Penulis Topik: Jawaban Untuk @ Abu Zaid (Murid As Sewed)  (Dibaca 1158 kali)


Offline AMW

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 137
  • Lokasi: Bandung
  • Sifat Rahmah & Karakter Integritas
    • Lihat Profil
    • LANGIT BIRU Inspirations
« pada: 01 Mei 2008, 07:38:56 »


@ Abu Zaid, berikut ini jawaban saya. Karena saya jawab di internet, saya ringkas-ringkas aja ya. Antum tak usah kirim CD omongan Umar As Sewed, tak akan dipakai. Paling nanti tambah menampakkan kesesatan kalian. Saya malah pernah diberi copy data isi www.salafy.or.id dari Irfan Bastian. Itu masih tersimpan sampai saat ini. 


Kutip

Sampai ada sebagian orang yang berkelakar, "Mereka mengikuti nabi. Nabi mereka Muhammad. Maksudnya, Muhammad As Sewed." Saya tertawa mendengar kelakar itu, tapi benar, sikap fanatik mereka luar biasa. Mereka menganggap ustadz-ustadz atau masyaikhnya seperti Nabi yang keluar dari lisannya seperti wahyu yang harus diterima tanpa reserve. Na'udzubillah min dzalik.

Maka di sini saya (Abu Zaid) ingin menanyakan kepada Anda (AMW), beberapa perkara:

1. Siapa yang engkau maksud dengan "sebagian orang" yang berkelakar berkaitan dengan "penyamaan" pengikutan kepada Nabi Muhammad Shallallaahu 'alaihi wa sallam dengan Muhammad Umar As Sewed?

2. Siapa yang Anda maksudkan dengan kata "mereka" yang menjadikan ustadz-ustadz atau masyaikh seperti Nabi ? Kalau Anda (AMW) bisa mendatangkan bukti, tolong berikan bukti kepada saya (Abu Zaid). Insya Allah akan saya sampaikan kepada Ustadz Muhammad.



Jawab:

- Sebagian orang itu ada wahai @ Abu Zaid, dan tidak harus semua itu diberi tahu. Seperti ada yang memakai nama Abu Abdillah Ibrahim, Abu Zaid, Abu Mujahid, dst. Mereka berlindung di balik nama itu karena tidak mau menampakkan dirinya. Sama juga soal "sebagian orang", "menurut informasi", "kabarnya", dst. semua itu tak perlu dikasih tahukan. Ya, apa manfaatnya diberitahukan semua?

Kalau kemudian dipilih nama Muhammad As Sewed, itu hanya untuk mewakili saja, bukan dia seorang yang jadi sasaran. Banyak yang setipa As Sewed itu.

- Buktinya sederhana saja, mereka sangat tunduk dengan "kata ustadz", sekalipun nasehat-nasehat sudah disampaikan sedemikian rupa. Tahu tidak, sebenarnya dalam DSDB 1 sudah ada nasehat-nasehat bagi kaum ghuluw dari ulama-ulama Ahlus Sunnah, tapi nasehat macam begitu tak berguna bagi mereka. Di STSK Ust. Abduh juga ada nasehat-nasehat yang bisa diambil, tapi Ba'abduh Cs. malah bikin buku baru yang semakin menyingkap kesesatan mereka, MDMTK.

- Antum dinasehati dengan wahyu yaitu Al Qur'an dan hadits shahih seperti tidak mempan. Kenapa itu? Karena ikut "pendapat ustadz". Antum sadar tidak bahwa telah menempatkan "ucapan ustadz" lebih tinggi dari Al Qur'an dan Sunnah. Apa ada buktinya? Ya Ilahi, sangat banyak yang begini. Hujjah Al Qur'an dan Sunnah kalau dari luar kelompok mereka, seketika akan dihempaskan. Fahimtum, Aba Zaid?


Kutip
Pertanyaan saya kepada Anda:

1. Dalam poin nomor 1. tertulis kata :
 "mereka mengajarkan manhaj yang keliru/zhalim".

pertanyaannya:

Tolong diterangkan cara mengajarkan manhaj yang lurus sesuai dengan yang diajarkan Nabi Shallallaahu 'alaihi wa sallam dan para shahabat-nya. Kalau perlu tolong disebutkan buku-buku karangan 'Ulama Mutaakhirin yang dapat dijadikan rujukan agar kita bisa mendapatkan pemahaman dan manhaj yang benar di dalam beragama?
Tolong disebutkan satu atau dua buah contoh ajaran manhaj yang keliru/zhalim dalam pengajian "mereka"? Atau mungkin yang lebih spesifik, tolong disebutkan satu dua buah contoh dari pengajiannya Ustadz MUhammad As Sewed yang menurut Anda mengajarkan manhaj yang keliru.? Jika nanti apa yang Anda sampaikan disertai dengan hujjah dari Kitabullah dan Sunnah, maka Insya Allah akan saya sampaikan kritikan tersebut kepada Ustadz Muhammad. Semoga Allah membalas kebaikanmu dengan sebab kritikan yang berfaidah....



