Penulis Topik: Siapa Pendiri Salafy dan Ikhwanul Muslimin ?  (Dibaca 1043 kali)


Offline kudel

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2008
  • Tulisan: 15
    • Lihat Profil
« Jawab #30 pada: 24 Mei 2008, 15:38:40 »
sabar..sabar... %peace% %peace%

Offline idrus_syah

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 14.250
  • Lokasi: Jakarta Selatan
  • Jenis kelamin: Pria
  • No More Wasting Time
    • Lihat Profil
    • Wilujeng Sumping
« Jawab #31 pada: 24 Mei 2008, 16:58:37 »
hm...baiklah..poin penamaan salafy masih belum diterima bagi org awam dan yang kontrak dengan manhaj salaf...AKAN TETAPI bagaimana dengan IM ? dari silsilah pendirinya dan waktu berdirinya jelas lebih baru dari salaf.

ooohhh yeeeeeee ....

salaf apa salafy nech :siul:

trus sejak kapan salafy berdiri %peace%

Offline aaboed

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2008
  • Tulisan: 1.063
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #32 pada: 24 Mei 2008, 17:53:06 »
jadi salafy = ahmadiyah?
berarti ada kelompok sempalan baru yang mengatasnamakan agama "Islam"?

lama-lama agama Islamnya hilang, tinggallah 'agama-agama' yang bernama Sunni, Syiah, Ahmady, Salafy, Druze, HTI, IM, NU, Muhammady, dll...
umat Islam memang gemar sekali berpecah belah (apalagi golongan yang sibuk tajassus sembari 'menghisab' sesama pengikut Muhammad SAW dan lupa 'menghisab' dirinya sendiri - merasa diri paling benar!)
ghiroh Islamy kalah oleh ghiroh manhajy or organisasy.

pantesan umat Islam ga maju2, kalah deh sama Cina yang Atheis dan Amerika yang Materialis.

cape deeeh... :'(
"Ketika Tuhan ingin memberi wujud bagi cahaya-Nya;
maka Ia menciptakan Muhammad sebagai hamba-Nya"

www.muslimheritage.com

www.harunyahya.com

www.aaboed.blogspot.com

Offline idrus_syah

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 14.250
  • Lokasi: Jakarta Selatan
  • Jenis kelamin: Pria
  • No More Wasting Time
    • Lihat Profil
    • Wilujeng Sumping
« Jawab #33 pada: 24 Mei 2008, 20:07:15 »
lama-lama agama Islamnya hilang, tinggallah 'agama-agama' yang bernama Sunni, Syiah, Ahmady, Salafy, Druze, HTI, IM, NU, Muhammady, dll...

apaan nech maksudnya.... :D :hmmm:

Offline aaboed

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2008
  • Tulisan: 1.063
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #34 pada: 24 Mei 2008, 21:58:50 »
Druze itu (kalo ga salah ni, afwan udah lamaa banget baca bukunya) adalah aliran kepercayaan pecahan Syi'ah yang percaya kalau Tuhan salah memberi wahyu, harusnya ke Ali alih2 Muhammad...ato saya salah ya?

maaf deh kalo salah...maklumlah saya gudangnya salah dan khilaf. haturnuhun ah akhi...
"Ketika Tuhan ingin memberi wujud bagi cahaya-Nya;
maka Ia menciptakan Muhammad sebagai hamba-Nya"

www.muslimheritage.com

www.harunyahya.com

www.aaboed.blogspot.com

Offline cucan2putek

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2006
  • Tulisan: 8
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #35 pada: 25 Mei 2008, 17:12:05 »
untuk yang pro salafy...antum masih ada kerjaan lain akh ketimbang mengkritisi harokah lain. Satu hal yang pasti IM dan Salafiy Alloh-nya sama, Rasulnya sama, Rukun imanya sama dan semua yang inti sama..masalahnya adalah pada hal2 yang furu (cabang)..dan ini adalah daerah ijtihad yang bisa berbeda2..saya udah lama gabung myQuran tapi baru sekarang tau ada forumnya (ga usah dibahas masalah ini)..dan setelah baca beberapa tulisan di thread ini, saya semakin sebel dengan pemikiran oang2 salafiy (saya ngga benci antum),,tapi insyaAllah antum tetep saudara seiman karena saya ngga pernah menjudge antum semua sesat ataupun bid'ah.

