Qur'an."
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ewiyara

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2007
  • Tulisan: 1.000
  • Lokasi: Indonesia
  • Jenis kelamin: Wanita
  • "Hasbunallah wa ni'mal wakiil"
    • Lihat Profil
« Jawab #7 pada: 22 Februari 2008, 16:23:09 »
Aku akan selalu menjadikan Al-Qur'an sebagai sahabatkku. Baik senang maupun aku lagi sedih...seperti saat ini...

Allaahummarhamni bil quran....  O0
"Indah hati karena iman,indah persahabatan karena kejujuran, indah cinta karena kasih sayang"

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.381
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #8 pada: 23 Februari 2008, 22:26:11 »


“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,”(Q.S 'Ali Imran:190)



“(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata):` Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.”(Q.S 'Ali Imran:191)



“Dan apabila dibacakan Al quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.”(Q.S Al-A'Raaf:204)




:-X :yakyik:


“Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al quran ketika Al quran itu telah datang kepadaku. Dan adalah syaitan itu tidak mau menolong manusia.”(Q.S AL-FURQON:29)
 :koran:


Berkatalah Rasul:"Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al quran ini suatu yang tidak diacuhkan ".(Q.S AL-FURQON:30)
 :koran:






Kutip
Yuk kita bangun generasi qur'ani...
The Next Generation » Generasi-ku » Generasi 1 » Generasi Qur'ani
http://myquran.org/forum/index.php/topic,1490.0.html
http://myquran.org/forum/index.php/topic,1490.75.html
 :iyes:
« Edit Terakhir: 24 Februari 2008, 10:45:12 oleh ihsan »
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.381
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #9 pada: 27 Februari 2008, 17:04:14 »
Keutamaan membaca Qur’an

Keutamaan Al-Qur’an yang terbesar bahwa ia merupakan kalam Allah SWT. Al-Qur’an adalah kitab yang diturunkan dengan penuh berkah. Al-Qur’an memberikan petunjuk manusia kepada jalan yang lurus. Tidak ada keburukan di dalamnya, oleh karena itu sebaik-baik manusia adalah mereka yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.

Rasulullah SAW bersabda, ”Sebaik-baik orang diantara kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhori).

Rasulullah SAW selalu membaca Al-Qur’an. Beliau juga suka mendengarkan bacaan dari sahabatnya, khususnya sahabat Ibnu Mas’ud. Beliau berlinang air matanya bila membaca dan mendengarkan bacaan Al-Qur’an, seperti yang dikisahkan dalam sebuah hadist dari Ibnu Mas’ud:

Suatu ketika Rasulullah SAW meminta Ibnu Mas’ud untuk membacakan Al-Qur’an. Ibnu Mas’ud berkata: “Ya Rasulullah, bagaimanakah saya membacakan untukmu, padahal Al-Qur’an diturunkan kepadamu?”. Dijawab nabi SAW: “Saya ingin mendengar dari orang lain”.

Ibnu Mas’ud berkata, ”Maka saya bacakan surat An Nisa hingga sampai pada ayat “Fa kaifa idzaa ji’na min kulli ummatin bisyahidin waji’na bika ’ala ha’ula’i syahiida” (Bagaimanakah jika Kami telah mendatangkan untuk setiap ummat saksinya dan Kami jadikan engkau sebagai saksi atas semua ummat itu).

Nabi bersabda, “Cukuplah sampai di sini”. Saya menoleh melihat nabi SAW sedang bercucuran air mata.“ {HR. Bukhori dan Muslim}.

Sahabat Rasulullah SAW juga selalu membaca Al-Qur’an. Ketika mereka menemukan ayat yang berkaitan dengan azab Allah, mereka membacanya berulang-ulang hingga berlinang air mata. Abu Bakar RA, jika beliau menjadi imam ketika sholat, maka akan terdengar isakan tangis beliau.

Suatu ketika seorang sahabat ingin ke pasar mendapati Asma binti Abu Bakar membaca salah satu ayat diulang-ulang sambil menangis. Ketika sahabat tersebut kembali dari pasar, ia masih membaca ayat yang sama sambil menangis.

Itulah sikap Rasulullah SAW dan para sahabatnya ketika membaca Al-Qur’an. Kita sebagai ummat dan sebagai generasi penerusnya berusaha untuk bersikap seperti yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabatnya ketika membaca Al-Qur’an.

Banyak keutamaan yang telah diraih oleh Rasulullah SAW dan sahabatnya disebabkan mereka banyak membaca dan merenungkan isi kandungan Al-Qur’an.
Bahkan diantara sahabat Rasulullah SAW ada yang menyaksikan dan merasakannya secara langsung.
Diantara keutamaan membaca Al-Qur’an, yaitu:

1.      Akan mendapat rahmat dan kasih sayang dari Allah SWT

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah mempunyai 2 ahli diantara manusia”. Sahabat bertanya, ”Siapakah mereka itu wahai Rasulullah?”. Beliau menjawab, “Ahli Al-Qur’an adalah ahli Allah, dan orang-Nya khusus.” (HR Ahmad dan Ibnu Majah)

Dalam hadist yang lain, Rasulullah SAW bersabda: Dikatakan kepada orang yang berteman dengan Al-Qur’an, “Bacalah dan bacalah sekali lagi serta bacalah dengan tartil, seperti yang dilakukan di dunia, karena manzilah-mu terletak di akhir ayat yang engkau baca. “ (HR Tirmidzi)

2.      Al-Qur’an akan menjadi penolong di hari kiamat

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Al-Qur’an bertemu pembacanya pada hari kiamat saat kuburannya dikuak, dalam rupa seorang laki-laki yang pucat. Dia (Al-Qur’a) bertanya, “apakah engkau mengenalku? Dia menjawab, “aku tidak mengenalmu!”. Al-Qur’an berkata, “Aku adalah temanmu, Al-Qur’an, yang membuatmu kehausan pada siang hari yang panas dan membuatmu terjaga pada malam hari.