Jawab:

- Sederhana wahai @ Abu Zaid. Antum jangan pura-pura bodoh. Baca aja An Nahl 125: "Ajaklah manusia ke jalan Rabbmu dengan hikmah, mauizhah hasanah, dan bantahlah mereka dengan perbantahan yang baik."

Bagaimana pendapat Antum tentang salafy.or.id, Fakta, Tuk Pencari Al Haq, Mereka Adalah Teroris, MDMTK, dst. Apa semua itu dakwah bil hikmah, mauizhah hasanah, wa jidal bil ihsan?

- Banyak buku-buku semisal itu. Ada kutaib Syaikh Utsaimin berjudul Al I'tidal Fid Dakwah, ada Al Inshaf Ahlus Sunnah, ada Rifqan Ahlus Sunnah Syaikh Abdul Muhsin Abbad, ada juga As Shahwah Islamiyyah karya Syaikh Utsaimin juga. Yang paling banyak, setahuku dalam bentuk fatwa-fatwa.

- Contoh ajaran yang keliru dari kaum ghuluw itu...sebenarnya contohnya sangat banyak. Tidak cukup satu dua. Saya punya bantahan terhadap buku Mereka Adalah Teroris, saya juga masih punya bantahan terhadap kelompok Khawarij modern ini. Terlalu banyak kalau disebut. Dalam DSDB 1 juga sudah disebutkan penyimpangan2 mereka. Baca saja deh, tidak usah dibahas lagi disini. Contoh 1, mereka seenak perutnya menggelari orang lain sebagai "ahli bid'ah". 2. Mereka menghalalkan penghinaan, pelecehan, membongkar aib-aib sesama Muslim.

- Contoh penyimpangan As Sewed Ad Dholal ini sederhana saja. Dia tadinya bikin surat rujuk kepada kebenaran karena penyimpangan Laskar Jihad. Surat itu kan beredar luas di internet. Tapi kemudian, sekitar tahun 2005, dia nulis tentang "Sururiyyah Masih Melanda Indonesia." Disana saya temukan bukti dia melakukan takfir. Nanti lah ini disebutkan, terlalu panjang Mr. Abu Zaid. Insya Allah bi nashrihil karim.

- Hujjah Al Qur'an dan Sunnah ya... Sudah dari dulu mereka dinasehati dengan hal itu, tapi Antum tahu sendiri, Izzah mereka terlalu tinggi untuk tunduk kepada wahyu Allah. Mereka lebih takut kepada ustadz/syaikh daripada kepada Allah Ta'ala. Na'udzubillah min dzalik.   


Kutip

2. Masih dalam poin nomor 1. Anda menuliskan:
"di pengajian-pengajian itu diajarkan ilmu-ilmu Syar'i yang benar, seperti tatacara wudhu, tatacara shalat, kaifiyah shalat jamaah, menghidupkan sunnah, keutamaan ilmu, keutamaan para Salaf, dst. Ini adalah bagian ilmu-ilmu yang benar dan mulia yang bisa kita ambil. Jujur saja, dalam buku Mereka Adalah Teroris (MAT), banyak ilmu2 bersifat umum yang bisa diambil pelajaran.


pertanyaannya:
Bagaimana Anda dapat mengatakan bahwa di pengajian-pengajian itu diajarkan 'ilmu syar'i yang benar?
Apakah Anda pernah mendengar atau menghadiri pengajian-pengajian tersebut?
Jika Anda pernah mendengarkan kajian-kajian tersebut, tolong disebutkan persentase atau minimalnya Anda sebutkan, mana yang menurut Anda lebih banyak diajarkan, 'ilmu syar'i yang benar dan mulia atau "manhaj keliru/zhalim" menurut Anda???Atau yang lebih spesifik, karena di sini Anda menyebutkan Ustadz Muhammad, tolong disebutkan di mana kami harus merujuk pengajian Ustadz Muhamamd yang menurut Anda mengajarkan manhaj keliru.



Jawab:

- Sekali lagi @ Abu Zaid, sebutan Muhammad As Sewed itu cuma sebagai wakil saja, tidak harus dipahami spesifik seperti itu. Namanya juga humor/kelakar. Tidak harus melulu ke dia, sejenis dia juga banyak.

- Irfan Bastian dulu aktif ikut pengajian di masjid LIPI Bandung. Dialah yang banyak menceritakan situasi pengajian di LIPI yang diasuh Abu Hamzah. Itu terjadi sebelum dia akhirnya tenggelam bersama kalian. Sebelum tenggelam, dia banyak cerita tentang pengajian yang selalu dia ikuti ba'da Zhuhur sekitar jam 13.30 siang. Teman saya ada juga mantan anggota Laskar Jihad, dia juga banyak berkata soal itu.

- Sebenarnya, dari buku-buku, majalah Asy Syariah, dari salafy.or.id, dari Fakta, Tuk Pencari Al Haq, termasuk dari forum MyQuran ini, sangat banyak, sangat berceceran jejak-jejak paham sesat kalian. Banyak, banyak sekali. Pertanyaan bisa saya balik Mr. Abu Zaid, darimana kesesatan itu muncul kalau tidak diajarkan lewat majlis-majlis taklim mereka?