untuk IM..masih banyak kerjaan kita,

oia satu hal lagi, kita sama2 menyeru kepada Allah. Oia kenapa ya kalo salaf ngerekrut kader justru2 orang2 yang insyaAllah sudah paham islam. contohnya beberapa waktu yang lalu ane liat pasukan penebar dakwah lebih dari sepuluh menit nawarin majalahnya ke akhwat dengan jilbab besar (akhwat IM)..tapi ke orang2 ammah boro2 malah lewat.

ayo orang2 yang mengaku kaum salafiy...coba deh temukan kesalahan salafiy....heheheh menyebalkan

Offline idien

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 19
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #36 pada: 26 Mei 2008, 00:02:11 »
assalamu'alaikum semua saudara ku seiman rahimakumullah
 saya skedar mengeluarkan pndapat, maaf klo bnyak salah

merujuk pada judul postingan"siapa pendiri salafy dan ikhwanul
muslim?"

   secara tersurat tidak ada pendeklerasian berdirinya salafy
pada tanggal/bln/thn hijriah brapa.. makna salafy seperti yang
sudah ada yang menjelaskan dibawah secara lughati yang
berarti kaum terdahulu yang kemudian di tafsirkan
menyandarkan pada hadits bukhari dan muslim (walaupun pada
text hadits ini tidak di temukan kata "salafy" tetapi menggunakan
"tsummal ladziina yaluunahum" (generasi berikutnya) yang
merupakan generasi terdahulu dibandingkan kita):

 "Sebaik-baik kalian adalah generasiku, kemudian generasi
berikutnya, kemudian generasi berikutnya, kemudian
generasi berikutnya -Imran mengatakan: 'Aku tidak tahu,
apakah beliau mengatakannya dua atau tiga kali setelah
generasi beliau. Kemudian setelah itu akan ada suatu kaum
yang memberikan persaksian padahal mereka tidak diminta
memberikan persaksian, mereka berkhianat sehingga tidak
bisa dipercaya, mereka bernazar tapi tidak dipenuhi dan
muncul pada mereka obesitas (kegemukan).'" (HR. Al Bukhori
2651 dan Muslim 2535)

kemudian muncul istilah da'wah salafiyah yang menyandarkan
pada alquran dan sunah (hadits,atsar maupun taqrir) yang sohih
untuk menjadikan rujukan utama...

untuk da'wah salafiyah sendiri di akui oleh hasan al bana,
beliau pernah berkata : "maka, anda boleh mengatakan bahwa
ikhwanul muslimin adalah 1. da'wah salafiyyah..... 2.thariqah
suniyyah...... 3. haqiqah shufiyyah.... 4. harakah siyasiyyah .... 5.
jama'ah riyadhiyyah...... "(titik-titik merupakan tanda ada
penjelasan yang tidak saya cantumkan dari buku yang ada)

ada kaidah yang menjadi landasan penting dalam beribadah
untuk lebih mendekatkan diri kepada ALLAH dari da'wah
salafiyyah ini "laukaana khairan lasabaquunaa ilaihi" (kalaulah
itu perbuatan baik tentulah para sahabat mendahului kita
mengamalkannya)... kaidah ini lah yang menjadi pegangan
tentang memisahkan diri dari bid'ah2 yang merajalela....

