Penulis Topik: tidak peduli?  (Dibaca 985 kali)


Offline anggon

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 2.314
  • Lokasi: Depan Layar
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #15 pada: 07 November 2009, 13:13:51 »
variabel pertanyaan nya terlalu banyak bro sib. isunya sangat luas. saya pernah diskusi dengan dengan tokoh Islam terkait hal ini

anda pernah diskusi dg tokoh islam ?
ah, insting deteksi saya mengatakan anda sedang membual

 
Kutip
"Hajar Aswad: Kegagalan Islam Membawa Ajaran Membawa Ajaran Tauhid Murni."

Tauhid islam GAK ADA KAITANYA sama hajr aswad

Kutip
Salah seorang pemikir Islam yang lebih berani mengatakan itu memang benar bahwa secara kultural dan aplikasi Islam memang gagal mengusung pesannya, termasuk dalam berbagai akulturasi budaya lain misalnya kecenderungan Islam di Jawa yang berdoa minta rejeki di makam sunan, penggunaan ilmu gaib dan lain sebagainya.

wakakakak , ngibul abiz !! mau bohongi saya? keknya gak bisa deh!

coba saya tanya, sapa itu tokoh islam imajinasi anda ? paling jg yg ngomong begituan para 'gembala kambing', gak ada deh orang sampe dijuluki TOKOH ISLAM dgn KONYOLNYA bilang islam telah gagal scr kultural dan aplikasi, atau jgn2 anda yg salah dengar?
 

Kutip
Jadi kesimpulan dalam diskusi itu memang Islam secara konseptual adalah agama Tauhid namun secara aktual sama sekali tidak.


ìslam adalah agama tauhid baik secara konseptualisasi dan aktualisasi, adapun adat2 pribumi yg dicampuradukan dgn agama adalah murni bid'ah namun bukan bagian dr konsep agama itu sendiri


Kutip
kira-kira begitu hasil diskusinya.

islam menganjurkan tabbayun (cros-cek) jika ada berita dr orang kafir (kristen), jika anda benar2 diskusi dgn tokoh islam yg anda maksud, maka tunjukan siapakah beliau + profil lengkap atau anda sdang bikin dagelan kosong!

gak lucu
Sesungguhnya KAFIRlah orang-orang yang mengatakan, 'bahwasanya Allah salah seorang dari tiga'. Padahal sekali-kali tiada tuhan selain tuhan yang Esa

Offline mardi m

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2009
  • Tulisan: 242
    • Lihat Profil
« Jawab #16 pada: 07 November 2009, 21:38:50 »
terserah bro anggon saja.

Offline kucing_kecil7984

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 9.619
  • Lokasi: Sulawesi Selatan, Sidrap
  • apaan sih liat-liat?
    • Lihat Profil
    • omekimai, ada blognya si kucing ni
« Jawab #17 pada: 07 November 2009, 23:58:46 »
terserah bro anggon saja.

kok ngambek sih %peace%


nih, tisu...

Offline mardi m

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2009
  • Tulisan: 242
    • Lihat Profil
« Jawab #18 pada: 08 November 2009, 00:03:47 »
lah orang berbesar hati sambil terus tersenyum dibilang ngambek. emang bahasa tulisan itu ambigu he he he.

Offline muhamadTOTTI

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2007
  • Tulisan: 5.171
  • Lokasi: Palembang
  • Jenis kelamin: Pria
  • hajar!! black must die..
    • Lihat Profil
« Jawab #19 pada: 08 November 2009, 00:05:03 »
lah orang berbesar hati sambil terus tersenyum dibilang ngambek. emang bahasa tulisan itu ambigu he he he.

kasih pipi kanan dong?? :D

Offline mardi m

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2009
  • Tulisan: 242
    • Lihat Profil
« Jawab #20 pada: 08 November 2009, 00:11:13 »
kalau bukan muhrim ngga boleh dong ah. masak minta pipi he he he.