- Soal persentase ya... Mungkin Antum perlu menyewa AC. Nielsen untuk mengukur...sejauhmana daripada kesesatan yang semangkin menjadi-jadi di kalangan kalian itu. Kesalahan inti mereka persis LDII, bukan dalam ilmu-ilmu syar'i yang diajarkan, tetapi dalam manhaj memahami ajaran Islam itu sendiri. Ingat lho, yang diajarkan di majlis-majlis LDII itu adalah Kutubus Sittah, termasuk Kitab Shahih Imam Bukhari dan Muslim. 



Kutip
3. UCapan Anda pada poin nomor 2. :
"Sekali mereka dikenal sebagai pemangku manhaj paling shahih yang paling berhak mengadili seluruh manusia, selamanya mereka tidak mau kehilangan muka."


pertanyaannya:
Siapa yang mengenal mereka sebagai pemangku manhaj paling shahih yang berhak mengadili seluruh manusia? Tolong disebutkan sumbernya. Baarakallaahufiikum....

4. Ucapan Anda:
"Mereka tidak mau tunduk kepada kebenaran, sebab hatinya sudah menyembah Izzah (harga diri)."


pertanyaannya:
Menurut Anda siapa yang Anda anggap tidak mau tunduk kepada kebenaran? ustadz-ustadz- kah? atau masyaikh-kah?
Menurut Anda, apa yang dimaksudkan dengan kebenaran tersebut? Apakah kebenaran tersebut bersumber dari perasaan dan anggapan baik manusia?
Menurut Anda, hati siapakah yang menyembah Izzah? apakah hati ustadz-ustadz-kah, atau hati masyaikh-kah?
Dari manakah Anda bisa mengetahui hati mereka menyembah Izzah? tolong berikan kami sumber yang jelas. Baarakallaahufiikum...


Jawab:

- Lho, semua itu kan terbukti oleh ucapan dan perbuatan mereka sendiri. Contoh kongkrit ya, di buku MAT Luqman Ba'abduh, dia menyesatkan NU, Muhammadiyyah, Persis, Salman Audah, Safar Al Hawali, Yayasan As Sofwah, Abdurrahman Abdul Khaliq, Ihyaut Turats, DI/TII, Ikhwanul Muslimin, Daulah Utsmaniyyah, kaum Muslimin Mesir, dst. Apa hal ini tidak menunjukkan bukti yang sangat nyata, wahai Mr. Abu Zaid?

- Dalam kalimat-kalimat tertentu kadang saya menggunakan ungkapan hiperbola, dibesar-besarkan. Dalam sastra itu diakui. Dalam bahasa Arab dikenal dengan istilah mubalaghah (membesar-besarkan).

- Ya semua saja @ Abu Zaid. Siapapun, baik ustadz, Syaikh, penuntut ilmu, yang tak mau rujuk kepada kebenaran, tak mau mendengar nasehat Al Qur'an dan Sunnah, terus komitmen dengan manhaj sesat mereka, nah semua itulah orang2 yang menyia-nyiakan kebenaran. Buktinya apa? Banyak. Sebenarnya Hai'ah Kibaril Ulama Saudi sudah sangat berubah sikap kepada Salman Al Audah dan Safar Al Hawali. Tapi pernahkah kelompok Anda menerima hal itu? Paling2 yang dikeluarkan fatwa Hai'ah yang keluar 16 atau 17 tahun lalu (sekitar 1991).

- Antum, afwan ya, kalau tidak menyembah izzah diri, Antum pasti akan keluar dari golongan orang-orang itu, lalu bergabung dengan Umat Islam lain, lalu mencari sumber-sumber ilmu yang benar. 

- Oh ya maaf, definisi kebenaran ya. Salah satunya: “Maka bila kalian bertikai dalam satu perkara, maka kembalikanlah perkara itu kepada Allah dan RasulNya bila kalian memang beriman kepada Allah dan hari akhir. Yang demikian itu baik dan akan lebih baik lagi akibatnya”. (Surat An Nisa’: 59). Jadi kebenaran itu, adalah berpegang kepada Al Qur'an dan Sunnah shahihah secara kaaffah. Seperti kata Ibnu Mas'ud ketika menerangkan makna Al Jama'ah, "Al ittifaqu bil haqqi walau kunta wahid." 

- Adapun definisi "kesesatan" ya sebaliknya saja.

- Contoh riil perilaku sesat, memudah-mudahkan menuduh orang lain sesat/ahli bid'ah, tetapi tidak mau diajak debat terbuka untuk membuktikan, siapa yang sebenarnya sesat.



