Penulis Topik: Siapa yang Menaungi Manhaj 'Killer' ?  (Dibaca 902 kali)


Offline Justice 4 All

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 5.506
    • Lihat Profil
    • My Multiply
« Jawab #15 pada: 29 April 2008, 16:33:28 »

sangat wajar dan sangat bisa dimaklumi jika mereka ini nggak berani berhadapan langsung.


Right, they have no honor.

Kalau orang bule bilangnya: Chicken!
Jawaban atas Syubhat yang Dituduhkan kepada Dakwah Tarbiyah

Updated! Latest article: Fatwa Syaikh Albany dan Syaikh Nashir As-Sa'di tentang Pemboikotan Musuh Islam


Offline kuringtea

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 2.834
  • Lokasi: Bandung-bogor-bekasi
  • Jenis kelamin: Pria
  • Inspirasi "mujahid" dilampu motorku
    • Lihat Profil
    • www.perisaidakwah.com
« Jawab #16 pada: 29 April 2008, 16:38:00 »
Chicken nugget apa crispy pak justice?oot:-).
Kalau dlm kaidah jarh wa ta^dil, diterapkan @fulan, yg berdusta+fitnah-dikategorikan apa ya?
Sahabat ‘Umar Ibn al-Khaththab berkata,

“Bukanlah orang yang berakal itu adalah yang dapat mengetahui kebaikan dari keburukan, namun orang yang berakal adalah yang mampu mengetahui yang terbaik dari dua keburukan.”

[ Raudhatul Muhibbin,hal 8)
Mangga mampir di : makadir.wordpress.com

Offline tuingtuing

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 9.715
  • Grrr... gue jitak!!!!
    • Lihat Profil
« Jawab #17 pada: 29 April 2008, 16:38:31 »
Right, they have no honor.

Kalau orang bule bilangnya: Chicken!


kalo orang jepun, ditambahin .....katsu!!!!
Saya tidak menyembah tuhan yang bisa ketusuk, kelaperan, dan kagak bisa nyuruh pohon berbuah 

Inna-Llaha 'ala kulli syaiin qadiir... :)

Offline tuingtuing

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 9.715
  • Grrr... gue jitak!!!!
    • Lihat Profil
« Jawab #18 pada: 29 April 2008, 16:40:03 »
Chicken nugget apa crispy pak justice?oot:-).
Kalau dlm kaidah jarh wa ta^dil, diterapkan @fulan, yg berdusta+fitnah-dikategorikan apa ya?

wah wah wah, dalam ilmu hadist, ketauan berdusta satu kali, bisa dihukumi hadist matruk tuh pak (so toy mode ON)  :hihi:

wong nipu kucing aja hadistnya bisa turun jadi hasan, apalagi nipu orang.

Jadi mulai sekarang, berita-berita si [fulan], dpr, dan konco-konconya kita anggap dhaif jiddan, bahkan matruk
Saya tidak menyembah tuhan yang bisa ketusuk, kelaperan, dan kagak bisa nyuruh pohon berbuah 

Inna-Llaha 'ala kulli syaiin qadiir... :)

Offline kuringtea

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 2.834
  • Lokasi: Bandung-bogor-bekasi
  • Jenis kelamin: Pria
  • Inspirasi "mujahid" dilampu motorku
    • Lihat Profil
    • www.perisaidakwah.com
« Jawab #19 pada: 29 April 2008, 16:44:15 »
Oh.gitu ya pak tuing? Ya udah deh kita matrukin aza:-), perlu di boikot ngak (hajr)?
Sahabat ‘Umar Ibn al-Khaththab berkata,

“Bukanlah orang yang berakal itu adalah yang dapat mengetahui kebaikan dari keburukan, namun orang yang berakal adalah yang mampu mengetahui yang terbaik dari dua keburukan.”