Posting Digabung: 08 November 2009, 00:12:49


balik pokok bahasannya lagi ya bro:

saya pernah diskusi dengan dengan tokoh Islam terkait hal ini "Hajar Aswad: Kegagalan Islam Membawa Ajaran Membawa Ajaran Tauhid Murni." Salah seorang pemikir Islam yang lebih berani mengatakan itu memang benar bahwa secara kultural dan aplikasi Islam memang gagal mengusung pesannya, termasuk dalam berbagai akulturasi budaya lain misalnya kecenderungan Islam di Jawa yang berdoa minta rejeki di makam sunan, penggunaan ilmu gaib dan lain sebagainya.

Jadi kesimpulan dalam diskusi itu memang Islam secara konseptual adalah agama Tauhid namun secara aktual sama sekali tidak.

kira-kira begitu hasil diskusinya.

Offline muhamadTOTTI

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2007
  • Tulisan: 5.171
  • Lokasi: Palembang
  • Jenis kelamin: Pria
  • hajar!! black must die..
    • Lihat Profil
« Jawab #21 pada: 08 November 2009, 00:16:53 »
^jawabannya kurang-lebih seperti mas anggon paparkan..

nah, menurut lu??

Kutip dari: prediksi jawaban
terserah bro totti saja


:terbahak: piss ah.. %peace%

Offline kucing_kecil7984

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 9.619
  • Lokasi: Sulawesi Selatan, Sidrap
  • apaan sih liat-liat?
    • Lihat Profil
    • omekimai, ada blognya si kucing ni
« Jawab #22 pada: 08 November 2009, 00:20:10 »
Hajar Aswad itu adalah batu yang berasal dari Surga. Nah, batu itu diciumi sebagai simbolisasi kecintaan kita pada SurgaNya...

Btw, ntu tokoh apa "tokoh" sih? Namanya siapa? Reputasinya gimana? %peace%

Offline mardi m

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2009
  • Tulisan: 242
    • Lihat Profil
« Jawab #23 pada: 08 November 2009, 00:31:04 »
kalau yang seperti itu sudah pasti masuk ke orang-orang Liberal ya bro, memiliki pandangan atau kekritisan di luar sesuatu yang dianggap keluar dari keislaman.

saya pikir untuk segala hal yang berbau keidentitasan nama secara spesifik, saya tidak hendak mengungkap dalam postingan bro, berdasarkan pengalaman yang lalu-lalu. mohon maaf.

jawaban saya ya seperti itu mas Totti. memang ada kesenjangan antara konseptual dan aktualisasi Tauhid di dalam kehidupan umat Islam. Baru tadi sore saya mendengarkan sebuah ceramah agama di televisi terkait hal ini meski tidak sama persis kasusnya.

Dibilang oleh penceramah itu: "Jika muslim mencintai sesuatu lebih dari pada Allah maka ia sudah menduakan Allah."

saya tidak berbicara tentang dinul Islam melainkan aktualisasi kehidupan beragama umat Islam yang nampaknya memang mengalami akulturasi yang tidak terhindarkan untuk mengesampingkan Allah dan masuk pada penduaan atau penyangkalan atau bisa jadi penistaan - misalnya berdoa minta rejeki kepada orang mati, atau ada postingan saya tentang musik haram menurut Islam di kamar sebelah, atau hal-hal lain.

Mungkin anda bisa menambahkan kasus-kasus lain seperti ini? Saya bukan praktisi Islam, hanya pengamat jadi terbatas untuk mengerti contoh-contoh lain.


Offline kucing_kecil7984

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 9.619
  • Lokasi: Sulawesi Selatan, Sidrap
  • apaan sih liat-liat?
    • Lihat Profil
    • omekimai, ada blognya si kucing ni
« Jawab #24 pada: 08 November 2009, 00:48:24 »
kalau yang seperti itu sudah pasti masuk ke orang-orang Liberal ya bro, memiliki pandangan atau kekritisan di luar sesuatu yang dianggap keluar dari keislaman.

ente ini lucu... kalau mau berhujjah, pake dalil dari ulama yang konservatif dan fundamental dong :D

Offline mardi m

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2009
  • Tulisan: 242
    • Lihat Profil
« Jawab #25 pada: 08 November 2009, 01:02:32 »
ya tanggapi saja bro secara konservatif dan fundamental. ya khan? namanya juga diskusi bro. bisa dari sumber mana saja untuk ditelaah.

coba anda tanggapi posting musik haram di postingan sebelah kalau mau ketemu yang begituan. balik ke pokok bahasannya saja bro.