Sesungguhnya pedagang itu mengharapkan hasil dagangannya, dan sesungguhnya pada hari ini aku adalah milikmu dari hasil seluruh perdaganganmu, lalu dia memberikan hak milik orang itu Al-Qur’an dengan tangan kanan dan memberikan keabadian dengan tangan kirinya, lalu di atas kepalanya disematkan mahkota yang berwibawa, sedangkan Al-Qur’an mengenakan 2 pakaian yang tidak kuat disangga oleh dunia.

Kedua pakaian ini bertanya, “Karena apa kami engkau kenakan?”. Ada yang menjawab: “Karena peranan Al-Qur’an. Kemudian dikatakan kepada orang itu,”Bacalah sambil naik ketingkatan-tingkatan syurga dan biliknya, maka dia naik sesuai dengan apa yang dibacanya, baik baca dengan cepat, maupun dengan tartil.” (HR Ahmad).

Dari Abu Umamah ra, Rasulullah SAW bersabda, “Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat, sebagai pembela pada orang yang mempelajari dan mentaatinya.” (HR Muslim).

Dari An Nawas bin Sam’an, Rasulullah SAW bersabda, ”Pada hari kiamat akan didatangkan Al-Qur’an dan orang-orang yang mempraktekan di dunia, didahului oleh surah Al Baqarah dan Ali Imran yang akan membela dan mempertahankan orang-orang yang mentaatinya.” (HR. Muslim)

3.      Setiap huruf akan mendapat 10 ~ 700 pahala

Dari Ibnu Mas’ud ra, Rasulullah bersabda, ” Barang siapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka akan mendapat hasanat dan tiap hasanat mempunyai pahala berlipat 10 kali. Saya tidak berkata Alif Lam Mim itu satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dn Mim satu huruf.” (HR Tirmidzi)

4.      Akan mendapat doa dari para malaikat

Dari Aisyah ra, Raslullah SAW bersabda, ”Orang yang mahir dalam membaca Al-Qur’an akan berkumpul para malaikat yang mulia-mulia lagi taat. Sedang siapa orang yang megap-megap dan berat jika membaca Al-Qur’an, mendapat pahala 2 kali lipat.” (HR Bukhori, Muslim)

5.      Akan mendapat ketenangan

Dari Al Barra bin Azib RA, “ Ada seorang membaca surat Al Kahfi sedang tidak jauh dari tempatnya, ada kuda yang terikat dengan tali kanan kiri, tiba-tiba orang itu diliputi oleh cahaya yang selalu mendekat kepadanya, sedang kuda itu lari ketakutan. Dan pada pagi hari ia datang memberi tahu kejadian itu kepada nabi SAW, maka bersabda nabi SAW, ”Itulah ketenangan (rahmat) yang telah turun untuk bacaan Al-Qur’an itu.” (HR Bukhori dan Muslim).

Wallahu’alam

Sumber:
http://beranda.blogsome.com/2007/04/03/keutamaan-membaca-quran/
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.381
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #10 pada: 27 Februari 2008, 17:19:35 »
Kebesaran Al Qur’an di mata Para sahabat r.a.

Para sahabat memandang kebesaran Al Quran dari kebesaran yang menurunkannya, kesempurnaannya dari kesempurnaan yang menurunkannya, mereka memandang bahwa Al Qur’an turun dari Raja, Pemelihara, Sesembahan yang Maha Perkasa, Maha Mengetaui, Maha Kasih Sayang.

Dari pandangan ini mereka menerima Al Qur’an dengan perasaan bahagia campur perasaan hormat siap melaksanakan perintah dan perasaan cemas dan harapan, serta perasaan kerinduan yang amat dalam, bagaimana tidak ?, karena orang yang membaca Al Qur’an berarti seakan mendapat kehormatan bermunajat dengan Alloh sekaligus seperti seorang prajurit menerima perintah dari atasan dan seorang yang mencari pembimbing mendapat pengarahan dari Dzat yang maha mengetahui. Dan perasaan inilah yang digambarkan oleh Alloh dalam Firmannya :

“Mereka orang-orang yang Alloh berikan kenikmatan kepada mereka dari para nabi dari keturunan Adam dan dari orang yang kami bawa bersama Nuh dan dari keturunan Ibrohim dan Israel (Ya’qub) dan dari orang yang yang kami beri petunjuk dan kami pilih jika dibacakan kepada mereka ayat-ayat yang Maha Penyayang mereka berrsungkur dalam kondisi sujud dan menangis”. (Maryam:58)
http://ccc.1asphost.com/assalamtafsir/Alquran_Tafsir.asp?SuratKe=19&No=58#58

“Sesungguhnya orang-orang yang diberi ilmu sebelumnya jika dibacakan atas mereka (ayat-ayat Alloh) mereka tersungkur dengan dagu-dagu mereka dalam kondisi sujud, mereka berkata maha suci Robb kami sungguh janji Robb kami pasti terlaksana mereka tersungkur dengan dagu-dagu mereka dalam kondisi menangis dan menambahi mereka kekhkusu’an”. (Al Isra’ : 107-109)

Dari perasaan diatas menyebabkan Umu Aiman menangis ketika teringat akan wafatnya Rasululloh. Suatu saat Abu Bakar dan Umar berkunjung kepada ibu asuh Rasulalloh Ummu Aiman dan ketika mereka duduk, menagislah Ummu Aiman karena teringat wafatnya Rasulalloh maka berkatalah Abu Bakar dan Umar, “Kenapa anda menangis sementara Rasululloh mendapatkan tempat yang mulia” ? Ummu Aiman menjawab, “Saya menangis bukan karena meninggalnya beliau melainkan karena terputusnya wahyu Alloh yang datang kepada beliau pada pagi dan petang hari”, maka saat itu pula meledaklah tangisan mereka bertiga .

