Penulis Topik: [Ask] Info isi Tabligh Akbar Membongkar kekeliruan n Kebohongan Dakwah Salafy  (Dibaca 1280 kali)


Offline refleksi

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 1.523
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #45 pada: 08 April 2008, 15:50:07 »
Silahkan Antum Semua   Dengarkan...di:

http://www.fileflyer.com/view/pYA4kAx

http://www.fileflyer.com/view/akMGNB3

Sedikit isi Cuplikan dari isi Tabligh

ah kurang banyak kajiaannya.... tolong di posting yang lengkap akh

ana hanya menangkap bahwa dalam rekaman 1
ust. hawali makmun mengatakan bahwa :

1. orang-orang yang di perangi oleh abu bakar RA karena tidak membayar zakat adalah
    murtad. Jadi singkatnya beliau mengkafirkan

2. Ada syirik dalam masalah hukum...ana ga tahu apa yang dimaksud beliau itu tauhid
    hakimiyah




Orang kafir aja Bangga dan PD pake Bikini & Rok Mini
(udah kaya Binatang)....
Masa Muslim malu kalau pake Busana Muslim + Sunnah Jenggot dan Tidak Isbal

Kite Musti Bangga Ama Ciri Khas KITA...dan Ga Niru Ciri Khas ORANG KAFIR

Offline pak_ustadz07

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2007
  • Tulisan: 419
  • Lokasi: bandung
  • Jenis kelamin: Pria
  • generasi Islam
    • Lihat Profil
« Jawab #46 pada: 08 April 2008, 16:10:56 »
OOT:

Kalau di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang "Salafi" yang Mana ya?
Salafi nggak Salafi sampeyan dulurku wong Islam

Tuhane Allah
Nabine Muhammad
Kitabe Al-Qur'an
dulure sing duwe kalimat lailaha illallah muhammadurasulullah
opo hak2e wong islam marang dulure, opo tuding2an sesat, seneng tha dulurmu sesat?

oalah wong islam wong islam nabi Muhammad nangis yen ndelok awakmu podo padudon koyo kaum aus lan khazrat min 'amali syaithon

Kang Peyi  bagaimana antum, memandang Syahadat (kalimat tauhid) tersebut  dalam era kekinian Islam...   fungsi  kalimat tersebut bagi seorang  muslim, maksudnya....?


Offline Pak Imam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 2.005
  • Jenis kelamin: Pria
  • القوات الجوية الملكية السعودية
    • Lihat Profil
« Jawab #47 pada: 08 April 2008, 16:17:12 »
OOT:

Kalau di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang "Salafi" yang Mana ya?
Salafi nggak Salafi sampeyan dulurku wong Islam

Tuhane Allah
Nabine Muhammad
Kitabe Al-Qur'an
dulure sing duwe kalimat lailaha illallah muhammadurasulullah
opo hak2e wong islam marang dulure, opo tuding2an sesat, seneng tha dulurmu sesat?

oalah wong islam wong islam nabi Muhammad nangis yen ndelok awakmu podo padudon koyo kaum aus lan khazrat min 'amali syaithon


oalah kang.. kang..
wong liyo ra oleh padon lha kok sampeyan dewe ngolokno seng padon amali syaithon.... opo sampeyan yo melok padon tho kang?? heh eh ehe he he
Sejarah: Al-Qur'an vs Bible

Sejarah Teks Al-Qur`an Dari Wahyu Sampai Kompilasi, Kajian Perbandingan Dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

Download:
www.pakdenono.com/download/sejarahteksalquran.zip
www.kitaupload.com/download.php?file=188sejarahteksalquran.rar

Offline refleksi

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 1.523
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #48 pada: 08 April 2008, 16:28:59 »
Kalau boleh ana ambil kesimpulan (boleh di koreksi)
kesesatan yang dimaksud oleh pak Hawali makmun tentang salafy
adalah:

