Bismillahirrahmaanirrahiim…
Assalaamu’alaykum.wr.wb
Materi singkat yang akan Saya tulis kali ini adalah urgensi meninggikan semangat, sebagai salah satu nikmat istimewa yang Allah berikan.
*************************************
Ulluhul Himmah, secara lughoh, memiliki arti meninggikan semangat. Sedangkan secara bahasa, memiliki arti cita-cita yang tinggi.
Adanya ulluhul himmah mempengaruhi sifat dan perilaku seseorang. Orang-orang yang mulia adalah orang-orang yang berusaha untuk meninggikan himmahnya.
“ dan barangsiapa menaati Allah dan Rasul (Muhammad), maka mereka itu akan bersama-sama dengan orang yang Diberikan nikmat oleh Allah,(yaitu) para nabi, para pecinta kebenaran, orang-orang yang mati syahid den orang-orang shaleh. Mereka itulah teman yang sebaik-baiknya” (Qs. Annisa:69)
Dari potongan ayat diatas, dapat disimpulkan bahwa ulluhul himmah adalah kenikmatan yang datang karena adanya keta’atan kepada Allah dan Rasulnya. Karena Himmah tertinggi adalah Ridho Allah swt.
Himmah adalah sebuah fithrah yang tidak dapat direkayasa. Menurut Ustadz Abdul Hasyim, himmah seseorang dapat terlihat dari spontanitas, misalnya; saat seseorang terkejut, maka himmahnya dapat terlihat dari apa yang terucap pada saat itu. Kalau misalnya saat seseorang kaget yang terucap “asbun” alias asal bunyi, maka himmah yang dimilikinya hanya sebatas bunyi yang asal-asalan.
Ndak mau khan memiliki himmah yang asal-asalan? Coba deh simak tips yang ada dibawah ini...
• Coba yuk berkaca dari do’a nabi Ibrahim a.s, salam surat Assyu’ara ayat ke 83, yang artinya, “(Ibrahim berdo’a), “ Ya Tuhan-ku, berikanlah kepadaku ilmu dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang shaleh”
Terjaganya himmah seseorang dikarenakan terjaganya ilmu yang ada dalam hatinya.
• Yang kedua adalah “amal”
Pernah tau kata-kata ini? “jadilah orang yang dilihat ber’amal, bukan yang didengar ber’amal”. Jangan salah sangka dulu, maksud kata-kata diatas, bukan diwajibkan untuk riya’, tapi… beramal-lah dengan perbuatan (tanpa niat riya’, tentunya), jangan beramal dengan “katanya si dia itu ” atau beramal dengan “dengar-dengar, si dia itu rajin amal loh…”
Tips selanjutnya adalah…
• Berada dilingkungan yang aman.
Bukan aman dari maling, pencuri, garong, rampok, dll. Tapi aman , dapat memberikan pengaruh yang positif bagi pemahaman kita. Karena baiknya lingkungan mempengaruhi baiknya pribadi kita.
Tips terakhir yang bisa Saya berikan adalah
• Rintislah amal-amal shaleh, biar kecil asal permanent.
Dimulai dari yang kecil dan dilakukan secara terus menerus, InsyaAllah akan memudahkan kita untuk mengerjakan amalan besar yang dapat terus dilakukan secara permanent.
Semoga dengan adanya pembahasan materi diatas, kita dapat terus meninggikan semangat mencari kebenaran. Meninggikan cita-cita untuk terus berada dalam RidhoNya, karena tanpa Ridho Allah, maka hidup yang dijalani tidak akan nikmat karena tidak berkah.
Sekian dari Saya, semoga tulisan-tulisan ini dapat memperpanjang silaturrahim diantara bloger dan penikmat blog hijau ini.
*diambil dari blog saya sendiri*