Penulis Topik: M.U.I TIDAK MEWAKILI SEMUA FIRQOH2 ISLAM, AKIBATNYA...  (Dibaca 321 kali)


Offline mydream

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2008
  • Tulisan: 354
    • Lihat Profil
« Jawab #15 pada: 27 April 2008, 19:53:03 »
@mas dream

Kalau MUI mewakili firqoh amrik tentulah perlu didukung dan diusap kakinya.. ;)

Mari jahui personnal attack....agar diskusi bermanfaat.

"Mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja, sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar."   (Az-Zukhruf:58)

Offline Ibunda Maryam

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 666
    • Lihat Profil
« Jawab #16 pada: 27 April 2008, 19:53:43 »
"Mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja, sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar."   (Az-Zukhruf:58)

Saya perhatikan memang Bapak sangat sering mengutip ayat di atas ketika ada pendapat teman diskusi yang berseberangan dengan pendapat Bapak. Kalau Bapak masih ingat, dalam sebuah thread, saya minta Bapak menjelaskan penafsiran Bapak tentang ayat itu. Apakah Bapak tahu cerita turunnya Ayat tersebut?

Tapi Bapak malah membalikkan pertanyaan tersebut kepada saya, dengan mengatakan, yang bertanya lebih tahu daripada yang ditanya.

Sekali saran saya.. sangat baik untuk menyempatkan waktu membuka buku tafsir dalam memahami suatu ayat. Tafsir Ibnu Katsir cukup gampang dipahami oleh yang baru belajar tafsir.. InsyaAllah..


Offline ^HeHeHe^

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2006
  • Tulisan: 11.600
  • BOIKOT ADALAH JIHADKU!
    • Lihat Profil
« Jawab #17 pada: 27 April 2008, 19:57:09 »
Mari jahui personnal attack....agar diskusi bermanfaat.

"Mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja, sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar."   (Az-Zukhruf:58)


@mas dream,

saya hanya ingin menyatakan bahwa MUI tidak perlu mendukung firqoh amrik ;)
Lucu... bagaimana kita MEMPERCAYAI APA KATA KORAN
Namun MEMPERTANYAKAN apa kata Al-QURAN

Offline mydream

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2008
  • Tulisan: 354
    • Lihat Profil
« Jawab #18 pada: 27 April 2008, 21:07:41 »
Saya perhatikan memang Bapak sangat sering mengutip ayat di atas ketika ada pendapat teman diskusi yang berseberangan dengan pendapat Bapak. Kalau Bapak masih ingat, dalam sebuah thread, saya minta Bapak menjelaskan penafsiran Bapak tentang ayat itu. Apakah Bapak tahu cerita turunnya Ayat tersebut?

Tapi Bapak malah membalikkan pertanyaan tersebut kepada saya, dengan mengatakan, yang bertanya lebih tahu daripada yang ditanya.

Sekali saran saya.. sangat baik untuk menyempatkan waktu membuka buku tafsir dalam memahami suatu ayat. Tafsir Ibnu Katsir cukup gampang dipahami oleh yang baru belajar tafsir.. InsyaAllah..

sdr maryam ....yang di sayangi oleh ALLAH swt.

Terimakasih atas usulnya...dan sesungguhnya bapak sudah banyak membaca buku2 tafsir dari muda sampai hari tua ini....mungkin jauhi lebih banyak dari maryam....apalagi di amerika tersedia banyak buku2 di labrary...

Begini Maryam dalam mencari ilmu...Pribaha mengatakan;

Kalau ingin menjadi seorang yang sukses ekonomi,belajarlah kepada orang2 yang sudah sukses.
Kalau ingin belajar mencuri, belajarlah kepada ahli2 pencuri...
jangan sekali kali belajar kepada orang2 yang gagal.

ALLAH mengatakan QS 49:13; Aku jadikan manusia bersuku suku dan berbangsa bangsa agar kamu saling belajar(kenal) satu sama lain.

Nasehat Rasul kita: Tuntutlah ilmu sampai kenegeri China sekalipun.

INILAH rujukan kita sebagai seorang Muslim pengikuti Rasul dan taat kepada ALLAH.

BEGINi sdr Maryam; Apakah maryam melihat masarakat arab adalah masarakat yang "rahmatan lila'alimin? masarakat yang damai, sejahtera, tolerensi, berkasih sayang sesama muslim, dan takut kepada ALLAH?

Bpk melihat dan memperhatikan mereka GAGAL menciptakan masarakat rahmatan lila'alaimin
Bagaimana Maryam melihatnya?