Dari perasaan diatas para sahabat membaca dan menerima Al Qur’an untuk dilaksanakan secara spontan tanpa menunggu-nunggu dan tanpa sedikit protes walau-pun hal itu bertentangan dengan kebiasaan mereka, tapi mereka bisa menundukkan perasaan mereka dengan cinta mereka kepada Alloh.

Ketika turun perintah untuk memakai jilbab pada surat Al Ahzab : 59, malam hari Rasulalloh menyampaikan ayat itu kepada para sahabat, pagi harinya para istri sahabat sudah memakai jilbab semua, bahkan `Aisyah mengatakan, “Sebaik-baik wanita adalah wanita Anshor mereka diperintah pakai hijab pada malam hari sementara pada paginya mereka sudah memakainya bahkan ada yang merobek ordeng / kelambu mereka untuk dipakai jilbab”.

Ketika diharamkannya khomer dan ayat itu sampai kepada mereka, saat itu juga langsung mereka membuang simpanan khomernya dan menuang apa yang masih di tangannya.

Salah satu rahasia keajaiban para sahabat dalam berinteraksi dengan Al Qur’an adalah keimanan mereka kepada Alloh, surga dan neraka-Nya, kepada janji-Nya sehingga mereka melakukan sesuatu yang apabila dilihat oleh orang yang tak memahami latar belakang ini akan sulit menafsirkannya.

Seperti ketika mereka membaca tentang janji Allah buat orang-orang yang berjihad karena cinta Allah, seorang sahabat yang bernama Umair bin Hamam sedang makan korma bertanya wahai Rasululloh, “Dimana saya kalau saya mati dalam perang ini ? Rasululloh menjawab “Di sorga”, berkatalah Umair : “Sungguh menunggu waktu masuk surga sampai menghabiskan makan kurma tujuh biji ini adalah sangat lama”, dan ahirnya dibuanglah sisa kurma yang belum dimakan dan langsung maju perang sampai menemui syahidnya.

Kondisi keimanan yang tinggi ini menjadi episode kehidupan mereka menjadi bagian dari yang diceritakan oleh Allah dalam Al Qur’an, Hal itu seperti perhatian orang-orang Anshor terhadap orang-orang muhajirin atau perhatian mereka terhadap orang-orang yang lemah, seperti yang Allah ceritakan dalam surat Al Hasyr dimana Rasulullah kedatangan tamu dan beliau tidak memiliki sesuatu untuk menjamunya, akhirnya beliau tawarkan hal itu kepada sahabatnya siapa yang bersedia membawa tamu beliau,
dengan sepontan salah satu sahabat bersedia, tetapi ketika sampai rumah ternyata istrinya bilang bahwa tidak ada persediaan makanan kecuali makan malam anaknya, maka sahabat tadi memerintahkan istrinya untuk mengeluarkan makanan tadi untuk tamunya dan mengeluarkan dua piring dan segera mematikan lampu ketika tamunya sedang makan, tamunya makan dan tuan rumah menampakkan seakan-akan makan agar dia bisa makan dengan enak, ketika sampai pagi hari sahabat tadi bertemu dengan rasul dan beliau bilang kalau Allah heran dengan apa dia lakukan maka turunlah firman Alloh ayat sembilan surat al Hasyr.


Sumber:
http://dkmfahutan.wordpress.com/2007/09/20/kebesaran-al-quran-di-mata-para-sahabat-ra/
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.381
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #11 pada: 27 Februari 2008, 17:21:05 »
Download file doc, 200kb

AYO...KITA BANGUN GENERASI QUR'ANI  :iyes:

http://ccc.1asphost.com/assalamquran/DOC_MEMBANGUN_GENERASI_QURANI.doc

http://c.1asphost.com/sibin/DOC_MEMBANGUN_GENERASI_QURANI.doc

Kalau berkenan....print dan distribusikan pada ummat...  %peace%

Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.381
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #12 pada: 29 Februari 2008, 20:12:17 »
= BILA AL-QURAN MULAI BEBICARA =


Waktu engkau masih kanak-kanak.............
kau laksana kawan sejatiku
Dengan wudu', Aku kau sentuh
dalam keadaan suci, Aku kau pegang
Aku,kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih atau pun keras setiap hari
Setelah selesai engkau menciumku mesra

Sekarang engkau telah dewasa..............
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku...

Apakah Aku bahan bacaan usang yang tinggal sejarah...?

Menurutmu, mungkin aku bahan bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau, menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji.......
Sekarang, Aku tersimpan rapi sekali;
sehingga engkau lupa di mana Aku tersimpan
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai pengisi setormu.

Kadang kala Aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
Atau Aku kau buat penangkal untuk menakuti iblis dan syaitan
Kini Aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian , kesepian.
Di dalam almari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.
Dulu...pagi-pagi...surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman.
Di waktupetang, Aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau.....

