Penulis Topik: Hakekat Da'wah dan Netralitas Mesjid  (Dibaca 129 kali)


Offline hn_chusaeri

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2008
  • Tulisan: 134
  • Lokasi: Bogor
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« pada: 16 Juli 2008, 09:59:09 »
Tulisan ini diambil dari MUHIBBAH (Newsletter Mesjid UI edisi 4 Juli 2008), penulis Abdur Rahman.

Da'wah pada hakekatnya adalah mengajak manusia kepada Islam, bukan mengajak masuk ke dalam organisasi Islam. Organisasi hanyalah alat, bukan tujuan. Tujuan yang sama, yakni menegakkan kalimah Allah, bisa dicapai dengan cara dan jalan yang berbeda.

Tidak dapat dipungkiri, dewasa ini umat Islam Indonesia terkotak-kotak dalam berbagai kelompok. Sebagian kelompok itu berorientasi untuk meraih kekuasaan politik, sebagian lainnya bergerak untuk tujuan-tujuan non politik. Selama gerakan-gerakan itu murni untuk kepentingan Islam dan Muslim, kehadiran-kehadiran kelompok itu tentu sangat baik. Agar tujuan da'wah tidak terkalahkan oleh kepentingan pragmatis, perlu ada lembaga yang berdiri atas semua kelompok. Lembaga yang paling cocok adalah mesjid, pusat ibadah dan muamalah, institusi persatuan dan kesatuan umat sejak zaman Rasulullah SAW. Mesjidlah yang harus mewarnai semua kelompok umat, bukan sebaliknya. Mesjid tidak boleh diwarnai bermacam-macam kelompok dan aliran agar lembaga ini tetap netral dan murni.

Semoga bermanfaat....dan dapat mempererat ukhuawah kita semua...

Offline ph34r

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 5.211
  • Lokasi: HIT & RUN | HIT & RUN | HIT & RUN
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 16 Juli 2008, 14:58:32 »
masalhnya bukan pada adanya kelompok2/aliran
tapi bener/nggak tuntunan Islam yang digunakan

"Telah bersabda Rasulullah SAW : " Sungguh-sungguh akan datang atas umatku sebagaimana yang telah datang pada Bani Israil, sebagaimana sepasang sandal yang sama ukurannya, sehingga kalau dulunya pernah ada di kalangan Bani Israil orang yang menzinai ibunya terang-terangan niscaya akan ada diumatku ini yang melakukan demikian. Dan sesungguhnya Bani Israil telah terpecah menjadi 72 golongan dan umatku akan terpecah menjadi 73 golongan. Semua mereka bakal masuk neraka kecuali satu golongan yang selamat. Para shahabat
bertanya: "Siapakah mereka yang selamat itu ya Rasulullah?"
Rasulullah menjawab: " yaitu golongan yang mengikuti Aku ada padanya pada hari ini dan yang mengikuti para Sahabatku."

tinggal difilter, bener sesuai dengan yang diatas gak?

Offline hn_chusaeri

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2008
  • Tulisan: 134
  • Lokasi: Bogor
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #2 pada: 17 Juli 2008, 09:54:25 »
@ph34r
Aku sependapat....

Offline zero_to_hero

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 1.003
  • Jenis kelamin: Pria
  • Hidup adalah Petualangan
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 19 Juli 2008, 11:19:49 »
Semangat untuk berdakwah, dan ikhlaskan hati hanya untuk Allah

Tetap istiqomah...

karena kita hidup untuk berdakwah
“SETIAP JUARA SELALU BERFIKIR DAN BERFIKIR DENGAN SEKUAT TENAGA BAGAIMANA CARANYA UNTUK BERHASIL”
“BAGAIMANA MUNGKIN SEORANG JUARA SANTAI-SANTAI

Offline ph34r

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 5.211
  • Lokasi: HIT & RUN | HIT & RUN | HIT & RUN
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #4 pada: 26 Juli 2008, 10:07:20 »
kurang benar
paling benar hidup untuk beribadah, dakwah merupakan salah satu ibadah