Penulis Topik: Reinkarnasi  (Dibaca 4310 kali)


Offline Azed

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 2.061
    • Lihat Profil
« Jawab #165 pada: 06 November 2009, 23:15:55 »
saya tidak mengetahui dimana pengakuan tentang reinkarnasi nabi-nabi semitic bereinkarnasi. barangkali tidak ada tercatat tentang reinkarnasi mereka. tetapi itu tidak berarti tidak ada nabi semitic yang merupakan reinkarnasi dari manusia. karena alQuran menyatakan kemungkinannya manusia bereinkarnasi, demikian pula berlaku bagi para nabi. dan saya mengatakan para nabi yang menjadi rasul bukan merupakan reinkarnasi dari manusia, itu disebabkan tidak dapat ditemukan pengakuan mereka di dalam kitab manapun. sedangkan untuk membicarakan seluruh nabi yang ada tidaklah dapat dilakukan, karena jumlah nabi itu ribuan. oleh karena itu jawaban yang tepat yang bisa saya berikan adlah "tidak tahu".
OK. Ganti pertanyaan.
Dari so ung yuk yg meninggal th 1825, apakah anda inkarnasinya yg pertama ?
Apakah reinkarnasi itu terjadi begitu seseorang meninggal atau ada jeda ?

Offline Jhana78

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2009
  • Tulisan: 1.935
  • Lokasi: Bandung
  • Jenis kelamin: Pria
  • alam semesta adalah ayat-ayat Allah
    • Lihat Profil
    • Forum Diskusi Ilmu Logika
« Jawab #166 pada: 06 November 2009, 23:17:37 »
OK. Ganti pertanyaan.
Dari so ung yuk yg meninggal th 1825, apakah anda inkarnasinya yg pertama ?
Apakah reinkarnasi itu terjadi begitu seseorang meninggal atau ada jeda ?

saya saat ini merupakan reinkarnasi yang pertama ari so ung yuk.
http://forumlogika.co.cc/
(Forum Diskusi Ilmu Logika)

Offline Alpha Gruis

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2006
  • Tulisan: 917
  • Lokasi: Yogyakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • Empat Agama Satu Tuhan
    • Lihat Profil
« Jawab #167 pada: 06 November 2009, 23:28:09 »
aku meninggal pada tahun 1825. jadi umur saya waktu itu adalah 23 tahun-an, yakni 3 tahun setelah saya mengajar seni / sastra di U No.
Rasyad Khalifa, yaitu seorang yang terkenal dengan temuan fenomena angka 19 di dalam Al Quran, punya pemikiran yang menarik (untuk tidak mengatakannya aneh). Menurut beliau, siapapun yang meningal dunia sebelum mencapai usia 40 tahun, maka otomatis ia masuk sorga, walaupun selama hidup di dunia ia merupakan orang yang cukup jahat.
Hmm, saya jadi berpikir, jika seandainya orang yang meningal dunia sebelum ia mencapai usia 40 tahun -mereka itulah yang kemungkinan besar akan mengalami reinkarnasi- barangkali itu lebih masuk akal ketimbang pemikiran Rasyad Khalifa tsb.

Btw saya masih penasaran dengan dalil reinkarnasi.
Ayat 16:70 akan menjadi dalil yang meyakinkan jika seandainya tidak ada ayat 22:5. Apalagi jika dikompromikan dengan Ayat Ar Ruum 30:54, dimana di ayat tsb kata "lemah" mengacu kepada orang tua, bukannya bayi.
Mungkinkah ardzalil umur di ayat 16:70 berbeda dengan ardzalil umur di ayat 22:5 dan beda lagi dengan lemah dan beruban yang dimaksud di ayat 30:54?
« Edit Terakhir: 06 November 2009, 23:33:40 oleh Alpha Gruis »
Untuk tiap umat Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat, tapi Allah hendak menguji terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlombalah dalam kebajikan. Hanya kepada Allah kamu kembali lalu diberitahukan-Nya apa yg kamu perselisihkan

Offline Azed

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 2.061
    • Lihat Profil
« Jawab #168 pada: 06 November 2009, 23:33:16 »
saya saat ini merupakan reinkarnasi yang pertama ari so ung yuk.
Artinya ada masa jeda. Masih bisa mengingat, siapa anda sebelum jadi so ung yuk ?
Atau yg lebih spesifik jika dihitung mundur : sampai yg keberapa asal muasal reinkarnasi itu bisa terlacak ?