Sekarang...seawal pagi sambil minum kopi...engkau baca surat khabar dahulu
Waktu lapang engkau membaca buku karangan manusia
Sedangkan Aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Azzawajalla,
Engkau engkau abaikan dan engkau lupakan...

Waktu berangkat kerja pun kadang engkau lupa baca pembuka surah2ku(Bismillah).
Di dalam perjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Allah yang terdapat di dalam keretamu
Sepanjang perjalanan,radiomu selalu tertuju ke stasiun radio kesukaanmu Mengasyikkan.

Di meja kerjamu tidak ada Aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku.........
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatku pun kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan dunia mu
Benarlah dugaanku bahawa engkau kini sudah benar-benar hampir melupaiku


Bila malam tiba engkau tahan bersekang mata berjam-jam di depan TV.
Menonton siaran televisi
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah
Waktupun cepat berlalu.........
Aku semakin kusam dalam laci-laci mu
Mengumpul debu atau mungkin dimakan hama

Seingatku, hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku.
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
Engkaupun kini terangkak-rangkak ketika membacaku
Atau waktu kematian saudara atau taulan mu

Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba
Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya
Apakah TV, radio ,hiburan atau komputer dapat menolong kamu?
Yang pasti ayat-ayat Allah s.w.t yang ada padaku menolong mu
Itu janji Tuhanmu, Allah s.w.t

Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...
Setiap saat berlalu...
Dan akhirnya.....
kubur yang setia menunggu mu...........
Engkau pasti kembali, kembali kepada Tuhanmu

Jika Aku engkau baca selalu dan engkau hayati...
Di kuburmu nanti....
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan.
Yang akan membantu engkau membela diri
Dalam perjalanan ke alam akhirat.
Dan Akulah "Al-Qur'an",kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu.

Peganglah Aku kembali.. .. bacalah aku kembali aku setiap hari.
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat-ayat suci.
Yang berasal dari Allah Azzawajalla
Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Pemurah
Yang disampaikan oleh Jibril melalui Rasulmu
Keluarkanlah segera Aku dari almari, lacimu.......
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu.
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu.
Sentuhilah Aku kembali...

Baca dan pelajari lagi Aku....
Setiap datangnya pagi, petang dan malam hari walau secebis ayat
Seperti dulu.... Waktu engkau masih kecil
Di surau kecil kampungmu yang damai
Jangan aku engkau biarkan aku sendiri....
Dalam bisu dan sepi....

Maha Suci Allah, yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

« Edit Terakhir: 06 Maret 2008, 02:41:49 oleh ihsan »
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.381
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #13 pada: 02 Maret 2008, 16:19:15 »

Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda: "Dinamakan hati karena ia (selalu) berbolak-balik. Perumpamaan hati itu bagaikan bulu yang ada di pucuk pohon yang diombang-ambingkan oleh angin." (HR. Ahmad, Shahihul Jami' no. 2361)

Maka, mengukuhkan hati yang senantiasa berbolak-balik itu dibutuhkan usaha keras, agar hati tetap teguh dalam keimanan.

Al Qur'an merupakan petunjuk utama mencapai tsabat (kekuatan & keteguhan iman).

Al Qur'an adalah tali penghubung yang amat kokoh antara hamba dengan Rabbnya.

Siapa akrab dan berpegang teguh dengan Al Qur'an niscaya Allah memeliharanya;

siapa mengikuti Al Qur'an, niscaya Allah menyelamatkannya;

dan siapa yang mendakwahkan Al Qur'an, niscaya Allah menunjukinya ke jalan yang lurus.

Dalam hal ini Allah berfirman:
"Orang-orang kafir berkata, mengapa Al Qur'an itu tidak diturunkan kepadanya sekali turun saja? Demikianlah supaya Kami teguhkan hatimu dengannya dan Kami membacakannya secara tartil (teratur dan benar)." (Al Furqan: 32-33)

Beberapa alasan mengapa Al Qur'an dijadikan sebagai sumber utama mencapai tsabat adalah:

Pertama,
Al Qur'an menanamkan keimanan dan mensucikan jiwa seseorang, karena melalui Al Qur'an, hubungan kepada Allah menjadi sangat dekat.

Kedua,
ayat-ayat Al Qur'an diturunkan sebagai penentram hati, menjadi penyejuk dan penyelamat hati orang beriman sekaligus benteng dari hempasan berbagai badai fitnah.

Ketiga,
Al Qur'an menunjukkan konsepsi serta nilai-nilai yang dijamin kebenarannya. Karena itu, seorang mukmin akan menjadikan Al Qur'an sebagai ukuran kebenaran.

Keempat,
Al Qur'an menjawab berbagai tuduhan orang-orang kafir, munafik dan musuh Islam lainnya. Seperti ketika orang-orang musyrik berkata, Muhammad ditinggalkan Rabbnya,
maka turunlah ayat: "Rabbmu tidaklah meninggalkan kamu dan tidak (pula) benci kepadamu." (Adl Dluha: 3) (Syarh Nawawi, 12/156).

