Penulis Topik: SMS-SMS 'salafy teroris' itu............  (Dibaca 1759 kali)


Offline irzan

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2007
  • Tulisan: 1.348
  • Lokasi: jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • apakah engkau tidak punya rasa malu ?
    • Lihat Profil
« Jawab #30 pada: 31 Maret 2008, 16:59:13 »
setau saya ngga ada pelarangan untuk ikut kajian di ustadz manapun Pak, sehingga kata-kata 'diperbolehkan' itu kurang tepat rasanya.
apakah ada kajian salaf yang melakukan filter siapa-siapa saja yg boleh ikut kajian? misal: sebelum masuk ke tempat kajian diinvestigasi dulu, "antum biasanya ngaji di ustadz siapa?"
hmm,... sampai detik ini saya belum mengetahui ada kajian salaf model begini.
jangankan mereka, intel aja kalau mau denger kajian boleh kok. kan gak ada rahasia seperti bai'at rahasia di tempat lain.
aku keluar

Offline tjahndeso

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 153
    • Lihat Profil
« Jawab #31 pada: 31 Maret 2008, 17:37:56 »
kalau anda analisa kalimat ini ada dua hal yang bisa anda dapatkan.
1. anak salafy tidak kenal apa itu salafy yamani atau salafy apapun, salafy hanya ada satu. coba tunjukan dimana ada satu anak saja yang mengaku "saya anak salafy yamani"
2. kalimat pertama, menunjukan orang itu pada mulanya membanggapakan sang ustad karena menurutnya bisa mencounter apa yang dia sebut salafy yamani (nama yang diberikan orang yang berniat buruk, agar seolah-olah salafy itu ada banyak, padahal hanya satu). tapi lau berubah haluan,d an menjadi membenci ustad abduh.

silahkan TS bantah tulisan saya ini, kalau tidak bisa maka anda harus ganti judul thread enjadi "SMS-SMS teror mantan pendukung ustad abduh"


1. seingat ana memang ana belum pernah mendengar seperti yang akh irzan katakan yang ana dengar adalah = ada fulan mengatakan pada sebagian kelompok yang ta'lim pada ustadz B bahwa mereka itu bukanlah salafi melainkan sururi, walaupun ana lihat bahwa dalam ta'limat/ pengumuman tertulis kajian salaf atau salafi (ana lupa persisnya antara salaf dengan salafi),  dan tentunya kelompok inipun berusaha membela, dengan buletin-lah atau ucapan lah yang mengindikasikan kuat menyindir atau mengkritik kelompok fulan A, dan tentunya tidak hanya itu toh,.. saling buat artikel dsb.
2. kalo yang kedua jika kita lihat kalimatnya ana sepakat dengan akh irzan, tetapi wajar jika ada orang akan bertanya , apakah benar demikian adanya orang tersebut atau ...... Wallahu A'lam.

jadi perlukah mengganti judul hanya karena seorang dengan identitas yang belum jelas dan belum tentu juga apakah benar demikian adanya, padahal sms-sms tersebut tidak hanya orang tersebut saja, jadi perlukah mengganti judul akh ??,..

Offline irzan

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2007
  • Tulisan: 1.348
  • Lokasi: jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • apakah engkau tidak punya rasa malu ?
    • Lihat Profil
« Jawab #32 pada: 31 Maret 2008, 18:21:25 »
sepertinya ktia setuju dalam satu hal , kita tidak bisa begitu saja mempercayai pengirim SMs, karena bisa siapa saja (yang jelas sih bukan monyet) malah bisa jadi orang kafir, namun yang jelas orangnya majhul/tidak dikenal, lalu bagaimana kita bisa menuduh orang lain karena SMS dari orang yang majhul ??
aku keluar

Offline tjahndeso

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 153
    • Lihat Profil
« Jawab #33 pada: 31 Maret 2008, 19:06:43 »
sepertinya ktia setuju dalam satu hal , kita tidak bisa begitu saja mempercayai pengirim SMs, karena bisa siapa saja (yang jelas sih bukan monyet) malah bisa jadi orang kafir, namun yang jelas orangnya majhul/tidak dikenal, lalu bagaimana kita bisa menuduh orang lain karena SMS dari orang yang majhul ??
menuduh yang bagaimana yang akh irzan maksudkan? ana memang belum membaca buku BAUS tersebut, tapi paling tidak akh irzan bisa menjelaskan lebih detail tentang kata-kata menuduh orang lain tersebut, kemudian bagaimana jika kita yang mendapat teror tersebut,..

bukankah ditulis "sebagian dari mereka", dan bagaimana jika akh irzan yang berada di posisi tersebut??
bukankah sudah ditawarkan kepada pengirim sms tersebut untuk bisa bertemu tetapi apa yang mereka lakukan,..??