         Menganggap Pemerintah (RI khususnya) masih muslim dan tidak murtad

« Edit Terakhir: 08 April 2008, 16:37:07 oleh refleksi »
Orang kafir aja Bangga dan PD pake Bikini & Rok Mini
(udah kaya Binatang)....
Masa Muslim malu kalau pake Busana Muslim + Sunnah Jenggot dan Tidak Isbal

Kite Musti Bangga Ama Ciri Khas KITA...dan Ga Niru Ciri Khas ORANG KAFIR

Offline kuringtea

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 2.834
  • Lokasi: Bandung-bogor-bekasi
  • Jenis kelamin: Pria
  • Inspirasi "mujahid" dilampu motorku
    • Lihat Profil
    • www.perisaidakwah.com
« Jawab #49 pada: 08 April 2008, 16:44:12 »
Ust.halawi kan aktifis MMI,berani,ada bbraga gy bhsa bliau agak kasar,ane pernah ngobrol bdua,syang sikap bliau yg tksan melecehkan syaikh b.baz(terkait fisik).dlm slh satu diskusi.mbuat dlm bbrap sisi.sy tdk sependapat.
Sahabat ‘Umar Ibn al-Khaththab berkata,

“Bukanlah orang yang berakal itu adalah yang dapat mengetahui kebaikan dari keburukan, namun orang yang berakal adalah yang mampu mengetahui yang terbaik dari dua keburukan.”

[ Raudhatul Muhibbin,hal 8)
Mangga mampir di : makadir.wordpress.com

Offline Pembela Salafy

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2006
  • Tulisan: 84
    • Lihat Profil
« Jawab #50 pada: 08 April 2008, 17:00:09 »
ini pas acara daurah yang mana nih? mohon klarifikasinya!!

Afwan setau ana Ustadz Abdul Hakim termasuk yang tidak terlalu keras...mungkin sama saja pandangan ustad salafy terhadap IM tapi kalo main pukul? ??? apa mungkin?

denger2 masalah ini berkaitan dengan berita dimajalah sabili, bukan tentang IM secara khusus. waktu itu ada yg bertanya kpada ustad abdul hakim ttg hukum membaca majalah sabili, yg beliau jawab: haram. trus ada yg nanya kenapa haram, apa dasarnya? nah, kena 'tonjok'lah simurid ini. wallahu a'lam. jangan dibesar2kanlah... namanya juga manusia, bisa khilaf. ahsan tanya langsung aja kpada beliau.

Offline dinda_zahro

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2007
  • Tulisan: 736
  • s'lalu ingin mendekati ridho-Mu
    • Lihat Profil
« Jawab #51 pada: 08 April 2008, 17:10:42 »
@all

bukan Ust. Hawali tapi Ust. Halawi

kedudukan kediamannya persis di samping rumah ana. terlihat sekali perjuangannya.

Untuk yg laen... afwan jangan ghibah... tread ini bukan untuk saling menghujat bukan ????

Intinya, bukankah ada yang bertanya, Info apa tentang kajian hari Ahad kemarin..!!

abu Hafidz sudah menjelaskan...

sukron.
subhanalloh....

Ana akan menjadi seorang ibuu.....
ku tunggu hadirmu nak.... :D




Offline kuringtea

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 2.834
  • Lokasi: Bandung-bogor-bekasi
  • Jenis kelamin: Pria
  • Inspirasi "mujahid" dilampu motorku
    • Lihat Profil
    • www.perisaidakwah.com
« Jawab #52 pada: 08 April 2008, 17:14:46 »
Atas, maaf.karena pelecehan beliau thadap syaikh bin baz,diperdngarkan diumum,dan direkam, sisi yg lain.beliau tegas+berani thdp kmaksiatan,dan kagak peduli ama yg suka,mencela.gitu aza.afwan oot.kekaguman kita pd seseorang,hdaklah proporsional+
Objektif
Sahabat ‘Umar Ibn al-Khaththab berkata,

“Bukanlah orang yang berakal itu adalah yang dapat mengetahui kebaikan dari keburukan, namun orang yang berakal adalah yang mampu mengetahui yang terbaik dari dua keburukan.”