Orang yang akrab dengan Al Qur'an akan menyandarkan semua perihalnya kepada Al Qur'an dan tidak kepada perkataan manusia. Maka, betapa agung sekiranya penuntut ilmu dalam segala disiplinnya menjadikan Al Qur'an berikut tafsirnya sebagai obyek utama kegiatannya menuntut ilmu.
 :iyes:
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline puri_dwicinta

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2007
  • Tulisan: 970
  • Lokasi: Indonesia Bagian Barat
  • Jenis kelamin: Wanita
  • "Jangan bosan menjadi orang sabar... :> "
    • Lihat Profil
« Jawab #14 pada: 02 Maret 2008, 16:48:27 »
wah..kalo mas ihsan lagi explain semuanya pada jelas deh apalagi explainnya pake huruf yang super jelas alias gede-gede. But its ok...jadi lebih semangat menjadikan Al-Qur'an sebagai sahabat kala senang maupun sedih.  :)
« Edit Terakhir: 02 Maret 2008, 16:51:37 oleh puri_dwicinta »
"Aku memohon kepada-Mu agar diilhami kata-kata yang benar ketika marah dan ridho". (Sabda Rasulullah SAW) :)

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.381
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #15 pada: 04 Maret 2008, 14:56:39 »
Umat Islam Sebagian Besar Tidak Paham Ayat Al-Quran %peace%
http://myquran.org/forum/index.php/topic,35535.0.html
« Edit Terakhir: 06 Maret 2008, 02:06:41 oleh ihsan »
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline AzNee

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2008
  • Tulisan: 4
  • Lokasi: Jakarta yang ku cinta
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Mencari ilmu agar lebih dicintai Allah
    • Lihat Profil
« Jawab #16 pada: 05 Maret 2008, 09:00:47 »
Subhanallah dengan Alquran hati terasa tenang... dan setiap saat selalu ada lafaz Allah di hatiku, setiap saat selalu memikirkan Allah SWT. Alquran ada cahaya bagi kehidupanku...
Ass. saudara-saudara ku semua....
Alhamdulillah saya bisa bergabung disini.
Bertemu dengan orang-orang yang insyaallah shaleh dan shalehah, untuk sekedar berbagi ilmu dan pengalaman hidup.
Moga dengan berkumpulnya kita di media ini bisa menjadi sarana untuk dekat kepada yang Maha Pencipta. amin.

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.381
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #17 pada: 06 Maret 2008, 02:19:37 »
Kita Dan Al Qur'an

AL-Quran Berbicara Tentang Al-Quran 

1. Al-Qur’an Merupakan Obat dan Rahmat

“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian” (QS. 17:82)

2. Al-Qur’an adalah Petunjuk dan Cahaya.

“Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhoan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus”. (QS. 5:16)

3. Al-Qur’an Merupakan Kabar Gembira bagi Orang-Orang Beriman, bahwa Mereka Memperoleh Pahala yang Besar.

“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar”. (QS. 17:9)

4. Al-Qur’an Merupakan Hikmah yang Amat Agung.

“Demikianlah (kisah ‘Isa), Kami membacakannya kepada kamu sebagian dari bukti-bukti (kerasulannya) dan (membacakan) Al-Qur’an yang penuh hikmah”. (QS. 3:58)

5. Al-Qur’an Merupakan Peringatan dan Pelajaran.

“Maka beri peringatanlah dengan Al-Qur’an orang yang takut kepada anca-man-Ku”. (QS. 50:45)

“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Rabbmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman”. (QS. 10:57)

6. Al-Qur’an adalah Ruh dan Kehidupan

“Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu ruh/wahyu (Al-Qur’an) dengan perintah Kami”.

7. Al-Qur’an Merupakan Samudra Ilmu Pengetahuan dan Penjelasan

“Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatu apapun di dalam Al-Kitab, kemudian kepada Rabblah mereka dihimpunkan”. (QS. 6:38)

"Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam Al-Qur’an ini bermacam-macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah.” (QS. 18:54)

“Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang berserah diri.” (QS. 16:89)

8. Allah Telah Bersumpah dengan Al-Qur’an dan Menyifatinya dengan Kemuliaan.

“Qaaf Demi Al-Qur’an yang sangat mulia”. (QS. 50:1)

Selanjutnya Allah memerintahkan hambaNya untuk mempelajari Al-Qur’an, dan Dia menyifati orang yang tidak mau mempelajari Al-Qur’an sebagai orang yang gelap hatinya dan buta nuraninya.

“Maka apakah mereka tidak memper-hatikan Al-Qur’an ataukah hati mereka terkunci” (QS. 47:24)

Apa yang telah disebutkan di atas merupakan penjelasan tentang betapa agung dan mulianya keberadaan Al-Qur’an, serta besarnya keutamaan orang yang menaruh perhatian terhadapnya, baik itu dengan membaca, menghafal, mempelajari, memahami serta mengamalkan serta mengajarkannya.


Keutamaan Mempelajari Al-Qur’an dan Mengajarkannya 

Allah Subhanahu wa Ta'ala telah berfirman,
“Berkatalah orang-orang kafir, “Kamu bukan seorang yang dijadikan Rasul”. Katakanlah, “Cukuplah Allah menjadi saksi antaraku dan kamu dan antara orang yang mempunyai ilmu Al-Kitab”. (QS. 13:43)

Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam telah bersabda,
“Orang terbaik di antara kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Al-Bukhari)

Keutamaan Membaca Al-Qur’an

"Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rizki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi," (QS. 35:29)

Nabi telah bersabda,
“Bacalah oleh kalian Al-Qur’an, sesungguhnya ia akan datang pada Hari Kiamat sebagai pemberi syafa’at bagi yang membacanya.” (HR. Muslim)

“Orang yang mahir membaca Al-Qur’an, maka dia bersama para malaikat yang mulia dan baik-baik dan orang yang membaca Al-Qur’an dengan terbata-bata serta ia mengalami kesulitan, maka baginya dua pahala.” (Muttafaq ‘alaih)

Tentang pahala kebaikan yang diberikan kepada orang yang membaca Al-Qur’an, Nabi juga telah menjelaskan dengan sabdanya :