Offline Jhana78

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2009
  • Tulisan: 1.935
  • Lokasi: Bandung
  • Jenis kelamin: Pria
  • alam semesta adalah ayat-ayat Allah
    • Lihat Profil
    • Forum Diskusi Ilmu Logika
« Jawab #169 pada: 06 November 2009, 23:40:29 »
Kutip dari: alpha
Rasyad Khalifa, yaitu seorang yang terkenal dengan temuan fenomena angka 19 di dalam Al Quran, punya pemikiran yang menarik (untuk tidak mengatakannya aneh). Menurut beliau, siapapun yang meningal dunia sebelum mencapai usia 40 tahun, maka otomatis ia masuk sorga, walaupun selama hidup di dunia ia merupakan orang yang cukup jahat.

dan menurut anda, dari sejak tahun 1825, dan saya baru terlahir kembali pada tahun 1978, lalu selama 153 tahun, tinggal dimanakah saya? apakah anda dapat memperkirakan?
http://forumlogika.co.cc/
(Forum Diskusi Ilmu Logika)

Offline Alpha Gruis

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2006
  • Tulisan: 917
  • Lokasi: Yogyakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • Empat Agama Satu Tuhan
    • Lihat Profil
« Jawab #170 pada: 06 November 2009, 23:44:50 »
Di dalam kubur, sama seperti orang mati lainnya.


Posting Digabung: 06 November 2009, 23:50:28


imho, reinkarnasi (kesempatan kedua) akan masuk akal jika:
- terjadi kepada mereka yang meninggal sebelum mencapai usia 40 tahun, dan atau
- terjadi kepada mereka yang selama hidup belum pernah menerima atau mendengar seruan agama yang benar

Reinkarnasi tidak mungkin terjadi pada orang kafir yang menolak kebenaran dan hidup cukup lama (40 tahun atau lebih)

Tapi saya masih belum yakin dengan dalil reinkarnasi, terutama dengan adanya ayat Ar Ruum 54 tsb.
« Edit Terakhir: 06 November 2009, 23:50:28 oleh Alpha Gruis »
Untuk tiap umat Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat, tapi Allah hendak menguji terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlombalah dalam kebajikan. Hanya kepada Allah kamu kembali lalu diberitahukan-Nya apa yg kamu perselisihkan

Offline Jhana78

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2009
  • Tulisan: 1.935
  • Lokasi: Bandung
  • Jenis kelamin: Pria
  • alam semesta adalah ayat-ayat Allah
    • Lihat Profil
    • Forum Diskusi Ilmu Logika
« Jawab #171 pada: 06 November 2009, 23:53:28 »
Artinya ada masa jeda. Masih bisa mengingat, siapa anda sebelum jadi so ung yuk ?
Atau yg lebih spesifik jika dihitung mundur : sampai yg keberapa asal muasal reinkarnasi itu bisa terlacak ?

sesungguhnya saya dapat melacak lebih banyak lagi kehidupan masa lalu saya. caranya mudah, yakni dengan menempuh jalan kesucian. sesungguhnya, kita lupa karna dosa-dosa. bila kita bertaubat dan mencapai kesucian, kita dapat mengingat kembali hal-hal yang telah dilupakan dahulu.

tetapi, saya merasa tak sanggup untuk melihat kehidupan masa lalu yang sangat menyedihkan. mengingat peristiwa pemenggalan itu, seakan rasa sakitnya masih terasa di kerongkongan dan seluruh tubuh saya. belum lagi mengingat derita cinta yang tak sampai.


waktu itu, kepala saya dipenggal oleh seorang prajurit cina, karena saya menjalin kasih dengan anak jendral (pemimpin prajurit itu). gadis itu namanya Yen Mei. ia dibawa ayahnya dari negeri cina ke wilayah kami dalam suatu misi militer. Yen Mei di sekolahkan di U No. umurnya waktu itu kira-kira 12 atau 13 tahun. usia yang cukup dewasa untuk dinikahi pada masa itu. sang jenderal marah, berkali-kali memperingatkan saya. sayapun sangat takut. tapi bagaimana lagi, kami berdua sangat saling mencintai. nyawakulah yang menjadi korban.

ketika mati, walaupun ditempatkan disebuah taman yang sangat indah, hati saya selalu bersedih, karena selalu teringat kepada Yen Mei, mengingat betapa sedihnya dia aku tinggalkan. selama 153 tahun aku enggan bermasyarakat, aku selalu menyendiri, mengharapkan dapat bertemu Yen Mei kembali. entahlah mungkin karena kehendak kembali ke dunia dan kehendak untuk mencari Yen Mei sangat kuat, sehingga pada tahun 1978 aku terlahir kembali sebagai manusia.