[ Raudhatul Muhibbin,hal 8)
Mangga mampir di : makadir.wordpress.com

Offline PK

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2007
  • Tulisan: 144
    • Lihat Profil
« Jawab #53 pada: 08 April 2008, 17:32:20 »
Mubaligh Halawi Makmun Salah Paham

Ketidakpahaman tentang perbedaan antara takfir mutlak dan takfir mu'ayyan inilah yang menyebabkan Mubaligh Halawi Makmun mengucapkan perkataan-perkataan berikut, "Ana tanya, jadi Imam Ahmad bin Hambal adalah salafus sholeh iya kan?, kenapa dia tidak menentang masyarakat pada waktu itu? Ana bilang masyarakat pada waktu itu atau pada
periode Rasulullah sampai Turki Utsmaniah itu yang jalan syari'at Islam. Sehingga kita tidak perlu memberontak. Buat apa?, syari'at Islam sudah jalan. Kalaupun ada pertikaian itu pertikaian pribadi antara seorang mubalig dengan imamnya(*) Yang dzolim imamnya, bukan hukumnya. Termasuk yang dilakukan Imam Ahmad dengan Makmun. Iya kan begitu kan. Kata Imam Ahmad, 'Barangsiapa yang mengatakan Al-Qur'an mahluk maka dia kafir.' Makmun mengatakan (Al-Qur'an mahluk). Walaupun Imam Ahmad tidak menerangkan Makmun kafir tetapi mengatakan 'Barang siapa...' Dan Makmun termasuk yang mengatakan bahwa Qur'an itu adalah mahluk. Maka sesungguhnya (Makmun) kafir menurut Imam Ahmad. Iya kan? (**) Lalu ditangkap Imam Ahmad ini dijebloskan dalam penjara. Dijadikan argumentasi oleh
orang-orang ini, 'Tuh kan lihat Imam Ahmad sabar dipenjara.' Yaa orang dipenjara bagaimana bergerak?? Orang Sadam Husain yang tukang nembak pake rudal aja dipenjara juga anteng. Iya kan pak? Tetapi justru kata ana, masuknya Imam Ahmad dalam penjara kan sebuah perlawanan? Iya kan? (***), kalau tidak melawan kaya kalian, dikasih radio oke, dikasih tivi oke Sekarang mereka dikasih alat-alat komunikasi pak. Karena cukup efektif bagi thogut(****) untuk menyampaikan maksud- maksud supaya mujahid-mujahid melempem dengan media itu maka mereka dikasih radio dikasih televisi..." (*****) [Dari ceramah bedah buku "Siapa Teroris? Siapa Khawarij?, dengan tiga penceramah (1) Al-Akh Abdul Zulfidar Akaha, Lc. (2) Drs. Fauzan Al-Anshari, M.M., dan (3) Halawi Makmun, Lc, M.A.]



(*) Bagaimana perjuangan Imam Ahmad untuk membela aqidah Ahlus Sunnah dan tidak mau mengucapkan kalimat kekafiran dikatakan sebagai pertikaian pribadi?! Bila demikian ini pemahaman saudara Halawi, maka tidak heran bila pembedaan antara dua metode vonis di atas tidak ia pahami dengan baik.

(**) Kesimpulan saudara Halawi ini benar-benar palsu dan ngawur, tidak satu orang pun dari ulama' yang menyatakan bahwa imam Ahmad telah mengkafirkan Al Makmun. Penyebab saudara Halawi berkesimpulan semacam ini adalah karena beliau tidak memahami perbedaan antara dua jenis vonis sebagaimana yang dijelaskan di atas.

Muslim.or.id: Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah
http://muslim.or.id Menggunakan Joomla! Generated: 8 April, 2008, 17:16
(***) Ini jelas merupakan kedustaan, apakah Imam Ahmad dipenjara karena beliau mengadakan perlawanan (pemberontakan)? Ataukah karena beliau tidak mau mengucapkan kalimat kekafiran bahwasanya Al-Qur'an mahluk...!!!
Ini membuktikan saudara Halawi tidak pernah membaca biografi Imam Ahmad bin Hambal. Seandainya pernah membaca, maka tidak mungkin akan berkesimpulan demikian nyleneh ini. Maka saya katakan: Hendaknya saudara Halawi sudi kiranya membaca dan mencari pelajaran dan ilmu dengan membaca biografi Imam Ahmad.