“Barang siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an, maka ia mendapatkan satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatkan menjadi sepuluh kali lipat. Tidaklah aku mengatakan bahwa alif laam miim satu huruf, tetapi alif satu huruf, laam satu huruf dan miim satu huruf.” (HR.At-Tirmidzi ia mangatakan, “Hasan shahih”)

Beliau juga bersabda tentang orang yang tidak pernah membaca Al-Qur’an,
“Sesungguhnya orang yang di dalam hatinya tidak terdapat sesuatu dari Al-Qur’an, ibarat rumah kosong dan rusak.” (HR. At-Tirmidzi dan ia berkata, “Hasan Shahih”)

Adab-Adab Membaca Al-Qur’an

  • Mengikhlaskan niat dalam membaca Al-Qur’an semata-mata karena Allah, sebagaimana juga yang dituntut dalam ibadah-ibadah yang lain.
  • Bersuci dan bersiwak sebelum membaca Al-Qur’an.
  • Jangan membaca Al-Qur’an di tempat-tempat kotor, seperti kamar mandi/tempat wudhu dan jangan membacanya dalam keadaan junub.
  • Berlindung kepada Allah dari syetan ketika memulai membaca-nya yaitu mengucap ta’awudz atau isti’adzah.
  • Membaca basmallah pada setiap permulaan surat, kecuali surat At-Taubah.
  • Membaguskan bacaan Al-Qur’an sesuai kemampuan, juga hendak-nya membaca dengan memelas, khusyu’ dan disertai tangisan.
  • Bersujud ketika melewati ayat-ayat Sajadah.
  • Menghentikan bacaan ketika ke luar angin, menguap dan merasa ngantuk.
  • Membaca Al-Qur’an dengan tartil dengan memperhatikan hukum-hukum dalam ilmu tajwid.
  • Membaca Al-Qur’an dengan niat untuk mengamalkannya dan meng-gambarkan seolah-olah Allah sedang berfirman dengan bacaan tersebut.
  • Disunnahkan bagi yang membaca Al-Qur’an, ketika melewati ayat-ayat tentang rahmat supaya memohonnya kepada Allah, dan berlindung kepada-Nya tatkala melewati ayat-ayat adzab.

Sikap Muslim terhadap Al-Qur’an 

Apabila kita mau memperhatikan keadaan kita saat ini, maka akan di dapati bahwa masih banyak di antara kita yang amat jauh dari Al-Qur’an, bahkan ada yang begitu amat jauh dari petunjuk dan pengajaran yang ada di dalamnya.

Masih amat banyak di antara mereka yang tidak mau membaca Al-Qur’an seluruhnya, sebagian lagi ada yang membacanya hanya ketika waktu shalat saja, ada pula yang membacanya hanya ketika dalam kondisi kepepet atau kesulitan. Tak jarang pula di antaranya ada yang membaca, namun tidak mau mentadaburi dan memperhatikan isinya, atau membacanya tapi tidak mau mangamalkannya.

Bahkan yang paling parah adalah ada di antaranya yang mendustakan sebagian ayat-ayatnya dan selalu mempermasalahkannya. Ia katakan bahwa ayat-ayat tersebut sudah tidak relevan lagi dengan kehidupan masa kini, ketinggalan zaman dan tidak cocok untuk diterapkan. Tidak diragukan lagi bahwa sikap semacam ini adalah kekufuran yang nyata, dan bukan merupakan jalannya orang-orang Mukmin.

Ada beberapa bentuk sikap menjauhi Al-Qur’an, di antaranya sebagaimana dijelaskan oleh Imam Ibnul Qayim adalah sebagai berikut:

  • Tidak mau mendengarkan, mengimani dan perhatian terhadapnya.
  • Tidak mau mengamalkannya, dan tidak menerima apa yang dihalalkan dan apa yang diharamkan, meskipun ia membaca dan percaya kepadanya.
  • Tidak mau berhukum dan memutuskan perkara dengannya, baik dalam masalah ushul (pokok) agama maupun cabang-cabangnya.
  • Tidak mau mentadaburi, memahami serta mempelajari apa yang dikehendaki oleh Allah dalam firman tersebut.
  • Tidak mau mempergunakannya sebagai penyembuh dan obat bagi berbagi penyakit hati.


Keseluruhan yang telah tersebut di atas, masuk pada kategori firman Allah,
“Berkatalah Rasul, “Ya Rabbku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur’an ini sesuatu yang tidak diacuhkan”. (QS. 25:30)

Dan bentuk-bentuk hajr (ketidakpedulian) tersebut antara satu dengan yang lain berbeda-beda tingkatannya.

Demikian semoga Allah memasukkan kita semua sebagai ahli Al-Qur’an, orang suka membacanya, mendengar-kan dan mentadaburinya untuk kemu-dian mengamalkannya, amin ya Rabbal ‘alamain.

Sumber : Buletin, “Haluna Ma’al Qur’an, Al-Qism, Al-Ilmi Darul Wathan.
www.alsofwa.or.id
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.381
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #18 pada: 07 Maret 2008, 23:21:40 »
PENAWAR HATI

Pernahkan engkau merasakan keputus asaan dalam hidup? Kala menghadapi suatu masalah yang menurut diri kita tidak ada jalan keluarnya sehingga kematian dianggap sebagai solusi terbaik? Pernahkah terbersit dalam hatimu ingin mengakhiri hidupmu dengan bunuh diri? Atau berdoa kepada Allah untuk meminta dipercepat kematian kita? 'Audzubilahi mindzalik. Singkirkan pikiran itu!