Namun, sungguh aneh dan mengherankan, justru kami yang mengajak secara baik-baik pihak Al Ustadz Abu Abdillah Luqman bin Muhammad Ba’abduh hafizhahullah untuk melakukan dialog secara terbuka di hadapan umat Islam dari berbagai kalangan dikatakan sombong oleh sebagian dari mereka. Terlalu sering kami mendapatkan SMS (dan email) yang isinya memojokkan dan meneror kami.  Tetapi setiap kali kami jawab bahwa kami sanggup mempertangjawabkan apa yang kami tulis dalam “Siapa Teroris? Siapa Khawarij?” langsung di hadapan umat secara terbuka, mereka malah mengatakan kami sombong. Para pendukung berat dan pentaqlid buta Al Ustadz Luqman ini lebih marah lagi dan mengatakan kami sombong seraya menyuruh    kami bertaubat, ketika kami katakan kepada mereka bahwa kami siap berdialog langsung bersama Al Ustadz Luqman di forum terbuka kapan pun dan di mana pun.


Terakhir dia miscall tanggal tanggal 29 Januari 2008, jam 13:45. Kali ini saya kirim SMS kepadanya, “Anda ini maunya apa?miskol terus!kalo anda punya nyali dtng aja ke alkautsar.saya yakin anda kenal saya & pak *****.buruk sekali akhlaq salafi palsu.” Tertanggal 29-01-08, jam 13:50.

Dia membalas, “Akhlakmu lbh buruk lagi! kamu tau itu bukumu STSK pnuh dg kdustaan,mngelabui,mn bodohi pnbaca! Buruk sekali akhlak hizby berbaju ahli sunnah.” Tertanggal 29-01-08, jam 14:04.

Kami jawab SMSnya, “Saya mengajak luqman ba’abduh,anda n siapa pun utk membuktikan scara terbuka lngsng brhadapan.jika tdk berani,brarti anda mmg bnr2 salah n salafi palsu.” Tertanggal 29-01-08, jam 14:09. Sampai saat kami menulis ini, belum ada lagi jawaban darinya.


Offline kipli

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 322
    • Lihat Profil
« Jawab #34 pada: 01 April 2008, 07:17:56 »
1. seingat ana memang ana belum pernah mendengar seperti yang akh irzan katakan yang ana dengar adalah = ada fulan mengatakan pada sebagian kelompok yang ta'lim pada ustadz B bahwa mereka itu bukanlah salafi melainkan sururi, walaupun ana lihat bahwa dalam ta'limat/ pengumuman tertulis kajian salaf atau salafi (ana lupa persisnya antara salaf dengan salafi),  dan tentunya kelompok inipun berusaha membela, dengan buletin-lah atau ucapan lah yang mengindikasikan kuat menyindir atau mengkritik kelompok fulan A, dan tentunya tidak hanya itu toh,.. saling buat artikel dsb.
2. kalo yang kedua jika kita lihat kalimatnya ana sepakat dengan akh irzan, tetapi wajar jika ada orang akan bertanya , apakah benar demikian adanya orang tersebut atau ...... Wallahu A'lam.

jadi perlukah mengganti judul hanya karena seorang dengan identitas yang belum jelas dan belum tentu juga apakah benar demikian adanya, padahal sms-sms tersebut tidak hanya orang tersebut saja, jadi perlukah mengganti judul akh ??,..


yg di bold itu kejadiannya di jogja ya akh?
kalo itu mah sudah umum sekali.
wong satu kampung aja bisa sehari 2 kali kajian di masjid cuma buat ngomongin tetangganya yg katanya surury.
malah yg di katain surury besoknya bikin kajian bantahan, dan nuding balik.
mungkin memang bukan beda pendapat, tapi beda pendapatan, jadinya kayak gitu.
(kan yg menuduh org lain sururi karena dia gak dapet jatah dana dari pendonor rivalnya...)

Offline abu_tahara

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.707
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #35 pada: 01 April 2008, 08:52:57 »
yup, emang ga ditanyain, cuman diliatin doang %peace%
diliatin kenapa? apa anti pernah ngalami sendiri?

Offline abu_tahara

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.707
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #36 pada: 01 April 2008, 09:02:43 »
mungkin memang bukan beda pendapat, tapi beda pendapatan, jadinya kayak gitu.
(kan yg menuduh org lain sururi karena dia gak dapet jatah dana dari pendonor rivalnya...)

mbok ya dipikir-pikir dulu tho Akh sebelum tanganmu menyentuh keyboard komputer  :(

Offline bakekok

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 1.554
  • TONG NUNGGUAN "UCING ENDOGAN, HAYAM ANAKAN"
    • Lihat Profil
« Jawab #37 pada: 01 April 2008, 09:08:45 »
Thread yang sangat seru,                :topOK:
THREAD JERUK MAKAN JERUK..         :D

Offline Avatar Aang

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 240
    • Lihat Profil
« Jawab #38 pada: 01 April 2008, 09:22:35 »
Pihak penerbit tersebut bisa dituntut oleh orang yang mempunyai nomor hp tersebut jika si si penerbit tidak bisa membuktikan bahwa sipemilik nomor tersebut memang bersalah.

kalo merasa tidak bersalah, mestinya di pengirim sms berani menampakkan diri. tapi ini kan dia jelas2 pengecut, penakut, dan bisanya cuma meneror doang. kalo dia mau lapor ke polisi, wah itu hebat sekali! tapi kayaknya orang pengecut kayak dia gak bakalan berani. en itu nomor kan bisa dihubungi, coba aja konfirmasi ke dia...