Kutip
Kemudian dari ucapan Anda:
Dua hal itulah yang membuat mereka sangat sulit untuk keluar dari kesesatan itu. Dan mungkin ada alasan-alasan lain, misalnya "kesepahaman" untuk melawan gerakan Islam dan mengacak-acak persatuan Ummat. Na'udzubillah wa na'udzubillah.

pertanyaannya,
sebaimana pertanyaan sebelumnya mengenai apa definisi kebenaran menurut Anda, maka kini saya bertanya tentang apa definisi "kesesatan" menurut Anda? Semoga Allah memberikan taufiq kepadamu...


Sudah terjawab ya di atas.


Kutip
Ucapan Anda:
Sampai disini saya simpulkan: "Salafy ekstrem sama plek dengan LDII". Sama persis, seperti saudara kembar. Dalam pengajian2 LDII mengikat hati-hati manusia dengan mengajarkan hadits-hadits dari Kutubus Sittah (kitab hadits yang 6). Mereka selalu beralasan, "Disini kami diajari hadits2 Nabi." Maka itu mereka dulu disebut "Darul Hadits". Nama Darul Hadits sama dengan nama pesantren Syaikh Muqbil di Dammaj Yaman.

pertanyaannya:
Siapa yang Anda maksudkan dengan Salafy ekstrem? apakah Ustadz-ustadz-kah? atau masyaikh-kah?
Menurut Anda Kesimpulan yang Anda buat, sudah disertai dengan bukti-bukti yang konkrit (misal dalam sebuah kutipan buku/majalah, atau sebuah rekaman ceramah, atau bukti-bukti lain seperti kontak langsung dengan ustadz-ustadz dan masyaikh)
Menurut Anda, kesimpulan yang Anda buat, sudah disertai hujjah dari Kitaabullah dan Sunnah Rasulullaah Shallallaahu 'alaihi wa sallam?
Menurut Anda, apakah kesimpulan Anda bisa dikatakan sebagai pengajaran manhaj yang lurus?
Menurut Anda apakah kesamaan nama ma'had Darul Hadits di Dammaj Yaman mempunyai korelasi dengan nama LDII yang dahulu juga pernah menggunakan nama Darul Hadits?




Jawab:

- Salafy ekstrem = orang-orang yang menunggangi nama Salafus Shalih untuk menghancurkan ajaran dan kehormatan Salafus Shalih itu sendiri.

- Mereka semuanya saja yang ghuluw dengan manhaj sesat itu, tidak cuma ustadz, bahkan syaikhnya sekalipun.

- Contohnya banyak pak @ Abu Zaid. Anta ini berputar-putar disini terus. Dalam buku DSDB 1 & 2 dibahas, buku Mereka Adalah Teroris, MDMTK, salafy.or.id, Fakta, Tuk Pencari Al Haq, majalah Asy Syariah, dst. Banyak lah, semua berbicara ke arah itu. Jadi tidak cukup satu dua kalimat nukilan, Om!   


Kutip

Demikian pertanyaan dari saya (Abu Zaid Abdurrahman), wa Insya Allah jika Anda tidak berkeberatan, akan saya kirimkan beberapa CD rekaman ceramah Ustadz Muhammad 'Umar As Sewed kepada Anda. Semoga bermanfaat...(tolong disebutkan alamat Anda via PM) Baarakallaahufiikum


Tidak usah, tidak usah dikirim. Percuma! Saya sudah bara' sama dia sebagaimana saya bara' sama orang-orang JIL dan yang semisalnya. Mereka sama merusaknya terhadap Islam dan kaum Muslimin.

Saya akan membela Islam sekuat kesanggupanku, termasuk seandainya untuk itu Allah Ta'ala harus memanggiku. Ya Rabbi, maafkanlah aku untuk semua kesalahanku. Semoga semua ini menjadi kaffarat atas dosa-dosaku kepada-Mu dan kepada Ummat Islam. Amin ya Karim. 



Kutip
Semoga Allah Ta'ala senantiasa memberikan taufiq dan hidayah kepadaku dan juga kepada Anda agar senantiasa menjadikan Kitaabullah dan Sunnah Rasululllah Shallallaahu 'alaihi wa sallam sebagai Hujjah. Dan semoga Allah Ta'ala menjauhkan kita semua dari Kesesatan.... Amiin yaa Rabbal 'Aalamiin...



Ya @ Aba Zaid, saya nasehatkan kepadamu, jika nasehat ini berguna bagimu. Tinggalkan kelompok sesat Khawarij itu. Mereka sangat berbahaya badi dunia dan akhiratmu. Sangat berbahaya bagi Umat Islam dan kehidupan manusia. Tinggalkanlah selagi engkau masih bisa meninggalkannya. Jika hatimu telah ditetapkan bersama kelompok mereka, alangkah malangnya ibumu yang telah melahirkanmu, atau ayahmu yang telah membesarkanmu dengan tetesan keringat dan kerja keras.


Kutip
NB: Insya Allah, jika diperlukan, masih ada beberapa pertanyaan yang akan menyusul.


Ya, silakan sepuas hatimu bertanya. Asal jangan ngeyel ya. Satu lagi, ikuti terus MyQuran ini, saya akan terus menentang ajaran Khawarij itu, sekuat kemampuanku.


'Ala kulli haal. Wallahu a'lam bisshawaab.