[ Raudhatul Muhibbin,hal 8)
Mangga mampir di : makadir.wordpress.com

Offline tuingtuing

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 9.715
  • Grrr... gue jitak!!!!
    • Lihat Profil
« Jawab #20 pada: 29 April 2008, 16:51:12 »
Oh.gitu ya pak tuing? Ya udah deh kita matrukin aza:-), perlu di boikot ngak (hajr)?

wah, di-hajr masih mending pak. DI HAJAR AJA SEKALIAN!!!

yang namanya penipu khan bisa dimasukin delik PIDANA tuh. Kita bawa aja tulisan-tulisan Yamani ini, kemudian kita ajukan bantahannya. Kita SERET KE PENGADILAN PARA YAMANI PENIPU INI.

Bisa koq!!!!
Saya tidak menyembah tuhan yang bisa ketusuk, kelaperan, dan kagak bisa nyuruh pohon berbuah 

Inna-Llaha 'ala kulli syaiin qadiir... :)

Offline [Fulan]

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2007
  • Tulisan: 68
    • Lihat Profil
« Jawab #21 pada: 29 April 2008, 16:53:34 »

Yah ... bohong lagi ... kan sudah pernah dibantah ...

Setelah pembunuhan An Nuqrasyi, Imam Hasan al Banna membuat risalah Bayan Lin Nas, bahkan dia membenarkan sikap pemerintah, dan menolak bahwa pembunuhan itu dilakukan oleh Ikhwanul Muslim.

Dia menulis: “Mereka  bukan Ikhwanul muslimin dan bukan muslim,” tulisan tersebut juga disertai fatwa Komete Tertinggi Fatwa Ulama Al Azhar yang menetang pem bunuhan tersebut, dan disebarkan luas.  (Masyrakat Al Ikhwan Al Muslimun, Hal. 93,94, 416)

   Yang  jelas walaupun itu dilakukan oleh ‘anggota’ IM, itu merupakan idenya sendiri, sebagaimana kasus BOM Cimanggis- Depok, yang dilakukan oleh Mahasiswa UNAS,  yang aktif di ta’lim SALAFI. Tidak sepantasnya hal itu digeneralisir ke komunitasnya. Nampaknya bersikap objektif, nampaknya sulit bagi fulan al majhuli ini. …

Benarkah pelaku Bom Cimanggis dari orang SALAFI?
Sudah dimaklumi bahwa di antara pelaku Bom Cimanggis yakni salah satunya yang terkait adalah Aman Abdurrahman, Lc (Imam Masjid Al Sofwa, takfiri, kini dipenjara di Sukamiskin, Bandung)

Lantas firqoh mana yang sebenarnya sering berta'awun dengan Yayasan Al Sofwa? :siul:

Bukannya Al-Sofwa merangkul berbagai macam tokoh, da’i, menampung tokoh politikus, hizbi seperti dengan Muhammad ibn Ibrahim Al Khalaf rekan Salman Al Audah, Ahzami Samiun dari PK Al Ikhwani, Musthafa ‘Aini (pejabat Al Sofwa berpemikiran Quthbi), Muzayyin Abdul Wahab, MA (pejabat DDII), Farid Ahmad Oqbah (Takfiri, Al Irsyad), , Muhammad Yusuf Harun MA (ikhwani, L-Data)...

Silahkan simak persaksian Ustadz Muhammad Umar as-Sewed tentang Yayasan Al Sofwa...
http://salafy.or.id/print.php?id_artikel=557

« Edit Terakhir: 29 April 2008, 17:14:39 oleh [Fulan] »
"Tiada seorang pun dai penyeru kepada kesesatan dari kalangan ulama jahat melainkan ada panah Ahlus Sunnah yang membidiknya sampai dia tersungkur dan tersingkap kebobrokannya..."