Kutip dari: alpha
imho, reinkarnasi (kesempatan kedua) akan masuk akal jika:
- terjadi kepada mereka yang meninggal sebelum mencapai usia 40 tahun, dan atau
- terjadi kepada mereka yang selama hidup belum pernah menerima atau mendengar seruan agama yang benar

Reinkarnasi tidak mungkin terjadi pada orang kafir yang menolak kebenaran dan hidup cukup lama (40 tahun atau lebih)

Tapi saya masih belum yakin dengan dalil reinkarnasi, terutama dengan adanya ayat Ar Ruum 54 tsb.

@ alpha

maafkan saya, karena saya jadi tidak fokus mendiskusikan soal bukti-bukti ayat-ayat suci alQuran tentang reinkarnasi. karena spertinya saya jadi terhanyut dengan ingatan masa lalu. gara-gara sdr. azed bertanya-tanya tentang hal tersebut.
http://forumlogika.co.cc/
(Forum Diskusi Ilmu Logika)

Offline Azed

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 2.061
    • Lihat Profil
« Jawab #172 pada: 07 November 2009, 00:15:29 »
ketika mati, walaupun ditempatkan disebuah taman yang sangat indah, hati saya selalu bersedih, karena selalu teringat kepada Yen Mei, mengingat betapa sedihnya dia aku tinggalkan. selama 153 tahun aku enggan bermasyarakat, aku selalu menyendiri, mengharapkan dapat bertemu Yen Mei kembali. entahlah mungkin karena kehendak kembali ke dunia dan kehendak untuk mencari Yen Mei sangat kuat, sehingga pada tahun 1978 aku terlahir kembali sebagai manusia.
Dimana Yen Mei (cantik cantik ?) sekarang berada, kemana dia berinkarnasi.
Jangan2 istri anda sekarang dialah dulu orangnya.
Sorry, saya tak berniat membongkar kesedihan anda.

karena spertinya saya jadi terhanyut dengan ingatan masa lalu. gara-gara sdr. azed bertanya-tanya tentang hal tersebut.
Sudah malem jangan mikir yg serius, yg serius dilanjutin besok aja.

Offline Jhana78

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2009
  • Tulisan: 1.935
  • Lokasi: Bandung
  • Jenis kelamin: Pria
  • alam semesta adalah ayat-ayat Allah
    • Lihat Profil
    • Forum Diskusi Ilmu Logika
« Jawab #173 pada: 07 November 2009, 00:37:20 »
justru itulah aku tak tahu, dimana kini yen mei berada. aku juga tidak dapat mengetahui, apakah istriku saat ini yen mei atau bukan. aku enggan menyelidkinya sebelum dia dapat mengingatnya sendiri. kalau saya tahu bahwa dia itu yen mei, sedangkan dia tidak mengakuinya, saya akan bersedih. jadi, saya menunggu istri saya untuk mau belajar bagaimana cara mengingat masa  lampau.
http://forumlogika.co.cc/
(Forum Diskusi Ilmu Logika)

Offline M.ANDI

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2009
  • Tulisan: 4
    • Lihat Profil
« Jawab #174 pada: 07 November 2009, 00:45:26 »
sesungguhnya saya dapat melacak lebih banyak lagi kehidupan masa lalu saya. caranya mudah, yakni dengan menempuh jalan kesucian. sesungguhnya, kita lupa karna dosa-dosa. bila kita bertaubat dan mencapai kesucian, kita dapat mengingat kembali hal-hal yang telah dilupakan dahulu.

apakah jhana yakin jika bertobat maka semua dosa akan langsung terhapus lalu mencapai kesucian  tanpa mendapat balasan dari perbuatan dosa?

Offline Azed

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 2.061
    • Lihat Profil
« Jawab #175 pada: 07 November 2009, 00:46:59 »
justru itulah aku tak tahu, dimana kini yen mei berada. aku juga tidak dapat mengetahui, apakah istriku saat ini yen mei atau bukan. aku enggan menyelidkinya sebelum dia dapat mengingatnya sendiri. kalau saya tahu bahwa dia itu yen mei, sedangkan dia tidak mengakuinya, saya akan bersedih. jadi, saya menunggu istri saya untuk mau belajar bagaimana cara mengingat masa  lampau.
Kalau gitu reinkarnasi itu tdk bisa diketahui kecuali oleh usaha orangnya sendiri ya ?.
Apakah tidak bisa anda melacak, reinkarnasi dari siapakah istri anda ?.
Bisa nggak seorang lelaki adalah inkarnasi dari seorang perempuan ?