Bandung, 1 Mei 2008.
AM. Waskito
LANGIT BIRU Inspirations ====> http://abisyakir.wordpress.com.

AT THARIQAH: Mengikuti pendapat yang paling benar (rajih) menurut Al Qur'an dan As Sunnah, tidak peduli dari arah manapun datangnya.

Offline kipli

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 322
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 01 Mei 2008, 11:02:21 »
"muter-muter..."

istilah muter2, itu2 aja, mbulet, ngeyel...sangat banyak ditemukan ketika dialog atau diskusi sama org2 salafi extreem ini..
kok banyak yg komentar gitu ya?

Offline budi ramanda

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2007
  • Tulisan: 2.729
  • Lokasi: P. Siantar
  • Jenis kelamin: Pria
  • nikmatnya anggur ini
    • Lihat Profil
« Jawab #2 pada: 01 Mei 2008, 11:21:34 »
DIALOG YANG MEMBINGUNGKAN

Aku yg mencintai Keluarga


Offline dakwah hikmah

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 292
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 01 Mei 2008, 13:01:41 »
terus terang saya juga kurang puas atas jawaban AMW

alasan
Ketika ditanya siapa salafi yg menyamakan nabi  Muhammad saw dgn Muhammad as sewed? Jawaban AMW, ada, tapi orangnya tidak perlu diberitahukan…aneh bukan jawabannya?

Ketika ditanya siapa salafi yg menyamakan perkataan ustad salafi dgn sabda nabi? Jawaban AMW, buktinya mereka sangat tunduk dgn kata “ustad”????
Apakah salah tunduk dgn kata ustad kalo itu kebenaran? :hmmm:

Ketika ditanya contoh pengajaran manhaj yg keliru dari Ustad salafi? Menurut yg saya tangkap ,AMW mengatakan kekeliruan ustad salafi adalah tidak memberi  nasehat dgn lemah lembut. Sebetulnya ini sudah dijelaskan dgn baik dan gamblang oleh ustad luqman dlm bukunya MAT maupun MDMTK atau bisa dilihat di www.merekaadalahteroris.com  . Yg lucu AMW berdalil dgn buku kitab rifqon ahlus Sunnahnya syaikh muhsin. Coba AMW baca lagi bantahannya kitab rifqon ini di www.merekaadalahteroris.com, saya yakin dia akan shock.

Yg lebih aneh lagi AMW mengatakan kesesatan ustad salafi adalah karena menyesatkan kelompok lain, tapi ironisnya AMW ini juga  mengatakan “kelompok” ustad salafi adalah golongan khawarij….inikan sama aja dia (AMW) juga menyesatkan kelompok lain….satu jari menuding ke orang lain, empat jarinya menuding diri sendiri
Dan masih banyak lagi jawaban dari AMW yg mbulet dan berputar2

Secara umum kesan saya thd AMW adalah kalo dia(AMW ) sudah mengeluarkan buku nasehat atau bantahan seperti buku DSDB  1 & 2 STSK (karangan Abduh), dia (AMW) anggap bukunya itu sudah pasti benar sehingga kalo ada buku bantahan dari pihak lawannya, dia (AMW) anggap lawannya itu ngeyel, keras kepala, tidak mau dinasehati.

Dari sinilah kita lihat siapa sebenarnya yg paling merasa benar sendiri

Offline Justice 4 All

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 5.506
    • Lihat Profil
    • My Multiply
« Jawab #4 pada: 01 Mei 2008, 14:42:00 »

BTW, sebenarnya saya cukup salut dengan akh Abu Zaid, dari sekian kali beliau berkomentar disini, tampak lain (lebih sejuk dan lebih beradab) kalau dibandingkan dengan rekan-rekannya satu sub-hizb (fraksinya As Sewed) di myquran ini, semisal Fulan (yang kemungkinan Alfian muridnya Ust Luqman?), ana_muslim, dpr, PK, wonggrange256, Buldozer, sifatus.shafwah (yang ini parah banget, pengecut pisan), dll.

Semoga dugaan saya benar, masih ada harapan dari salafy faksinya As-Sewed dengan adanya person seperti akh Abu Zaid (Barakallah fiik), seperti saya berharap banyak dari Ustadz Abu Faris dari faksi lainnya.

Wallahua'lam.
Jawaban atas Syubhat yang Dituduhkan kepada Dakwah Tarbiyah

Updated! Latest article: Fatwa Syaikh Albany dan Syaikh Nashir As-Sa'di tentang Pemboikotan Musuh Islam


Offline OCU NOANGKO

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2007
  • Tulisan: 410
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #5 pada: 01 Mei 2008, 16:16:20 »
Saya bingung dh thread ini, membahas apa sih........
Kayaknya thread ini; membahas dendam antara satu dg yang lainnya
klu benar jangan di MyQ Om, tapi Kopdar aja antara para pihak yang bermusuhan

Offline Dayna

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.244
  • Lokasi: Kuwait
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #6 pada: 01 Mei 2008, 16:32:21 »
Salafi di Indonesia itu paling aneh, njelimet dan membingungkan. Kalau saya lihat di negara timur tengah malah biasa saja. Ikut politik, berbaur dengan masyarakat lain dan bisa menerima perbedaan.