Offline tuingtuing

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 9.715
  • Grrr... gue jitak!!!!
    • Lihat Profil
« Jawab #22 pada: 29 April 2008, 17:03:24 »
wahah, satu lagi berita dari pendusta.

satu kedustaan apa ngga cukup?
Saya tidak menyembah tuhan yang bisa ketusuk, kelaperan, dan kagak bisa nyuruh pohon berbuah 

Inna-Llaha 'ala kulli syaiin qadiir... :)

Offline dakwah hikmah

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 292
    • Lihat Profil
« Jawab #23 pada: 29 April 2008, 17:19:01 »
manhaj killer yg pasti imam samudera....imam samudera sering kerjasama dengan MMI diantaranya abu bakar ba'syir, fauzan anshori, halawi makmun. Halawi makmun bekerjasama dgn abduh .....abduh beraliran IM ..abduh juga bekerjasama dgn waskito (AMW)

itulah mata rantai yg semua orang bisa melihatnya. Siapa sesungguhnya teman2 manhaj killer ini
jadi simpulkan sendiri siapa yg bermanhaj killer sesungguhnya

Offline [Fulan]

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2007
  • Tulisan: 68
    • Lihat Profil
« Jawab #24 pada: 29 April 2008, 17:30:14 »
Benarkah pelaku Bom Cimanggis dari orang SALAFI?
Sudah dimaklumi bahwa di antara pelaku Bom Cimanggis yakni salah satunya yang terkait adalah Aman Abdurrahman, Lc (Imam Masjid Al Sofwa, takfiri, kini dipenjara di Sukamiskin, Bandung)

Lantas firqoh mana yang sebenarnya sering berta'awun dengan Yayasan Al Sofwa? :siul:

Bukannya Al-Sofwa merangkul berbagai macam tokoh, da’i, menampung tokoh politikus, hizbi seperti dengan Muhammad ibn Ibrahim Al Khalaf rekan Salman Al Audah, Ahzami Samiun dari PK Al Ikhwani, Musthafa ‘Aini (pejabat Al Sofwa berpemikiran Quthbi), Muzayyin Abdul Wahab, MA (pejabat DDII), Farid Ahmad Oqbah (Takfiri, Al Irsyad), , Muhammad Yusuf Harun MA (ikhwani, L-Data)...

Silahkan simak persaksian Ustadz Muhammad Umar as-Sewed tentang Yayasan Al Sofwa...
http://salafy.or.id/print.php?id_artikel=557

manhaj killer yg pasti imam samudera....imam samudera sering kerjasama dengan MMI diantaranya abu bakar ba'syir, fauzan anshori, halawi makmun. Halawi makmun bekerjasama dgn abduh .....abduh beraliran IM ..abduh juga bekerjasama dgn waskito (AMW)

itulah mata rantai yg semua orang bisa melihatnya. Siapa sesungguhnya teman2 manhaj killer ini
jadi simpulkan sendiri siapa yg bermanhaj killer sesungguhnya

Satu pertanyaan besar ?? Lantas hizb mana yang sering berta'awun dengan Yayasan Al Sofwa? :hihi:

Mari kita simak bagaimana Salafus Shalih Menilai Seseorang Dengan Melihat Teman Dekatnya:

1. Abu Hurairah berkata, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda :
“(Agama) seseorang (dikenal) dari agama temannya maka perhatikanlah siapa temanmu.” (As Shahihah 927)

2. Ibnu Mas’ud berkata :
“Nilailah seseorang itu dengan siapa ia berteman karena seorang Muslim akan mengikuti Muslim yang lain dan seorang fajir akan mengikuti orang fajir yang lainnya.” (Al Ibanah 2/477 nomor 502 dan Syarhus Sunnah Al Baghawi 13/70)

3. Abu Darda mengatakan :
“Tanda keilmuan seseorang (dilihat) dari jalan yang ditempuhnya, tempat masuknya, dan majelisnya.” (Al Ibanah 2/464 nomor 459-460)

4. Al Auza’iy berkata :
“Siapa yang menyembunyikan bid’ahnya dari kita tidak akan dapat menyembunyikan persahabatannya.” (Al Ibanah 2/476 nomor 498)

