Mubaligh Halawi Makmun Salah Paham
Ketidakpahaman tentang perbedaan antara takfir mutlak dan takfir mu'ayyan inilah yang menyebabkan Mubaligh Halawi Makmun mengucapkan perkataan-perkataan berikut, "Ana tanya, jadi Imam Ahmad bin Hambal adalah salafus sholeh iya kan?, kenapa dia tidak menentang masyarakat pada waktu itu? Ana bilang masyarakat pada waktu itu atau pada
periode Rasulullah sampai Turki Utsmaniah itu yang jalan syari'at Islam. Sehingga kita tidak perlu memberontak. Buat apa?, syari'at Islam sudah jalan. Kalaupun ada pertikaian itu pertikaian pribadi antara seorang mubalig dengan imamnya(*) Yang dzolim imamnya, bukan hukumnya. Termasuk yang dilakukan Imam Ahmad dengan Makmun. Iya kan begitu kan. Kata Imam Ahmad, 'Barangsiapa yang mengatakan Al-Qur'an mahluk maka dia kafir.' Makmun mengatakan (Al-Qur'an mahluk). Walaupun Imam Ahmad tidak menerangkan Makmun kafir tetapi mengatakan 'Barang siapa...' Dan Makmun termasuk yang mengatakan bahwa Qur'an itu adalah mahluk. Maka sesungguhnya (Makmun) kafir menurut Imam Ahmad. Iya kan? (**) Lalu ditangkap Imam Ahmad ini dijebloskan dalam penjara. Dijadikan argumentasi oleh
orang-orang ini, 'Tuh kan lihat Imam Ahmad sabar dipenjara.' Yaa orang dipenjara bagaimana bergerak?? Orang Sadam Husain yang tukang nembak pake rudal aja dipenjara juga anteng. Iya kan pak? Tetapi justru kata ana, masuknya Imam Ahmad dalam penjara kan sebuah perlawanan? Iya kan? (***), kalau tidak melawan kaya kalian, dikasih radio oke, dikasih tivi oke Sekarang mereka dikasih alat-alat komunikasi pak. Karena cukup efektif bagi thogut(****) untuk menyampaikan maksud- maksud supaya mujahid-mujahid melempem dengan media itu maka mereka dikasih radio dikasih televisi..." (*****) [Dari ceramah bedah buku "Siapa Teroris? Siapa Khawarij?, dengan tiga penceramah (1) Al-Akh Abdul Zulfidar Akaha, Lc. (2) Drs. Fauzan Al-Anshari, M.M., dan (3) Halawi Makmun, Lc, M.A.]
(*) Bagaimana perjuangan Imam Ahmad untuk membela aqidah Ahlus Sunnah dan tidak mau mengucapkan kalimat kekafiran dikatakan sebagai pertikaian pribadi?! Bila demikian ini pemahaman saudara Halawi, maka tidak heran bila pembedaan antara dua metode vonis di atas tidak ia pahami dengan baik.
(**) Kesimpulan saudara Halawi ini benar-benar palsu dan ngawur, tidak satu orang pun dari ulama' yang menyatakan bahwa imam Ahmad telah mengkafirkan Al Makmun. Penyebab saudara Halawi berkesimpulan semacam ini adalah karena beliau tidak memahami perbedaan antara dua jenis vonis sebagaimana yang dijelaskan di atas.
Muslim.or.id: Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah
http://muslim.or.id Menggunakan Joomla! Generated: 8 April, 2008, 17:16
(***) Ini jelas merupakan kedustaan, apakah Imam Ahmad dipenjara karena beliau mengadakan perlawanan (pemberontakan)? Ataukah karena beliau tidak mau mengucapkan kalimat kekafiran bahwasanya Al-Qur'an mahluk...!!!
Ini membuktikan saudara Halawi tidak pernah membaca biografi Imam Ahmad bin Hambal. Seandainya pernah membaca, maka tidak mungkin akan berkesimpulan demikian nyleneh ini. Maka saya katakan: Hendaknya saudara Halawi sudi kiranya membaca dan mencari pelajaran dan ilmu dengan membaca biografi Imam Ahmad.