(****) Siapakah saudara maksudkan dengan thogut di sini?? Apakah yang saudara maksudkan adalah pemerintah Indonesia...??? Mungkinkah Saudara Halawi menganggap bahwa pemerintah RI adalah thogut? silahkan para pembaca mendengar ceramahnya dengan lengkap maka para pembaca akan tahu dan yakin bahwa saudara Halawi telah banyak
mengucapkan kata-kata yang menyelisihi prinsip ahlus sunnah dan selaras dengan ideologi berbagai sekte sesat.



Bila saudara Halawi yang duduk satu majlis dengan saudara Abduh berkata-kata demikian, kenapa kok saudara Abduh merasa kebakaran kumis ketika kelompoknya dituding sebagai pengikut paham khawarij oleh saudara Luqman Ba'abduh?! Akan tetapi tidak kebakaran jenggot dengan ucapan saudara Halawi yang nyata-nyata beraroma takfiri?!

(*****) Saudara Halawi, ini indikasi kesekian bahwa saudara tidak pernah membaca biografi Imam Ahmad secara khusus dan tarikh Islam secara umum, karena bila saudara pernah membaca, maka saudara pasti tahu bahwa Al Makmun, Al Mu'tasim dan Al Watsiq telah melakukan berbagai cara; dengan kekerasan, bujukan uang dll untuk menjajakan paham
Jahmiyyah yang mendoktrinkan "Al Qur'an adalah Mahluk", diantaranya melalui mimbar masjid-masjid, penyiksaan, pemenjaraan, penangkapan, intimidasi, dll.

Tanggapan terhadap ceramah Mubaligh Halawi Makmun ini butuh tulisan tersendiri, maka tidak tepat bila disampaikan di
sini. Semoga ada dari saudara kita yang sudi dan melapangkan sedikit waktunya untuk mengoreksi paparannya.

Kenapa Saudara Abduh Diam Saja?

Perkataan Halawi Makmun yang digaris bawahi di atas menunjukan bahwa ia memahami bahwa Imam Ahmad mengkafirkan Al-Makmun!!???



Bukankah ini bertentangan dengan pernyataan Saudara Abduh Akaha, "Padahal, tidak ada satu ulama pun yang mengkafirkan Khalifah Al-Makmun. Tidak ulama yang semasa dengannya, dan tidak pula ulama yang sesudahnya. Ya, sepertinya baru Al-Ustadz Luqman-lah yang mengkafirkan Khalifah Al-Makmun dengan perkataannya bahwa aqidah Al-Makmun adalah aqidah kekufuran."

Kenapa saudara Abduh tidak meluruskan perkataan Halawi Makmun?? Padahal antum dalam satu majelis dengannya??Ataukah karena sesuatu hal...?!

Kenapa saudara Abduh tidak merasa kebakaran kumis dengan sikap saudara Halawi yang mengobarkan ideologi takfir, padahal antum duduk dalam satu majlis dengannya?!

Berbagai pertanyaan ini membuktikan bahwa saudara Abduh dan yang hadir di majlis tersebut kurang memahami prinsip Ahlus sunnah wal jama'ah dalam memvonis perbuatan dan pelakunya? Inilah muara awal terjatuhnya saudara Abduh dalam berbagai kerancuan dan kesalah pahaman tentang berbagai masalah agama.

-bersambung Insya Allah-

***

Tingkat pembahasan: Lanjutan
Muslim.or.id: Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah
http://muslim.or.id Menggunakan Joomla! Generated: 8 April, 2008, 17:16


(Koreksi singkat terhadap dua Buku: Siapa Teroris? Siapa Khawarij? & Mereka Adalah Teroris!)