Bpk melihat masarakatnya kacau, saling bunuh membunuh sesama saudara muslim, menzolimi firqoh2 islam minoritas yg di anggapnya sesat, terbelakang dlm ekonomi, hidupnya sangat tergantung kpd kebaikan2 BARAT, baik makanan mapun pertahanan senajtanya, terniha karena bom2 bunuh diri, dan membunuh anak2 dan wanita2 yang tdk bersalah.
Salahkan mata bpk melihatnya?

Kenapa mereka GAGAL? perlu kita tanyakan diri kita bukan? sedangkan mereka2 itu banyak ahli2 TAFSIR2 DAN HADITS2....why...why...why..

Pertanyaan bpk kepada maryam; Yakinkah Maryam bahwa Syariat islam itu PASTI MEMBAWA MASARAKAT ISLAM YANG RAHMATAN LI'ALAIMIN?
Demikian ALLAH menjanjikan.....percayakah Maryam kepada JANJI ALLAH itu?

Bpk percaya sekali...bpk beriman 100%, tanpa ragu ragu...siapa2 yang mengamalkan syariat islam dengan sempurna, tidak setengah2, pasti SUKSES hidup di dunia dan akirat.

Kalau bangsa2 Arab GAGAL....artinya ahli2 TAFSIR al Quran seperti Ibnu Katsir dll PASTI ..PASTI..ada keselahan2 yang membelokan umat islam dari JALAN YANG LURUS....tampa disadari...

Ulama2 danusztad2 kita  percaya kepada ulama2 arab karena lebih PINTAR dari ulama2 Indonesia, dan pintar berbahasa Arab..dll

Kebanyakan pemuda2 yang belajar dari arab TERPERSONA ...semua ditelan tanpa SKPTIS SAMA SEKALI.... Sifat skeptis ini sangat baik sekali.....maryam adalah seorang yang skptism...bagus sekali..

Maaf bpk bukan semua TAFSIR dari ulama2 arab itu yang salah,banyak yang benar....INILAH yang perlu kita cari kesalahan2nya agar umat islamIndonesia tidak menjadi gagal seperti bangsa Arab itu.

Aa Gym dan abuya Ashhari...tidak bersekolah di Arab.Kedua dua ulama2 ini memperdalam ilmunya dgn belajar sediri memahami  / MENCARI rahasia2 al quran dgn bantuan hidayah dari ALLAH kepada siapa yang dikehendakinya...

Bpk banyak mendapat tantangan dari umat islam Indonesia karena TIDAK mengikuti tafsir2 dari Ibunu KATSIR DLL..Bpk sangat menyadari sekali....itulah tantangan bpk kedepan..semoga ALLAH membimbing keimanan bpk,menjadi kuat.

Bisakah  maryam melihat ASIL PENGAMALAN SYARIAT ISLAM dari kedua ulama2 ini?

Ternya keduanya bpk melihat mempunyai kelebihan yang luar biasa dari ulama2 yang belajar dari Arab. 

Kita bisa lihat akhlaqnya yang mulia, ekonominya kuat...kedua dua ulama2 ini bpk namakan adalah KHALIFAH2 FIL ARDH....ulama2 yang membangun akhlaq yang mulia, berkasih sayang sesama muslim, tolerensi,pamaaf,...dan KUAT EKONOMINYA, pemurah, pembayar zakat yang besar...dermawan....inilah uyang disebut oleh ALLAH dlm al qura ORANG2 YANG BERTAQWA.

Ciri ciri orang bertaqwa ini adalah orang2 yang excelent qolbunya,bersih hatinya, kuat ekonominya...jadi seimbang...khafah....sebagaim ana Rasul menjelaskan;

" Allah lebih senang Muslim yang kuat iman dan ekonominya dari muslim yang lemah."

Maaf, kalau bpk salah mohon dikoreksi;

Kalau bpk perhatikan baik di Indonesia maupun di luar negeri, ulama2 yang mengikuti tafsiran2 dari Ibnu katsir atau yang lain2nya...pada umumnya TIDAK seperti ulama2 Aa Gym dan abuya Ashhari atau iman Black muslim Amerika yang KAFAH... ......tapi PINCANG, artinya tidak sempurna
ekonominya lemah....akhlaqnya baik.....inilah yang banyak di Indonesia,pakistan, dan negara2 islam. sedikit sekali ulama2 kafah seperti Aa Gym itu.

Hadits diatas mengatakan, ALLAH TIDAK senang dengan ulama2 yang lemah itu.

Nasehat Bpk kepada maryam( saling nasehat menasehatkan yaaa ) dan kepada pemuda2 smart
perbanyak belajar dari bermacam buku2 TAFSIR...kemudian jangan berhenti sampai disitu...pelajari kembali , kali rahasia2 ALLAH, karena ALLAH sajalah yang akan memberikan hidayah ilmu kepada siapa yang di kehendakinya.....bukan saja ulama2 Arab...bisa juga ulama2 Indonesia...bisa anda dan kita semua.