(****) Siapakah saudara maksudkan dengan thogut di sini?? Apakah yang saudara maksudkan adalah pemerintah Indonesia...

Mungkinkah Saudara Halawi menganggap bahwa pemerintah RI adalah thogut? silahkan para pembaca mendengar ceramahnya dengan lengkap maka para pembaca akan tahu dan yakin bahwa saudara Halawi telah banyak
mengucapkan kata-kata yang menyelisihi prinsip ahlus sunnah dan selaras dengan ideologi berbagai sekte sesat.
Bila saudara Halawi yang duduk satu majlis dengan saudara Abduh berkata-kata demikian, kenapa kok saudara Abduh merasa kebakaran kumis ketika kelompoknya dituding sebagai pengikut paham khawarij oleh saudara Luqman Ba'abduh?! Akan tetapi tidak kebakaran jenggot dengan ucapan saudara Halawi yang nyata-nyata beraroma takfiri?!
(*****) Saudara Halawi, ini indikasi kesekian bahwa saudara tidak pernah membaca biografi Imam Ahmad secara khusus dan tarikh Islam secara umum, karena bila saudara pernah membaca, maka saudara pasti tahu bahwa Al Makmun, Al Mu'tasim dan Al Watsiq telah melakukan berbagai cara; dengan kekerasan, bujukan uang dll untuk menjajakan paham
Jahmiyyah yang mendoktrinkan "Al Qur'an adalah Mahluk", diantaranya melalui mimbar masjid-masjid, penyiksaan, pemenjaraan, penangkapan, intimidasi, dll.
Tanggapan terhadap ceramah Mubaligh Halawi Makmun ini butuh tulisan tersendiri, maka tidak tepat bila disampaikan di
sini. Semoga ada dari saudara kita yang sudi dan melapangkan sedikit waktunya untuk mengoreksi paparannya.
Kenapa Saudara Abduh Diam Saja?
Perkataan Halawi Makmun yang digaris bawahi di atas menunjukan bahwa ia memahami bahwa Imam Ahmad mengkafirkan Al-Makmun!!???
Bukankah ini bertentangan dengan pernyataan Saudara Abduh Akaha, "Padahal, tidak ada satu ulama pun yang mengkafirkan Khalifah Al-Makmun. Tidak ulama yang semasa dengannya, dan tidak pula ulama yang sesudahnya. Ya, sepertinya baru Al-Ustadz Luqman-lah yang mengkafirkan Khalifah Al-Makmun dengan perkataannya bahwa aqidah Al-Makmun adalah aqidah kekufuran."
Kenapa saudara Abduh tidak meluruskan perkataan Halawi Makmun?? Padahal antum dalam satu majelis dengannya??Ataukah karena sesuatu hal...?!
Kenapa saudara Abduh tidak merasa kebakaran kumis dengan sikap saudara Halawi yang mengobarkan ideologi takfir, padahal antum duduk dalam satu majlis dengannya?!
Berbagai pertanyaan ini membuktikan bahwa saudara Abduh dan yang hadir di majlis tersebut kurang memahami prinsip Ahlus sunnah wal jama'ah dalam memvonis perbuatan dan pelakunya? Inilah muara awal terjatuhnya saudara Abduh dalam berbagai kerancuan dan kesalah pahaman tentang berbagai masalah agama.
-bersambung Insya Allah-
***
Tingkat pembahasan: Lanjutan
Muslim.or.id: Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah
http://muslim.or.id Menggunakan Joomla! Generated: 8 April, 2008, 17:16
(Koreksi singkat terhadap dua Buku: Siapa Teroris? Siapa Khawarij? & Mereka Adalah Teroris!)
Disusun oleh: Ustadz Muhammad Arifin Badri & Ustadz Firanda Andirja
Muslim.or.id: Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah
http://muslim.or.id Menggunakan Joomla! Generated: 8