Kok bisa berbeda ya? ???

Offline refleksi

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 1.523
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #7 pada: 01 Mei 2008, 16:36:09 »
Saya bingung dh thread ini, membahas apa sih........
Kayaknya thread ini; membahas dendam antara satu dg yang lainnya
klu benar jangan di MyQ Om, tapi Kopdar aja antara para pihak yang bermusuhan
@atas
yah memang persoalan yang ga penting itu cuma bikin bingung...namanya juga ga penting.
jadi kita lupakan saja...
Orang kafir aja Bangga dan PD pake Bikini & Rok Mini
(udah kaya Binatang)....
Masa Muslim malu kalau pake Busana Muslim + Sunnah Jenggot dan Tidak Isbal

Kite Musti Bangga Ama Ciri Khas KITA...dan Ga Niru Ciri Khas ORANG KAFIR

Offline refleksi

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 1.523
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #8 pada: 01 Mei 2008, 16:38:01 »
Salafi di Indonesia itu paling aneh, njelimet dan membingungkan. Kalau saya lihat di negara timur tengah malah biasa saja. Ikut politik, berbaur dengan masyarakat lain dan bisa menerima perbedaan.

Kok bisa berbeda ya? ???

oh gitu....tanya kali ada buku bacaan yang beda antara salafy timur tengah dengan yang di indonesia...

tapi ngurus yang lain lebih baik kali...
Orang kafir aja Bangga dan PD pake Bikini & Rok Mini
(udah kaya Binatang)....
Masa Muslim malu kalau pake Busana Muslim + Sunnah Jenggot dan Tidak Isbal

Kite Musti Bangga Ama Ciri Khas KITA...dan Ga Niru Ciri Khas ORANG KAFIR

Offline Justice 4 All

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 5.506
    • Lihat Profil
    • My Multiply
« Jawab #9 pada: 01 Mei 2008, 17:34:46 »
Salafi di Indonesia itu paling aneh, njelimet dan membingungkan. Kalau saya lihat di negara timur tengah malah biasa saja. Ikut politik, berbaur dengan masyarakat lain dan bisa menerima perbedaan.

Kok bisa berbeda ya? ???

Di Amerika pernah juga kejadian seperti di Indonesia. Silakan lihat:

http://umarlee.com/2007/01/31/the-rise-and-fall-of-the-salafi-dawah-in-the-us-final/

Tulisannya cukup panjang, tapi setidaknya bisa menjelaskan apa yang terjadi disana, dan saya yakin sangat berkorelasi dengan apa yang terjadi di Indonesia, dan kenapa banyak perbedaan dengan di Timur Tengah.

Baca juga bagian komentarnya. ;)
Jawaban atas Syubhat yang Dituduhkan kepada Dakwah Tarbiyah

Updated! Latest article: Fatwa Syaikh Albany dan Syaikh Nashir As-Sa'di tentang Pemboikotan Musuh Islam


Offline Dayna

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.244
  • Lokasi: Kuwait
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #10 pada: 01 Mei 2008, 17:58:05 »
@ j4a

Beda bro, di amerika itu kena imbas kejadian 11 september, jadi mereka memilih hati-hati untuk memasukkan mualaf ke kelompoknya dan lebih membina yang sudah ada. Lha kalau di indonesia? merasa eksklusif begitu dan menuduh yang lain salah. Di timteng hanya ada dua golongan besar sunni dan syiah, setahu saya tidak ada perpecahan salafi yamani, sururi dan salafi lainnya. entahlah kalau ada, saya tidak tahu soalnya.

Offline Justice 4 All

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 5.506
    • Lihat Profil
    • My Multiply
« Jawab #11 pada: 01 Mei 2008, 21:43:55 »
@dayna

Di Indonesia Salafy ada beberapa fraksi: (klasifikasi peta situs menurut akh ibnu sigit)

Kutip

SALAFI JIHADI
(Kelompok yg lebih terlihat condong pada kekerasan, terkait dengan fitnah yang mencoba mengkait2kan Islam dan bbrp tokoh2 Islam dengan isu "t3r0r15m3" atau kekerasan. Adakah yang tahu siapakah yang pertama kali meluncurkan istilah “Salafi Jihadi”?)

http://www.al-jamaah.net/
http://www.almuhajirun.com/
http://www.alqoidun.net
http://www.sabiluna.net/

SALAFY 1
(Salafy mantan murid Ust Ja'far Umar Thalib. Salah satu tokohnya adalah Ust Umar As-Sewed. Dan salah satu tokoh lainnnya adalah ust Jafar Sholih di Jakarta.)

http://www.ahlussunnah-jakarta.org
http://www.akhwat.web.id
http://www.al-ilmu.com
http://www.an-nashihah.com
http://www.assalafy.org
http://www.asysyariah.com
http://www.darussalaf.or.id
http://www.ikhwanmuslim.or.id
http://www.merekaadalahteroris.com
http://www.salafy.or.id
http://www.sunnah.or.id
http://www.thullabul-ilmiy.or.id