Demikianlah respond bpk untuk Maryam yang bertanya..kalau benar dari ALLAH,silakan ambil hikmahnya....

CAN WE DO THAT/
YES WE CAN
YES WE CAN
YES WE CAN




,

Offline Tulabi

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 110
  • Lokasi: Djayakarta
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #19 pada: 01 Mei 2008, 18:05:28 »
kalau membaca thread2 nya @dream ini...kadang kok saya jadi merasa lucu ya.... Kalau MUI tidak mewakili semua Fiqroh memangnya kenapa...? apakah karena itu terus tidak boleh dengerin apa yang di "ucapin" MUI..? ataukah karena itu terus lebih ekstrem MUI harus dibubarkan..? wah, antum terlalu jauh menyimpulkannya... orang MUI nda salah apa-apa kok disalahin...

Saya akan jadi pendukung antum untuk tidak lagi mendengarkan fatwa MUI dan bahkan mendukung antum untuk membubarkan MUI kalau ada fatwa MUI yang menghalalkan sesuatu yang Haram oleh Allah, dan sebaliknya... sekarang ada nda..? antum mau marah ke MUI karena tidak mewakili semua fiqroh, atau antum mungkin mau membubarka MUI karena tidak mewakili Fiqroh2 yang ada.. padahal kan di thread sebelah antum marah sama orang yang ingin membubarkan Ahmadiyah, padahal ahmadiyah jelas bukan ISLAM disebabkan mereka mengikuti ahmad Ghulam sang nabi merka yang jelas2 menyalahi aqidah... afwan kalau ada yang kurang berkenan, tapi semoga berkesan...:)

Offline Dayna

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.244
  • Lokasi: Kuwait
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #20 pada: 01 Mei 2008, 18:07:34 »
MUI hanya merujuk pada Al Qur'an dan Al Hadits, selain daripada itu lewat saja deh.

Offline lovelymoslems

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.748
  • Lokasi: DKI Jaya
  • Jenis kelamin: Pria
  • change your avatar !!!
    • Lihat Profil
« Jawab #21 pada: 01 Mei 2008, 22:26:35 »
MUI itu keopanjangan tangan kepentingan Arab di Indonesia.
Hidup sesuai tuntunan Rasul adalah berjuang tegakkan syariat dan hapuskan kemusyrikan

Offline Tulabi

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 110
  • Lokasi: Djayakarta
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #22 pada: 07 Mei 2008, 23:31:38 »
MUI itu keopanjangan tangan kepentingan Arab di Indonesia.

Prasangka yang tidak berdasar seperti diatas harus hati-hati akhi, kalau antum sempat, luangkanlah waktu untuk menuliskan bukti dan penjelasan dari sangkaan diatas.... MUI selama ini semangatnya Islam, andaipun ada fatwa yang dikeluarkan belum sesuai dengan kemauan banyak orang, hal ini wajar saja... mengingat keragaman diantara kita... Wallahualam.

Offline kinghunter

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2008
  • Tulisan: 866
  • Kriuk... Kriuk...
    • Lihat Profil
« Jawab #23 pada: 08 Mei 2008, 07:19:39 »
Jika MUI mewakili semua firqoh, akibatnya................ lebih parah lagi.  :hihi:


Kutip
Kalau Firqoh2 islam yang minoritas tidak terwakili, maka dengan mudah terjadi tindakan diktator, menganiay Firqoh yang lain,tindakan yang tidak adil, dan Tirany, seperti terjadi di Saudi Arabia, dan Iraq dimana umat islam Minoritas Syiah, Sufi dll di zolimi dan tidak merdeka menjalankan dan mengembangkan dakwah nya kepada masarakat. Sesungguhnya MUI ini agent dari masarakat tyrani arab,sangat disayangi sekali, Kita bangsa Indonesia adalah bangsa yang ramah, tolerensi, karena bangsa kita dr dulunya Plural

Itu sudah jadi hukum alam Pak. Dimana-mana, dalam sejarah manapun, pihak yang memiliki kekuasaan tidak akan membiarkan golongan yang dianggap menyimpang berkembang. Coba lihat dalam sejarah Abbasiyah, ketika khalifahnya berfaham mu'tazilah maka paham ahlu sunnah susah berkembang. Demikian pula sebaliknya.

Karena itu jika golongan2 minoritas disini, seperti syi'ah, ahmadiyah atau lainnya ingin bebas berkembang silahkan rebut dulu kekuasaan.  ::)