Lab B, dimulai pukul 16:48
Bismillahirrahmaanirrahiim...
TAWADHU 'ALALLAHI TA'ALA
(merendahkan diri dihadapan Allah SWT)
Akhlak adalah cerminan hati, dan keimanan tercermin dari akhlak. Ketika kita mampu bertawadhu dihadapan Allah SWT, maka kita akan mampu bertawadhu dihadapan manusia, dan hal ini menunjukkan kualitas akhlak yang kita miliki.
Dalil mengenai keutamaan bertawadhu terdapat dalam :
- QS. Al-Hijr : 88
- QS. Assyu'ara : 215
- QS. Luqman : 18
Berikut ini adalah beberapa kiat untuk menumbuhkan sikap tawadhu kepada Allah SWT;
1. Merasa memiliki sedikit keta'atan kepada Allah SWT.
Dengan menjalankan kiat ini, kita mencoba menghitung ketidakseimbangan jumlah kewajiban yang Allah SWT berikan dan kemampuan kita dalam menjalankannya, sehingga kita tidak akan pernah merasa memiliki keta'atan yang cukup dan selalu berusaha untuk meningkatkannya.
2. Merasa banyak melakukan maksiat.
Rajin-rajinlah melakukan evaluasi dihadapan Allah SWT dan perbanyak-lah ibadah yang menghasilkan pahala, karena manusia adalah media pelaku dosa,dan insyaAllah dengan ibadah tambahan yang dilakukan, dapat mengurangi dosa-dosa yang telah diperbuat.
3. Tidak menuntut ganjaran dari Allah SWT ketika beribadah kepada-Nya.
Hal ini mengingatkan kita, bahwa ibadah terbaik adalah ibadah yang dilakukan dengan keikhlasan.
4. Jangan merasa, bahwa ibadah yang kita lakukan merupakan keberhasilan dan dikarenakan perjuangan diri kita.
Sesungguhnya, kalau bukan rahmat Allah SWT, maka kita tidak akan berhasil untuk melakukan segala ibadah yang kita kerjakan.
Sadarilah, sejauh mana usaha kita, maka diujung usaha itulah, "Tangan" Allah SWT bermain.
wallahu a'lam bishawwab...
*diambil dari blog saya*