bagi saya yang masih sangat awam ... perbaiki diri adalah hal
yang lebih utama  daripada mencela atau menyatakan apa-apa
yang tidak kita lakukan. tetapi ketika datang sebuah kebenaran
maka katakanlah yang haq itu haq dan yang bathil itu bathil

walaupun menyakitkan

"Telah bertasbih kepada Allah apa saja yang ada di langit dan
apa saja yang ada di bumi; dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi
Maha Bijaksana. 2. Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah
kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?. 3.Amat
besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa
yang tidak kamu kerjakan. 4. Sesungguhnya Allah menyukai
orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur

seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun
kokoh. " (QS. Ash Shaff  1-4 )

wallahu a'lam

wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh








Offline Yaih

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2008
  • Tulisan: 902
    • Lihat Profil
« Jawab #37 pada: 26 Mei 2008, 05:58:55 »
Yang ... penting jangan merasa dirinya dan kelompoknya yang paling salaf ... gitchu ajah ..

Kan sdh lama kayaknya dibahas ... bhw yang gak disuka oleh temen di IM,HT, MMI, dll .. terhadap salafy adalah monopoli kesalafian ..., sementara yang lain ahlul bid'ah, khawarij ..., dan firqah ...

padahal ketika mereka bersikap seperti itu, sadar ato kagak, diakui atao kagak, mereka udah jadi firqah juga ...

Offline Dzluqarnain

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2008
  • Tulisan: 492
  • Dia telah menamai kamu sekalian "Muslim" dari dulu
    • Lihat Profil
« Jawab #38 pada: 26 Mei 2008, 08:16:52 »
Ana pikir yang antum sebutkan semua diatas masih dalam jalur ahlus sunnah, masih tetap menggunakan Al Quran dan Sunnah dalam dasar-dasar hukumnya...

Yang menjadi persoalan adalah ketika dalam memaknai suatu hadits atau sunnah masing-masing memiliki penafsiran yang berbeda, mengistimbath hukum-hukumnya juga berbeda dan inilah sumber masalahnya.

Bila satu kelompok sudah menafsirkan suatu hukum adalah seperti ini, maka yang lainnya adalah bi'dah, ahlul bid'ah, khawarij, murjiah, mujassim, sesat, kafir dll...

Pengakuan diri sebagai salafi terhadap muslim yang lain tidak ada dasar hukumnya dari Al Quran ataupun hadits, dan mustahil mencari-cari hal ini, karena hal ini juga adalah hal yang baru populer setelah tiga generasi awal terbaik...

Ini adalah hasil penafsiran salah satu jamaah yang nyeleneh :
1. Siapa pendiri Salafy ?
Ar Rosul Muhammad bin Abdillah

Ada baiknya hati tidak dikeraskan, dan segera bertaubat kepada Allah SWT, karena pemahaman diatas jelas adalah keliru.

Allah swt sudah menggariskan ISLAM adalah agamamu dan Muslim adalah pengakuan yang terbaik bagi seorang hamba. Nabi Muhammad SAW tidak pernah mendirikan jamaah salafi.

“Barangsiapa yang telah berdusta terhadapku secara sengaja, maka hendaklah dia mempersiapkan tempat duduknya di api neraka.” (Hadits Shahih Mutawatir)


Wallahualaam..
« Edit Terakhir: 26 Mei 2008, 10:08:24 oleh Dzluqarnain »

Offline kipli

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 322
    • Lihat Profil
« Jawab #39 pada: 26 Mei 2008, 08:21:40 »
1. Siapa pendiri Salafy ?
Ar Rosul Muhammad bin Abdillah
Kutip dari: kipli
mungkin mangsudnya Muhammad As-Sewed
 ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D
Pli..itu kan yang yamani..nah yg lainnya gmana?:-)

pendiri salafy yg lainnya,mmm...mungkin Muhammad Surur..!! %peace%

(mungkin ini diambil dari jawaban salafi as-sewed lho...)