SALAFY 2
(Murid2nya Ust Yazid Jawas, Ust Zaenal Abidin, Ust Hakim Abdat, dll. Salafynya Minhajus Sunnah (sebuah Yayasan di Bogor))

http://forsitek.brawijaya.ac.id
http://smd.antibidah.net
http://wheeqo.web.id
http://www.ahlussunnah.web.id
http://www.al-aisar.com/
http://www.almanhaj.or.id
http://www.assunnah.or.id
http://www.assunnah.web.id
http://www.assunnah.web.id
http://www.at-taqwa.com/
http://www.at-tibyan.com/
http://www.fatwa-ulama.com
http://www.hakekat.com
http://www.hang106.or.id
http://www.ibnukatsir.com/
http://www.islam-download.net
http://www.jilbab.or.id
http://www.majalah-nikah.com
http://www.manhaj.or.id
http://www.muslim.or.id
http://www.muslimah.or.id
http://www.perpustakaan-islam.com
http://www.pustakaimamsyafii.com/
http://www.sahidian.web.id
http://www.salafi.or.id
http://www.salafindo.com
http://www.salafyoon.net
http://www.soal-jawab.com
http://www.vbaitullah.or.id
http://www.yamnm.org


SALAFY 3
(Murid2nya ust Ja'far Umar Thalib. Salafy 1 dan 3, dulu merupakan satu kesatuan, pernah dijuluki "Salafy Yamani", dulu membentuk Laskar Jihad utk Ambon. Tapi mereka akhirnya pecah menjadi dua seperti sekarang ini)

http://www.alghuroba.org/

SALAFY 4
(Salafy Yayasan Al-Sofwah. Salafy yang lebih moderat ketimbang Salafy 1 dan Salafy 2. Menurut bbrp orang, awalnya ustadz pada Salafy 2 tergabung dalam Al-Sofwah ini. Namun mrk membentuk sendiri yayasan di bogor, karena menganggap Al Sofwah terlalu lunak thd Harokah (Harokah = Ikhwan? HT? - wallahu'alam))

http://www.alsofwah.or.id

SALAFY 5
(Salafy lainnya, masih ada bbrp, yang di luar mainstream SALAFY 1 s.d 4)

http://www.aldakwah.org
http://www.wahdah.or.id


=============

Sumber: http://myquran.org/forum/index.php/topic,14706.msg804337.html#msg804337


Lihat juga: GERAKAN SALAFI MODERN DI INDONESIA

Link: http://abulmiqdad.multiply.com/journal/item/12
Jawaban atas Syubhat yang Dituduhkan kepada Dakwah Tarbiyah

Updated! Latest article: Fatwa Syaikh Albany dan Syaikh Nashir As-Sa'di tentang Pemboikotan Musuh Islam


Offline Dayna

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.244
  • Lokasi: Kuwait
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #12 pada: 01 Mei 2008, 22:04:14 »
@j4a
makanya aneh dan lucu begitu :hihi:. atau memang sifat dasar orang kita kali yang keras kepala. bagaimanapun guru itu harus digugu dan ditiru. tak boleh dikritik. ulama kan pewaris nabi :toe:.

Offline tuingtuing

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 9.715
  • Grrr... gue jitak!!!!
    • Lihat Profil
« Jawab #13 pada: 02 Mei 2008, 08:02:30 »
Wah. Ternyata memang demikian kenyataannya. Perpecahan di tubuh salafiyun memang nyata terjadi.

@j4a
makanya aneh dan lucu begitu :hihi:. atau memang sifat dasar orang kita kali yang keras kepala. bagaimanapun guru itu harus digugu dan ditiru. tak boleh dikritik. ulama kan pewaris nabi :toe:.

???  Guru tak boleh dikritik? wadooooh, ini dalil darimana ini?
Saya tidak menyembah tuhan yang bisa ketusuk, kelaperan, dan kagak bisa nyuruh pohon berbuah 

Inna-Llaha 'ala kulli syaiin qadiir... :)

Offline Justice 4 All

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 5.506
    • Lihat Profil
    • My Multiply
« Jawab #14 pada: 02 Mei 2008, 08:08:35 »
Kalau analisis saya, bisa benar bisa keliru, kebanyakan salafy di Indonesia, intoleran, karena barangkali banyak terpengaruh oleh klan Madkhaly dari Yaman. Misalnya Syaikh Robi dan Syaikh Muqbil yang terkenal keras kepada kelompok lain.