5. Ketika Sufyan Ats Tsaury datang ke Bashrah melihat keadaan Ar Rabi’ bin Shabiih dan kedudukannya di tengah ummat, Yahya bin Sa’id Al Qaththan berkata : “Ia bertanya apa madzhabnya?”
Mereka menjawab bahwa madzhabnya tidak lain adalah As Sunnah, ia berkata lagi : “Siapa teman baiknya?”
Mereka menjawab : “Qadary.”
Beliau berkata : “Berarti ia seorang Qadariy.” (Al Ibanah 2/453 nomor 421)
Ibnu Baththah berkata : [ Semoga Allah merahmati Sufyan Ats Tsauri, ia sungguh telah berbicara dengan Al Hikmah maka alangkah tepat ucapannya itu dan ia juga telah berkata dengan ilmu yang sesuai dengan Al Quran dan As Sunnah serta apa-apa yang sesuai dengan hikmah, realita, dan pemahaman Ahli Bashirah, Allah berfirman :
“Hai orang-orang yang beriman, jangan kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang bukan golonganmu (sebab) mereka senantiasa menimbulkan bahaya bagi kamu dan mereka senang dengan apa yang menyusahkanmu.” (QS. Ali Imran : 118) ]

"Tiada seorang pun dai penyeru kepada kesesatan dari kalangan ulama jahat melainkan ada panah Ahlus Sunnah yang membidiknya sampai dia tersungkur dan tersingkap kebobrokannya..."

Offline ana_muslim

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2007
  • Tulisan: 48
    • Lihat Profil
« Jawab #25 pada: 29 April 2008, 17:41:32 »
Yayasan Al-Sofwah = Yayasan Gado-gado = IM, NII, JI, Takfiri, Quthubiyyun, Sururiyyun, dan lain-lain

Offline abie1102

  • Moderator
  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 8.225
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #26 pada: 29 April 2008, 17:44:52 »
Thread ini lucu ...


Offline ana_muslim

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2007
  • Tulisan: 48
    • Lihat Profil
« Jawab #27 pada: 29 April 2008, 19:48:27 »
Thread ini lucu ...

Iya, dari mengelak tuduhan  :nenene: -> menuduh tuduhan dusta  :ktawain: -> eh tuduhannya berbalik lagi... :wataw:

Offline Justice 4 All

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 5.506
    • Lihat Profil
    • My Multiply
« Jawab #28 pada: 29 April 2008, 20:36:40 »

Yah ... bohong lagi ... kan sudah pernah dibantah ...

Setelah pembunuhan An Nuqrasyi, Imam Hasan al Banna membuat risalah Bayan Lin Nas, bahkan dia membenarkan sikap pemerintah, dan menolak bahwa pembunuhan itu dilakukan oleh Ikhwanul Muslim.

Dia menulis: “Mereka  bukan Ikhwanul muslimin dan bukan muslim,” tulisan tersebut juga disertai fatwa Komete Tertinggi Fatwa Ulama Al Azhar yang menetang pem bunuhan tersebut, dan disebarkan luas.  (Masyrakat Al Ikhwan Al Muslimun, Hal. 93,94, 416)


Tampaknya Akh Fulan (Alfian?) belum bisa menjawab pernyataan diatas. ::)

Kita tunggu, apakah bisa jawab atau tidak, atau memang kualitasnya memang "bisa dibilang" hanya sekelas penulis blog hitam fakta.blogsome. ^-^
Jawaban atas Syubhat yang Dituduhkan kepada Dakwah Tarbiyah

Updated! Latest article: Fatwa Syaikh Albany dan Syaikh Nashir As-Sa'di tentang Pemboikotan Musuh Islam


Offline Justice 4 All

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 5.506
    • Lihat Profil
    • My Multiply
« Jawab #29 pada: 29 April 2008, 20:37:34 »
Iya, dari mengelak tuduhan  :nenene: -> menuduh tuduhan dusta  :ktawain: -> eh tuduhannya berbalik lagi... :wataw:

Yah, ada pemandu sorak datang rupanya. :)
Jawaban atas Syubhat yang Dituduhkan kepada Dakwah Tarbiyah

Updated! Latest article: Fatwa Syaikh Albany dan Syaikh Nashir As-Sa'di tentang Pemboikotan Musuh Islam