Offline aaboed

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2008
  • Tulisan: 1.063
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #40 pada: 26 Mei 2008, 18:14:48 »
ISLAM adalah agama kita...innaddiina indallohil Islam...walaa tamutunna illa wa antum muslimun.

siapapun yang berkata Muhammad Rasul Alloh SAW mendirikan 'agama salafy' atau 'manhaj salafy' atau apapun selain ISLAM, mungkin perlu mengulang syahadatnya lagi dan mendirikan sholat sunnah tobat 2 rokaat...

apalagi jika perkataan tersebut dibarengi dengan tajassus, berprasangka buruk terhadap sesama saudara penganut Islam, sibuk menghisab sesama penganut Islam, merasa diri benar sendiri...hati2 terjerumus meneladani akhlak Iblis yang bersombong dan merasa benar, merasa diri lebih baik daripada Adam di hadapan Tuhan, oleh karena itu menjadi 'kuffar'!!

inna lillahi wa inna ilaihi ro'jiun...
"Ketika Tuhan ingin memberi wujud bagi cahaya-Nya;
maka Ia menciptakan Muhammad sebagai hamba-Nya"

www.muslimheritage.com

www.harunyahya.com

www.aaboed.blogspot.com

Offline Yaih

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2008
  • Tulisan: 902
    • Lihat Profil
« Jawab #41 pada: 27 Mei 2008, 00:17:49 »
Setuju ..!

Offline kinghunter

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2008
  • Tulisan: 866
  • Kriuk... Kriuk...
    • Lihat Profil
« Jawab #42 pada: 27 Mei 2008, 05:58:24 »
@aaboed
Artinya dia kafir?

Offline abdullah_03n12

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2008
  • Tulisan: 38
    • Lihat Profil
« Jawab #43 pada: 27 Mei 2008, 07:29:06 »
ISLAM adalah agama kita...innaddiina indallohil Islam...walaa tamutunna illa wa antum muslimun.

siapapun yang berkata Muhammad Rasul Alloh SAW mendirikan 'agama salafy' atau 'manhaj salafy' atau apapun selain ISLAM, mungkin perlu mengulang syahadatnya lagi dan mendirikan sholat sunnah tobat 2 rokaat...

apalagi jika perkataan tersebut dibarengi dengan tajassus, berprasangka buruk terhadap sesama saudara penganut Islam, sibuk menghisab sesama penganut Islam, merasa diri benar sendiri...hati2 terjerumus meneladani akhlak Iblis yang bersombong dan merasa benar, merasa diri lebih baik daripada Adam di hadapan Tuhan, oleh karena itu menjadi 'kuffar'!!

inna lillahi wa inna ilaihi ro'jiun...

Sepakaat... Sesungguhnya setiap muslim itu bersaudara... Dan janganlah berpecah belah... Mari berjuang bersama, agar terwujud masyarakat Madani, masyarakat adil dan sejahtera.

Offline [Fulan]

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2007
  • Tulisan: 68
    • Lihat Profil
« Jawab #44 pada: 27 Mei 2008, 10:14:51 »
ISLAM adalah agama kita...innaddiina indallohil Islam...walaa tamutunna illa wa antum muslimun.

siapapun yang berkata Muhammad Rasul Alloh SAW mendirikan 'agama salafy' atau 'manhaj salafy' atau apapun selain ISLAM, mungkin perlu mengulang syahadatnya lagi dan mendirikan sholat sunnah tobat 2 rokaat...

apalagi jika perkataan tersebut dibarengi dengan tajassus, berprasangka buruk terhadap sesama saudara penganut Islam, sibuk menghisab sesama penganut Islam, merasa diri benar sendiri...hati2 terjerumus meneladani akhlak Iblis yang bersombong dan merasa benar, merasa diri lebih baik daripada Adam di hadapan Tuhan, oleh karena itu menjadi 'kuffar'!!

inna lillahi wa inna ilaihi ro'jiun...
Bismillah...
Asal penamaan Salaf dan penisbahan diri kepada manhaj Salaf adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam kepada putrinya Fathimah radhiyallahu ‘anha : “Karena sesungguhnya sebaik-baik salaf bagi kamu adalah saya". Dikeluarkan oleh Bukhary no.5928 dan Muslim no.2450.