Sebagai mukmin yang baik, janganlah berputus asa dengan masalah yang menimpa diri kita. Berusahalah, berdoalah, Allah pasti akan membantu kita untuk mendapatkan jalan keluarnya. Bacalah Al Qur'an, karena Al Qur'an adalah obat bagi hati yang sedang resah.

Allah subhanahu wata'ala berfirman: "Dan Kami turunkan dalam Al Qur'an ayat-ayat yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman... (QS Al Isra' (17) : 82)

JIka hati sedih dan gelisah, obatnya ada dalam Al Qur'an. Jika ada penyakit dalam hati kita, obatnya ada dalam Al Qur'an. Jika engkau sedang patah hati, obatnya ada dalam Al Qur'an. Jika merasakan seakan-akan dunia ini menghimpit dirimu, maka bacalah Al Qur'an! Karena Al Qur'an adalah penawar hati, pemberi ketenangan.

"Dan Kami turunkan kepadamu Al Qur'an untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri" (Qs An Nahl (16): 89)

Bacalah Al Qur'an, karena Al Qur'an adalah obat hati.

Biasakanlah membacanya setiap hari, merenungi maknanya, maka akan engkau peroleh ketentraman dan kesejukan dalam hati yang tidak bisa ditulis dengan kata-kata.

Suatu saat fitnah akan merebak. Kemudian Ali bin Abi Thalib ra. pernah bertanya, "Wahai Rasulullah, apa jalan keluarnya?" Beliau bersabda: "Kitabullah (Al Qur'an) yang didalamnya terdapat berita tentang orang-orang yang terdahulu dan yang datang kemudian.

Dia (Al Qur'an) adalah hukum (penentu) di antara kalian.
Dialah pembeda, bukan main-main.
Barangsiapa menjauhinya (Al Qur'an) karena kesombongan, Allah akan menghancurkannya.
Siapa yang mencari-cari petunjuk dari selainnya, Allah akan menyesatkannya.

Dia (Al Qur'an) merupakan tali Allah yang sangat kokoh, dia merupakan peringatan yang bijaksana dan dia adalah jalan yang lurus. Dialah yang menjadikan hawa nafsu terkendali. Lisan tidak akan pernah ragu dengannya. Para ulama tidak akan merasa puas dengannya.
Dia tidak akan pernah membosankan meskipun diulang-ulang. Keajaiban-keajaibannya tidak akan pernah habis. Dialah yang membuatnya, para jin tidak kuat mendengarnya hingga mengatakan '... sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Qur'an yang menakjubkan, (yang) memberi petunjuk kepada jalan yang lurus, lalu kami pun beriman kepadanya...'
Siapa yang berbicara dengannya, ia akan berkata jujur dan benar, siapa yang mengamalkannya akan diberi pahala, siapa yang berhukum dengannnya akan berlaku adil, dan siapa yang mengajak orang kepadanya maka akan ditunjuki kepada jalan yang lurus" (HR At Tirmidzi)

Jangan remehkan Al Qur'an, didalamnya akan engkau temukan sesuatu yang menakjubkan.

Penawar hati, petunjuk, rahmat, penjelas, dan kabar gembira bagi orang yang tengah dirundung kesedihan dan kegelisahan. Sikap optimis akan engkau temukan juga setelah engkau baca Al Qur'an.

Buktikanlah duhai sahabatku.  :yakyik:
Mulai sekarang berusahalah mencintai Al Qur'an :iyes:
dengan membacanya sebisa engkau lakukan.

Jangan jadikan Al Qur'an sekedar pajangan
di meja belajar atau di rak-rak buku kita.

Dia mampu menyelamatkan hidupmu,
mengeluarkan dirimu dari semua masalah yang menghimpit hari-harimu.

Cobalah, mulai detik ini juga!  :iyes:

Kesedihan di raut wajahmu akan berubah dengan senyum kebahagiaan...
Insya Allah!
 O0

sumber:
http://teplok.net/index.php?option=com_content&task=view&id=34&Itemid=2
« Edit Terakhir: 07 Maret 2008, 23:29:06 oleh ihsan »
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.381
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #19 pada: 12 Maret 2008, 10:20:13 »
« Edit Terakhir: 17 Juni 2008, 08:53:49 oleh ihsan »
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.381
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #20 pada: 21 Maret 2008, 23:12:56 »
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.381
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #21 pada: 21 Maret 2008, 23:25:15 »
Kecerdasan Qalbu, Kecerdasan Qur'ani O0
http://edwin64.multiply.com/journal/item/1/Kecerdasan_Qalbu_Kecerdasan_Qurani

Kutip
Dari uraian diatas, jelas dapat disimpulkan bahwa Emotional Intelligence sesungguhnya bersumber dari kecerdasan Qalbu. Sifat-sifat dan fungsi yang ditunjukkan oleh Qalbu menunjukkan sifat dan fungsi yang ditunjukkan oleh Emotional Intelligence. Hanya satu yang tidak disebutkan dalam Emotional Intelligence, yaitu Bibit Iman, kesadaran Relijius-Transcendental.
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.381
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #22 pada: 22 Maret 2008, 00:13:32 »
FENOMENA AL QUR'AN

Ketika seseorang mempelajari Al Qur'an dengan seksama, dia akan menemukan nilai-nilai kebenaran yang tiada bandingnya.

Al Qur'an adalah mata kebenaran yang tidak pernah kering sepanjang masa. Pelepas dahaga bagi ulama, penjelas  bagi fuqoha dan penerang jalan ghuroba.