Offline chair

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 4.616
  • Jenis kelamin: Wanita
  • tetep smangad!
    • Lihat Profil
    • chair
« Jawab #39 pada: 01 April 2008, 10:31:46 »
diliatin kenapa?
meneketehe kenapa diliatin...
*aneh kali saya ga pake cadar, ga pake pakaian hitam2/gelap, ikut pengajian salafi ... *
apa anti pernah ngalami sendiri?
pernah... trus?
 ::)

Offline abu_tahara

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.707
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #40 pada: 01 April 2008, 10:41:01 »
*aneh kali saya ga pake cadar, ga pake pakaian hitam2/gelap, ikut pengajian salafi ... *pernah... trus?
 ::)

tapi selanjutnya teteup ikut pengajiannya khan?
btw boleh tau dimana anti ngajinya?

Offline ALQASAAM

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 1.815
  • Lokasi: disini kan!!
  • Jenis kelamin: Pria
  • Sombong Tanda Tidak Berisi Rendah Diri Membunuh Po
    • Lihat Profil
« Jawab #41 pada: 01 April 2008, 10:58:35 »
@akh abu tahara :)
Kutip
setau saya ngga ada pelarangan untuk ikut kajian di ustadz manapun Pak, sehingga kata-kata 'diperbolehkan' itu kurang tepat rasanya.
apakah ada kajian salaf yang melakukan filter siapa-siapa saja yg boleh ikut kajian? misal: sebelum masuk ke tempat kajian diinvestigasi dulu, "antum biasanya ngaji di ustadz siapa?"
hmm,... sampai detik ini saya belum mengetahui ada kajian salaf model begini.
maksud saya begini, kalo tidak salah dulu (mudahan sekarang udah tidak ada lagi) kelompok "salafy" tertentu hanya memberikan rekomendasi kajian kepada ustad-ustad tertentu kepada para muridnya. selain yang direkomendasikan oleh ustad agar jangan di hadiri...
apakah masih seperti itu sekarang? ato ustadz dari kelompok "salafy" A sudah memberikan kebebasan kepada muridnya untuk mengikuti kajian di kelompok "salafy" B dan seterusnya. :)


"Neraka berkata: Aku diistimewakan karena berpenghuni orang-orang sombong" (HR.Bukhari n Muslim)

Offline chair

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 4.616
  • Jenis kelamin: Wanita
  • tetep smangad!
    • Lihat Profil
    • chair
« Jawab #42 pada: 01 April 2008, 11:00:05 »
tapi selanjutnya teteup ikut pengajiannya khan?
btw boleh tau dimana anti ngajinya?
bogor

Offline sifatmu.salah

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2008
  • Tulisan: 60
  • Lokasi: JABOTABEK
  • Jenis kelamin: Pria
  • "karena Ahlusunnah bukan hanya kelompokmu aza bro"
    • Lihat Profil
    • jikaandaingin yang aseli
« Jawab #43 pada: 01 April 2008, 11:26:16 »
@Kipli, di jogya ndak semua gitu kok,  emang cukup majemuk sekali kalo di jogja, jadi banyak ragam en fitur dan varisai , btw dimana tuh kalo sampeyan jogya ya ?

SITUS-SITUS PENUH USWAH, TELADAN, AKHLAK KARIMAH,MARI REGUK KESEGARANNYA.....
fakta.blogsome.com
turotsi.wordpress.com
http://abdurrahman.wordpress.com/
tukpencarialhaq.wordpress.com
antosalafy.wordpress.com (sudah Gulung tikar ?)

Offline SEGER

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 74
  • Fights & Character
    • Lihat Profil
« Jawab #44 pada: 01 April 2008, 12:43:13 »
Apa manfaatnya diumbar di forum umum spt ini? Ingin mnunjukkn siapa yg slh, siapa yg bnr? Siapa pnjahat, siapa korban?

Slhkn selesaikan masalah ini dg anda berdua saja,tanpa perlu melibatkan orang lain yg tak tahu apa2.

Ya..itu kalau anda benar2 lelaki.


Maap, Pak @ ARS.

Antum jangan menghakimi gitu dong...
Kan boleh aja orang posting, asal sumbernya ada, dan untuk maksud ngasih tahu.
Ya kalau ada yang jelek2, boleh dong dikasih tahukan, biar umat belajar.

Jangan main potong gitu aja dong...
Itu hak setiap members diskusi MyQ. Toh, disitu ada sumbernya.
Iya gak Kang @ ARS ?
Sing penting seger waras, sehat lahir batin, selamet dunyo akhirat.