Kutip

Sepengetahuan penulis, fenomena ini bisa dibilang baru mengingat pada masa-masa sebelumnya beberapa tokoh Ikhwan seperti Syekh Muhammad al-Ghazali dan DR. Yusuf al-Qaradhawi pernah menjadi anggota dewan pendiri Islamic University di Madinah, dan banyak tokoh Ikhwan lainnya yang diangkat menjadi dosen di berbagai universitas Saudi Arabia. Dalam berbagai penulisan ilmiah –termasuk itu tesis dan disertasi- pun karya-karya tokoh Ikhwan –termasuk Fi Zhilal al-Qur’an yang dikritik habis oleh DR. Rabi al-Madkhali- sering dijadikan rujukan.  Bahkan Syekh Bin Baz –Mufti Saudi waktu itu- pernah mengirimkan surat kepada Presiden Mesir, Gamal Abdul Naser untuk mencabut keputusan hukuman mati terhadap Sayyid Quthb.[23]

Terkait dengan ini misalnya, Ja’far Umar Thalib misalnya menulis:

Di tempat Syekh Muqbil pula saya mendengar berita-berita penyimpangan tokoh-tokoh yang selama ini saya kenal sebagai da’i dan penulis yang menganu pemahaman salafus shalih. Tokoh-tokoh yang telah menyimpang itu ialah Muhammad Surur bin Zainal Abidin, Salman Al-Audah, Safar Al-Hawali, A’idl Al-Qarni, Nasir Al-Umar, Abdurrahman Abdul Khaliq. Penyimpangan mereka terletak pada semangat mereka untuk mengelu-elukan tokoh-tokoh yang telah mewariskan berbagai pemahaman sesat di kalangan ummat Islam, seperti Sayyid Qutub, Hasan Al-Banna, Muhammad Abduh, Jamaluddin Al-Afghani, Muhammad Rasyid Ridha dan lain-lainnya. [24]

http://abulmiqdad.multiply.com/journal/item/12


Kalau kita cermati, baik SPUB ataupun TROID yang jadi biang kekacauan di kalangan muslim Amerika, mereka juga merujuk ke klan Madkhaly ini, terutama Syaikh Robi. Kalau tidak dibilang "mengkultuskan".

Kita lihat juga pernyataan Ust Jamarto, setelah beliau ditahdzir oleh salafy lainnya, bahkan termasuk mantan murid-muridnya sendiri:

Kutip
Ja’far sendiri belakangan nampak menyadari sikap kerasnya yang berlebihan di masa awal dakwahnya. Dan nampaknya, apa yang ia lakukan belakangan ini –meski menyebabkannya menjadi sasaran kritik bekas pendukungnya- adalah sebuah upayanya untuk memperbaiki kesalahan tersebut. Dalam artikelnya, “Saya Merindukan Ukhuwwah Imaniyah Islamiyah” , ia menulis pengakuan itu dengan mengatakan:

“...Saya lupa dengan keadaan yang sesungguhnya mayoritas ummat di Indonesia yang tingkat pemahamannya amat rendah tentang Islam. Saya saat itu menganggap tingkat pemahaman ummatku sama dengan tingkat pemahaman murid-muridku. Akibatnya ketika saya menyikapi penyelewengan ummat dari As-Sunnah, saya anggap sama dengan penyelewengan orang-orang yang ada di sekitarku yang selalu saya ajari ilmu. Tentu anggapan ini adalah anggapan yang dhalim. Dengan anggapan inilah saya akhirnya saya ajarkan sikap keras dan tegas terhadap ummat yang menyimpang dari As-Sunnah walaupun mereka belum mendapat penyampaian ilmu Sunnah. Sayapun sempat menganggap bahwa mayoritas kaum muslimin adalah Ahlul Bid’ah dan harus disikapi sebagai Ahlul Bid’ah. Maka tampaklah Dakwah Salafiyyah yang saya perjuangkan menjadi terkucil, kaku dan keras. Saya telah salah paham dengan apa yang saya pelajari dari kitab-kitab para Ulama’ tersebut di atas tentang sikap Ahlul Bid’ah. Saya sangka Ahlul Bid’ah itu ialah semua orang yang menjalankan bid’ah secara mutlak.”[39] [39] Majalah SALAFY, edisi 5 tahun ke 5, hal. 9-10.

http://abulmiqdad.multiply.com/journal/item/12

Tentu sangat mengerikan kalau ustadz, apalagi ustadz papan atas memiliki pemahaman keliru seperti yang beliau ceritakan sendiri, yakni menganggap mayoritas umat Islam adalah ahlul bid'ah, apalagi parahnya menganggap orang yang menjalankan bid'ah (padahal bisa jadi masih merupakan khilafiyah, seperti qunut, maulid, dll) sebagai ahlul bid'ah.

Sangat wajar, kalau outputnya, yakni murid-muridnya nggak jauh beda, gampang menyesatkan orang lain, tidak paham adab ikhtilaf.

Tapi syukurlah, Ust. Jamarto sudah bertaubat. Saya sendiri kurang begitu tahu kiprah beliau sekarang ini.

Wallahua'lam
« Edit Terakhir: 02 Mei 2008, 08:59:46 oleh Justice 4 All »
Jawaban atas Syubhat yang Dituduhkan kepada Dakwah Tarbiyah

Updated! Latest article: Fatwa Syaikh Albany dan Syaikh Nashir As-Sa'di tentang Pemboikotan Musuh Islam