Disusun oleh: Ustadz Muhammad Arifin Badri & Ustadz Firanda Andirja

Muslim.or.id: Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah
http://muslim.or.id Menggunakan Joomla! Generated: 8
« Edit Terakhir: 08 April 2008, 18:05:14 oleh PK »

Offline abie1102

  • Moderator
  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 8.230
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #54 pada: 09 April 2008, 09:33:10 »
Saya telah mendengarkan dua file audio dan sedikit komentar dari saya ...

ini Sebagian Kecil Kesimpulan Isi Tabligh....

SALAFY MEMBOLEHKAN / HALAL :
1. DEMOKRASI


Sebenarnya bukan membolehkan demokrasi, namun menghalalkan 'produk' demokrasi misalnya produk hukumnya (non syariat). Ustad halawi menjelaskan kesalahan penggunaan qiyas anak (anak zina) dengan hukum. [Qiyas anak zina, zina haram anak zina diterima]. Ustad menjelaskan bahwa perbuatan menerima hukum kafir bukan cuma merupakan kesesatan namun menjurus kepada kekafiran. Qiyas ini qiyas ma'al fariq, bathil.

[Qiyas seperti ini memang pernah dimunculkan oleh ikhwan salafy di myQ]

2. TIDAK MENENTANG PEMERINTAH YG MENJALANKAN HUKUM KAFIR

Ustad menyatakan bahwa 'salafy' tidak mengingkari hukum kafir (produk demokrasi) dan ini mengkhianati salafus shalih.

3. PRESIDEN ITU AMIRUL MUKMININ

Amirul mukminin itu adalah amir dalam suatu wilayah yang bersyariatkan islam.

4. TIDAK MENGKAFIRKAN ORANG ISLAM YG MELANGGAR ASLUL IMAN

Tidak berhukum dengan (atau mengingkari) syariat islam itu kafir, menurut ustad halawi. Ada dosa2 yang tidak menjatuhkan seseorang kedalam kekafiran. Misalnya mabuk. Bila ia mengingkari mabuk itu haram, maka dia kafir. Tapi bila tidak, maka dia hanya melakukan maksiat/dosa dan tidak menjatuhkan pada kekafiran. Maka, bila mengingkari hkum syariat maka dia terjatuh [ada kekafiran.

5. PEMBERONTAK (sebutan bagi yg berjuang menegakan syariat islam) ITU KHAWARIJ (kafir)

Salah satu kitab ustadz salafy tidak mengerti apa itu 'khawarij'. Khawarij itu tidak identik dengan pemberontak. Dalil dalam buku tersebut benar namun pemahamannya tidak benar. Gak cocok antara dalil dan perbuatan penulis kitab tersebut. Bahkan ada ciri2 khawarij dalam perbuatannya.

Ustadz juga mengupas aqidah murjiah dan atsar ibnu abbas 'kufrun duuna kufrin'. Mengingkari syariat (berhukum dengan selain syariatdengan dalil dari Ibnu Abbas itu bagian dari aqidah murjiah.

6. BOM SYAHID = BOM BUNUH DIRI
7. PARA SYUHADA di BUMI JIHAD AFGAN-PAKISTAN-PALESTIN-IRAQ DSB itu Khawarij alias KAFIR

Ustadz mengaku mendapat telepon dari asatidz salafy yang mengatakn padanya bahwa mujahidin di iraq, palestin itu bunuh diri. Ustadz halawi memberikan pembelaan dengan mengutip dari Ibnu Taymiyah dalam majmu' fatawa dan beberapa kisah peperangan Nabi.

[Seperti kita pernah tahu dalam forum myQ memang ada perkataan dari ikhwan salafy bahwa pelaku bom syahid itu mati konyol]

8. MENUDUH DILUAR MEREKA SESAT

Merasa paling benar itu sah sah saja, namun yang bahaya apabila menganggap yang lain itu sesat.

9. SALAFY MEMAKAI BAI'AT

Bai'at disini dalam arti luas. Bukan cuma bai'at amir. Ustadz halawi menyinggung mahad abu qatadah di tasik dan mahad bukhori di purwodadi. Bagi orangtua yang ga punya uang ga bisa menyekolahkan anaknya disana tanpa bai'at pada mahad tersebut. Ustadz sanggup membuktikan hal ini. Ustadz menganggap hal ini duri dalam daging.