Offline Jhana78

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2009
  • Tulisan: 1.935
  • Lokasi: Bandung
  • Jenis kelamin: Pria
  • alam semesta adalah ayat-ayat Allah
    • Lihat Profil
    • Forum Diskusi Ilmu Logika
« Jawab #176 pada: 07 November 2009, 00:55:11 »
apakah jhana yakin jika bertobat maka semua dosa akan langsung terhapus lalu mencapai kesucian  tanpa mendapat balasan dari perbuatan dosa?

tentu melalui pembalasan.

apakah seseorang itu brtobat atau tidak, tetap akan meperoleh pembalasan. tetapi, bertobat yang saya maksud artinya, meninggalkan semua perbuatan buruk  sehingga tidak menambah dosa. dan memperbanyak perbuatan baik sehingga membuat dosa menjadi tawar.

dosa itu ibarat garam. sedangkan pahala itu ibarat air. kalo kita garam tercampur dengan segelas gelas, tentu saja air garam menjadi sangat asin. tapi bila kita memiliki air satu kolam, maka garam satu sendok tidak ada artinya.

Kutip dari: azed
Kalau gitu reinkarnasi itu tdk bisa diketahui kecuali oleh usaha orangnya sendiri ya ?.
Apakah tidak bisa anda melacak, reinkarnasi dari siapakah istri anda ?.
Bisa nggak seorang lelaki adalah inkarnasi dari seorang perempuan ?

saya bisa melacaknya. tapi saya sangat berkeinginan agar istriku mengingatnya sendiri. bahkan istriku mentertawakan aku, ketika aku bilang padanya bahwa aku adalah reinkarnasi dari so ung yuk. dia bilang, "makanya jangan terlalu banyak nonton film cina". padahal sungguh, aku dari dulu sampai skarang gak hobi nonton film cina.

setelah aku teringat dengan kehidupan masa laluku, hatiku menjdi labil, dan ragu dengan agamaku, Islam. karena dalam islam tidak ada reinkarnasi. hampir saja aku murtad dan masuk agama budha, jika saja tidak ada seorang ulama yang menjelaskan dalil-dalil reinkarnasi dalam ayat alQuran dan hadits.
http://forumlogika.co.cc/
(Forum Diskusi Ilmu Logika)

Offline Azed

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 2.061
    • Lihat Profil
« Jawab #177 pada: 07 November 2009, 00:59:21 »
^ satu lagi dong pertanyaan belom dijawab
Apakah lelaki bisa berinkarnasi menjadi perempuan dan sebaliknya ?

Offline Jhana78

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2009
  • Tulisan: 1.935
  • Lokasi: Bandung
  • Jenis kelamin: Pria
  • alam semesta adalah ayat-ayat Allah
    • Lihat Profil
    • Forum Diskusi Ilmu Logika
« Jawab #178 pada: 07 November 2009, 01:04:30 »
^ satu lagi dong pertanyaan belom dijawab
Apakah lelaki bisa berinkarnasi menjadi perempuan dan sebaliknya ?

aku tidak pernah melihat peristiwa tersebut. selama yang kulihat, lelaki selalu bereinkarnasi menjadi lekaki. dan perempuan selalu menjadi perempuan.

tetapi bisa saja ada penyimpangan dari biasanya.
http://forumlogika.co.cc/
(Forum Diskusi Ilmu Logika)

Offline M.ANDI

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2009
  • Tulisan: 4
    • Lihat Profil
« Jawab #179 pada: 07 November 2009, 01:05:14 »

apakah seseorang itu brtobat atau tidak, tetap akan meperoleh pembalasan. tetapi, bertobat yang saya maksud artinya, meninggalkan semua perbuatan buruk  sehingga tidak menambah dosa. dan memperbanyak perbuatan baik sehingga membuat dosa menjadi tawar.

dosa itu ibarat garam. sedangkan pahala itu ibarat air. kalo kita garam tercampur dengan segelas gelas, tentu saja air garam menjadi sangat asin. tapi bila kita memiliki air satu kolam, maka garam satu sendok tidak ada artinya.


jhana tahu seberapa banyak dosa dan seberapa banyak pahala yg telah di dapat? Gimana cara tau nya? trus brapa lama waktu yg kita butuhkan untuk mendapat penawar dosa dan dengan amalan apa? apakah rosululloh megajarkan amalan penawar dosa itu?