Al Qur'an juga merupakan obat yang tak meninggalkan sakit, cahaya yang tidak memberi tempat bagi kegelapan dan ikatan kokoh yang tidak mudah terlepaskan serta benteng yang tak pernah rapuh pertahanannya.

Al Qur'an juga cahaya yang tak pernah padam apinya, lautan dalam yang tak terjangkau dasarnya, atau jalan yang takkan tersesat siapa yang menitinya serta taman yang takkan pernah bosan seseorang berada didalamnya.

Namun demikian, adakalanya orang tidak dapat merasakan terangnya cahaya mentari atau makan lezat yang dihidangkan.

Hal itu bukan karena mentari atau makanannya yang salah, akan tetapi manusianya yang sedang sakit mata atau pahit dimulutnya. Anehnya, seringkali bukan mata atau mulut yang diobati, tapi matahari dan makanan yang disalahkan.

Demikian pula halnya dengan Al Qur'an. Betapa banyak orang yang mengambil ilmu, hikmah, serta ibroh darinya. Namun ada juga orang yang meninggalkan atau menjauhkan Al Qur'an sebagaimana disampaikan Rasul :'Ya Rabb, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Qur'an ini sesuatu yang tidak diacuhkan.' [QS 25:30]
http://ccc.1asphost.com/assalamtafsir/Alquran_Tafsir.asp?SuratKe=25&No=30#30

Imam Ibnul Qoyyim menjabarkan makna hajr [tak acuh] adalah sebagai berikut :

1. Tidak beriman kepadanya dan tidak mendengarkannya.

2. Tidak mengamalkan isinya dengan tidak memperhatikan halal haram yang ada pada nya, meskipun dia membaca dan beriman padanya.

3. Tidak menjadikannya sebagai hakim [penentu] dan tidak menjadikannya sebagai pedoman dan penunjuk jalan dalam seluruh aspek kehidupan.

4. Tidak mentadabburi dan memahami serta mengetahui isinya, sebagaimana yang diinginkan oleh Allah.

5. Tidak menjadikannya penawar bagi setiap penyakit yang ada di hati seperti syirik, nifaq, hasad dll.

Al Qur'an adalah kekuatan. Dia lebih tajam dari pedang dan lebih kokoh dari batu karang. Namun, kekuatan Al Qur'an harus diimbangi oleh kekuatan nafs [diri].

Ketika Al Qur'an dibawa oleh Nabi Muhammad saw dan sahabatnya, mereka mampu menjadi umat terbaik sepanjang sejarah peradaban manusia.

Tetapi ketika dia dibawa oleh si kerdil, yang terlihat hanyalah lembaran-lembaran tak bernyawa dan tulisan  yang tak bermakna.

'Sesungguhnya Al Qur'an ini memberikan petunjuk kepada [jalan] yang lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal sholeh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.' [QS 17:9]
http://ccc.1asphost.com/assalamtafsir/Alquran_Tafsir.asp?SuratKe=17&No=9#9

Dua hal yang hendaknya diperhatikan saat bermu'amalah dengan Al Qur'an : :koran:

1. Membaca Al Qur'an sambil memahami dan mentadabburi maknanya.

    Ali bin Abi Thalib berkata : 'Tidaklah baik, ibadah yang tidak dilandasi dengan fiqih dan  qiroah yang tidak diiringi dengan tadabbur.'

   Allah pun mempertanyakan orang yang membaca Al Qur'an tanpa tadabbur
dengan firmannya :
'Maka apakah mereka tidak mentadabburi Al Qur'an ataukah hati  mereka terkunci?' [QS 47:24]
http://ccc.1asphost.com/assalamtafsir/Alquran_Tafsir.asp?SuratKe=47&No=24#24

2. Mengamalkan akhlaq al Qur'an. Diantara akhlaq al Qur'an adalah :

   a. al 'afw [pemaaf]

   b. al Karom [dermawan]

   c. at Tawadhu [tahu diri atau rendah hati]

   d. al I'tibar [mengambil 'ibroh atau pelajaran]

   e. ash shabr [sabar]

Al Qur'an adalah sumber kedamaian dan kebahagiaan. Rasulullah saw, sahabat  beliau serta generasi setelah mereka telah menemukan dan membuktikannya.

Al Qur'an yang kita pegang sama dengan Al Qur'an yang mereka baca dan amalkan. Yang berbeda adalah antara kita dengan mereka.

Namun jika kita ingin mengulang kisah sukses mereka, itu terserah kepada kita. Bukankah sarana yang mereka miliki juga ada pada kita ?
Semoga Allah membuka hati kita dalam rangka membaca, memahami, mentadabburi, dan mengamalkan kitab-Nya. Amiin.
(Taken from Bulletin Jumat IMSA.  ARTIKEL - Ahad, 4 Mei 2003)

sumber:
http://labbaik.multiply.com/journal/item/95
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline Alya_165

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2007
  • Tulisan: 2.738
  • Lokasi: MEDAN
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #23 pada: 22 Maret 2008, 11:13:59 »

Offline syifa^_^

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2008
  • Tulisan: 2.087
    • Lihat Profil
« Jawab #24 pada: 24 Februari 2009, 23:07:29 »
TS, makasi atas tulisan/renungannya ya....

insya Allah sangat bermanfaat :)
ingin menurunkan kolesterol? mengobati kanker? membuang racun tubuh? atau melancarkan pencernaan....??

Offline nizaram

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2009
  • Tulisan: 40
    • Lihat Profil
« Jawab #25 pada: 25 Februari 2009, 06:45:29 »
Allah mengatakan bahwa Al-Quran itu sebagai petunjuk bagi manusia, bukan sebagai sahabat.