Overall, saya rasa ustadz juga tidak menggeneralisasi. Ustadz juga bilang imam mazhab itu salafy yang sejati. Beliau juga bilang tidak semua asatidz salafy seperti itu. Ada yang vulgar, ada yang agak vulgar dsb.

Dalam ceramahnya ustadz pun merinci, kesalahan kesalahan yang beliau nukil dari buku-buku tulisan ustadz salafy. Sayangnya saya tidak tahu itu buku apa yang dimaksud karena file audio ini tidak mulai dari depan namun dari tengah. sehingga saya hanya dengar kata ganti 'buku ini', 'buku itu'.

Ustadz juga sempat menyebut ustadz2 salafy yang dibeberkan kesalahannya (dalam buku-buku yangmereka tulis). Diantaranya ustadz Badrusalam, Ustadz Zainal Abidin, ustadz hakim abdat, dan ustadz yusuf baisya.

Sedikit bingung, bukannya asatidz salafy yang disebut tersebut bukan termasuk salafy yang 'garang' ??



Offline DodyKurniawan 07

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 4.230
  • Lokasi: Magelang City
  • Jenis kelamin: Pria
  • fayaa ilaahiththufbinaa...
    • Lihat Profil
    • IstanaIslamku
« Jawab #55 pada: 09 April 2008, 09:49:02 »
@ PK

terimakasih atas paparannya yg panjang lebar semoga bisa semakin membuka tabir permasalahan ini...

ya memang seperti yang bapak PK sebutkan bhw dalam masalah pengkafiran tidak semudah yang tertulis dalam kitab2....bahasa simpelnya adalah tidak segampang teori dgn praktek/kenyataan..

melihat contoh sejarah Imam Ahmad sebagai pembela sunnah, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa :
1. imam ahmad telah menjelaskan secara keilmuwan, ttg kesesatan aqidah Mu'tazilah yg mengatakan bhw Al Qur'an adalah makhluq yg memang bertentangan dgn aqidah ahlussunah...

disini kita melihat bhw Imam Ahmad telah menjalankan kewajibannya sebagai ulama, di sisi yang lain bhw apa yang dilakukan beliau adalah sbg bentuk 'penentangan' kepada penguasa dzalim walo bukan dgn cara pemberontakan.
dan inilah pemahaman salafi yg selama ini saya kenal.

2. bhw imam ahmad memang tidak mengkafirkan khalifah al makmun, namun beliau memang telah menjelaskan secara keilmuan ttg kesesatan ajaran Mu'tazilah yang dianut al makmun.

disini kita melihat contoh teladan kedalaman ulama besar ahlussunnah dalam menyikapi masalah penguasa dzalim dan berpaham sesat. beliau tidak secara frontal mengatakan bahwa al makmun adalah kafir, namun beliau hanya menjelaskan secara ilmu.
dari hal itu kita bisa melihat bahwa itu adalah petunjuk kepada al makmun agar kembali kepada jalan yang benar, mengenai permasalahan apakah al makmun kafir atau nggak itu adalah urusan Allah, karena dalam masalah pengkafiran secara frontal kpd orang ttt tentunya membutuhkan ketelitian, ilmu kajian yang mendalam, dan hanya para ulama yang berhak dalam masalah tsb..jadi tidak asal hantam aja...

contoh kehati-hatian dalam masalah pengkafiran tsb telah ditunjukkan oleh Imam Ahmad.....

dan hal ini hakekatnya sama dengan pemahaman salafi yang saya ketahui bhw masalah pengkafiran haruslah dengan sangat hati-hati tidak asal hantam aja...
begitu juga kaitannya dgn masalah thoghut, dan pemerintah yang melaksanakan hukum kafir...

tugas para ulama dan kita sebagai umat Islam sebagaimana yang dicontohkan Imam Ahmad adalah menyampaikan ilmu ttg masalah tsb...dan tidak mengatakan secara frontal sebagaimana yang dicontohkan beliau Imam Ahmad, karena masalah ini tidak semudah dan segampang yang kita kira...

dan inilah pemahaman salafi yang saya ketahui, kalau ada yang beranggapan beda...wallahu a'lam.....

dan kalau melihat background beliau ustadz halawi yang MMI wallahu a'lam apakah ada korelasinya dengan pemahaman antara ustadz salafi dan MMI yang secara diametrikal ada yang berseberangan.....

wallahu a'lam...

lanjut.....