Maka jelas bahwa penamaaan salaf dan penisbahan diri kepada manhaj Salaf adalah perkara yang mempunyai landasan (pondasi) yang sangat kuat dan sesuatu yang telah lama dikenal tapi karena kejahilan dan jauhnya kita dari tuntunan syari’at yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam, maka muncullah anggapan bahwa manhaj salaf itu adalah suatu firqoh, ajaran, atau pemahaman baru, dan anggapan-anggapan lainnya yang keliru.  Mereka menganggap penisbatan ini tidak ada asalnya sama sekali! Menurut mereka, seorang muslim tidak boleh mengucapkan : "Saya pengikut para Salafus Shalih dalam segala apa yang ada pada mereka baik dalam beraqidah, ibadah maupun berakhlak."

Tidak diragukan lagi bahwa pengingkaran seperti ini, kalau memang demikian yang mereka maksudkan, menunjukkan adanya tindakan untuk melepaskan diri dari pemahaman Islam yang shahihah sebagaimana yang dipahami dan dijalani oleh as-salafush shalih dan pemimpin mereka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.

Bila kita mengatakan : "Saya seorang muslim yang mengikuti Al-Qur'an dan As-Sunnah." Ucapan ini masih belum cukup karena hizb-hizb (sesat) seperti Asy'ariyah, Maturudiyah, dan kaum Hizbiyah, mereka juga mengaku mengikuti Al-Qur'an dan As-Sunnah.

Maka, tidak diragukan lagi bahwa penamaan yang jelas dan gamblang serta dapat membedakan antara golongan yang selamat dengan golongan yang sesat ialah dengan mengatakan: "Saya seorang muslim yang mengikuti Al-Qur'an dan As-Sunnah sesuai dengan manhaj Salafus Shalih" atau lebih singkatnya: "Saya Salafi!"

Oleh sebab itu, sesungguhnya kebenaran yang tidak bisa disangsikan lagi ialah : tidak cukup kita hanya bersandar dengan Al-Qur'an dan As-Sunnah tanpa tuntunan dari manhaj Salafus Shalih, baik dalam pemahaman dan pola pikir, dalam ilmu dan amal, maupun dalam dakwah dan jihad.

Kalaupun kita bisa menerima bantahan orang-orang yang mengkritik pemahaman salafi, sehingga kita cukup hanya menamakan diri dengan istilah muslim saja, tanpa menisbatkan diri kepada as-salafush shalih meskipun penisbatan tersebut merupakan penisbatan yang mulia dan shahih. Lantas apakah dengan demikian orang-orang yang mengkiritik itu bersedia melepaskan diri dari penamaan terhadap kelompok-kelompok (ikhwani, tahriri, tablighi, syi’i, dll), madzhab-madzhab, thariqat-thariqat mereka meskipun penisbatan itu semua tidak syar'i dan tidak shahih?

"Cukuplah bagimu perbedaan diantara kita ini. Dan setiap bejana akan memancarkan air yang ada di dalamnya." Allahlah yang memberi petunjuk kepada jalan yang lurus. Dan Dialah tempat meminta pertolongan.

Lalu, masihkah ada keraguan terhadap anggapan/penafsiran bahwa Dakwah Salafiyah adalah suatu organisasi, kelompok, aliran baru dan sangkaan-sangkaan lain yang salah dan menodai kesucian dakwah yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu 'alahi wa alihi wa sallam ini?? Allahu musta'an...
"Tiada seorang pun dai penyeru kepada kesesatan dari kalangan ulama jahat melainkan ada panah Ahlus Sunnah yang membidiknya sampai dia tersungkur dan tersingkap kebobrokannya..."