Offline cahnayan

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 17
    • Lihat Profil
« Jawab #56 pada: 09 April 2008, 10:00:01 »
Sabar yaa akhi semua....InsyaAllah dalam waktu dekat?Ana lagi edit dulu..biar tidak terlalu vulgar...ntar Ana lagi disalahin...disangka pengadu domba...SABAR Yaaa....
Buat panitia tabligh akbarnya.....tolong diupload rekamannya apa adanya saja....tidak perlu diedit,karena pertimbangan ilmiah.
Apabila karakter bicara pembicara kasar, ana rasa tidak apa-apa...
Dalam hal upload materi ini, antum kalah dari ikhwah salafy (yamani terutama), karena mereka dalam mengupload materi, bener2 blak-blakan.Acara baru selesai, beberapa jam kemudian link downloadnya dah ada....nggak ada edit-editan...
Afwan, bila ada yang tersinggung

Offline Pak Imam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 2.005
  • Jenis kelamin: Pria
  • القوات الجوية الملكية السعودية
    • Lihat Profil
« Jawab #57 pada: 09 April 2008, 10:34:46 »
Saya telah mendengarkan dua file audio dan sedikit komentar dari saya ...

ini Sebagian Kecil Kesimpulan Isi Tabligh....

SALAFY MEMBOLEHKAN / HALAL :
1. DEMOKRASI


Sebenarnya bukan membolehkan demokrasi, namun menghalalkan 'produk' demokrasi misalnya produk hukumnya (non syariat). Ustad halawi menjelaskan kesalahan penggunaan qiyas anak (anak zina) dengan hukum. [Qiyas anak zina, zina haram anak zina diterima]. Ustad menjelaskan bahwa perbuatan menerima hukum kafir bukan cuma merupakan kesesatan namun menjurus kepada kekafiran. Qiyas ini qiyas ma'al fariq, bathil.

[Qiyas seperti ini memang pernah dimunculkan oleh ikhwan salafy di myQ]

2. TIDAK MENENTANG PEMERINTAH YG MENJALANKAN HUKUM KAFIR

Ustad menyatakan bahwa 'salafy' tidak mengingkari hukum kafir (produk demokrasi) dan ini mengkhianati salafus shalih.

3. PRESIDEN ITU AMIRUL MUKMININ

Amirul mukminin itu adalah amir dalam suatu wilayah yang bersyariatkan islam.

4. TIDAK MENGKAFIRKAN ORANG ISLAM YG MELANGGAR ASLUL IMAN

Tidak berhukum dengan (atau mengingkari) syariat islam itu kafir, menurut ustad halawi. Ada dosa2 yang tidak menjatuhkan seseorang kedalam kekafiran. Misalnya mabuk. Bila ia mengingkari mabuk itu haram, maka dia kafir. Tapi bila tidak, maka dia hanya melakukan maksiat/dosa dan tidak menjatuhkan pada kekafiran. Maka, bila mengingkari hkum syariat maka dia terjatuh [ada kekafiran.

5. PEMBERONTAK (sebutan bagi yg berjuang menegakan syariat islam) ITU KHAWARIJ (kafir)

Salah satu kitab ustadz salafy tidak mengerti apa itu 'khawarij'. Khawarij itu tidak identik dengan pemberontak. Dalil dalam buku tersebut benar namun pemahamannya tidak benar. Gak cocok antara dalil dan perbuatan penulis kitab tersebut. Bahkan ada ciri2 khawarij dalam perbuatannya.

Ustadz juga mengupas aqidah murjiah dan atsar ibnu abbas 'kufrun duuna kufrin'. Mengingkari syariat (berhukum dengan selain syariatdengan dalil dari Ibnu Abbas itu bagian dari aqidah murjiah.

6. BOM SYAHID = BOM BUNUH DIRI
7. PARA SYUHADA di BUMI JIHAD AFGAN-PAKISTAN-PALESTIN-IRAQ DSB itu Khawarij alias KAFIR

Ustadz mengaku mendapat telepon dari asatidz salafy yang mengatakn padanya bahwa mujahidin di iraq, palestin itu bunuh diri. Ustadz halawi memberikan pembelaan dengan mengutip dari Ibnu Taymiyah dalam majmu' fatawa dan beberapa kisah peperangan Nabi.

[Seperti kita pernah tahu dalam forum myQ memang ada perkataan dari ikhwan salafy bahwa pelaku bom syahid itu mati konyol]

8. MENUDUH DILUAR MEREKA SESAT

Merasa paling benar itu sah sah saja, namun yang bahaya apabila menganggap yang lain itu sesat.

9. SALAFY MEMAKAI BAI'AT

Bai'at disini dalam arti luas. Bukan cuma bai'at amir. Ustadz halawi menyinggung mahad abu qatadah di tasik dan mahad bukhori di purwodadi. Bagi orangtua yang ga punya uang ga bisa menyekolahkan anaknya disana tanpa bai'at pada mahad tersebut. Ustadz sanggup membuktikan hal ini. Ustadz menganggap hal ini duri dalam daging.


Overall, saya rasa ustadz juga tidak menggeneralisasi. Ustadz juga bilang imam mazhab itu salafy yang sejati. Beliau juga bilang tidak semua asatidz salafy seperti itu. Ada yang vulgar, ada yang agak vulgar dsb.

Dalam ceramahnya ustadz pun merinci, kesalahan kesalahan yang beliau nukil dari buku-buku tulisan ustadz salafy. Sayangnya saya tidak tahu itu buku apa yang dimaksud karena file audio ini tidak mulai dari depan namun dari tengah. sehingga saya hanya dengar kata ganti 'buku ini', 'buku itu'.

Ustadz juga sempat menyebut ustadz2 salafy yang dibeberkan kesalahannya (dalam buku-buku yangmereka tulis). Diantaranya ustadz Badrusalam, Ustadz Zainal Abidin, ustadz hakim abdat, dan ustadz yusuf baisya.

Sedikit bingung, bukannya asatidz salafy yang disebut tersebut bukan termasuk salafy yang 'garang' ??



Makasih pak atas penjabarannya... saya hargai usaha anda  :topOK:
Sejarah: Al-Qur'an vs Bible

Sejarah Teks Al-Qur`an Dari Wahyu Sampai Kompilasi, Kajian Perbandingan Dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

Download:
www.pakdenono.com/download/sejarahteksalquran.zip
www.kitaupload.com/download.php?file=188sejarahteksalquran.rar

Offline ph34r

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 5.211
  • Lokasi: HIT & RUN | HIT & RUN | HIT & RUN
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #58 pada: 09 April 2008, 21:41:22 »
"ini pasti tipuan, tiupan eh tipuan"
quote dari Mr Satan dengan sedikit tambahan :hihi:

percuma mo didengerin kalo cuman potongan, ngabisin bandwih ajah :malu:

Offline tyo21

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2006
  • Tulisan: 220
  • Lokasi: Yogyakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • "Menjadi murid ustadz, bukan menjadi murid kitab"
    • Lihat Profil
« Jawab #59 pada: 09 April 2008, 23:01:56 »
Masih banyak orang awam yg butuh "diceramahi" daripada "ribut" spt ini ...
Apakah kalaupun ada yg menang dalam debat ilmiah menandakan dia yg akan masuk surga ???

Selama masing2 egois dan fanatik thd mazhabnya sendiri dan diperparah dg saling menjelek2kan ...
Umat ini akan terus dalam kondisi sakitnya.
bagiku yang harus dilakukan tinggal FOKUS dan DISIPLIN