Offline Opus Dei

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.657
  • Jenis kelamin: Pria
  • Live and Die in the name of Islam
    • Lihat Profil
« Jawab #26 pada: 08 November 2009, 03:02:52 »
ya tanggapi saja bro secara konservatif dan fundamental. ya khan? namanya juga diskusi bro. bisa dari sumber mana saja untuk ditelaah.

coba anda tanggapi posting musik haram di postingan sebelah kalau mau ketemu yang begituan. balik ke pokok bahasannya saja bro.

skrg gini aja bro, anda mau mau belajar Islam dari Tokoh liberal?? dimana mereka sesungguhnya belajar Islam dari barat.. ya ga akan kemana mana, anda hanya akan mengerti tg agama baru yg mereka usung, bukan Islam yang diturunkan oleh Allah.

Sekarang gini aja, menurut anda gimana kalau saya belajar ttg Protestan kepada Gereja Katolik? jawaban yg saya dapat, protestan adalah:

1.domba yg JAUH dari gembala dan manusia yang JAUH dari kebenaran
2.sebuah komunitas baru dimana ajarannya benar2 diluar ajaran Yesus Kristus, dan sebuah gereja herezy yang tidak memiliki unsur keselamatan sama sekali
3.sebuah komunitas "disaster bringer" yg memecah belah jemaat kristus

dan itu adalah diskusi yg saya lakukan kpd Pastor, yg lbh parah lg, anda belum tahu pendapat Pendeta ttg Katolik kan ?

btw, ini hanya analogi..

Kesimpulannya adalah, islam liberal, itu adalah diluar Islam, adapun pendapat2 mereka dapat amat mudah dipatahkan, apalagi ttg "Hajar Aswad, penyembahan Kabah,dll".

spt yg anda katakan, JIL (Jaringan islam liberal), berusaha merombak ajaran Islam seperti yg dilakukan oleh petinggi agama Kristen --> ini kata Gus Dur


Posting Digabung: 08 November 2009, 03:20:53


sebelum islam ada dalam tanah arab dan/atau sebelum Nabi Muhammad memperkenalkan agama islam, isi Kaabah terdiri dari 360 berhala.



yang saya tanyakan adalah:
1.jika memang Allah peduli pada bangsa Arab, kenapa harus menunggu kedatangan Muhammad?
2.jika Kabbah dibangun sejatinya/awalnya untuk peribadahan bagi ajaran islam, kenapa Kabbah dibiarkan berhala samapai menunggu dibersihkan oleh Muhammad?
3.kenapa semua berhala dibersihkan keculai batu hitam?
4.apakah ibadah haji merupakan ritual agama islam atau memang sudah ada dari dulu dimana diadopsikan dari ritual penyembah berhala?
5.kenapa allah tidak menjaga bangsa Arab dari berhala dan/atau mengirimkan Nabi-nabi-Nya ke bangsa itu?
6.apa alasan awal munculnya larangan makanan haram?


makasih...

Semua pertanyaan anda akan saya jawab begitu anda menjawab pertanyaan saya.

"Kenapa Tuhan harus menebus dosa manusia lewat menjelma jadi manusia? kenapa ga idup selamanya aja dibumi kalo emang tuhan sayang ama manusia, ngakunya kasih tp ada orang miskin kok didiemin, itu tuh israel-palestina perang, turun kek bentar ngedamai in"
« Edit Terakhir: 08 November 2009, 03:20:53 oleh Opus Dei »
SECULAR OUTSIDE :pentung:

Islam Inside :topOK:

Offline mardi m

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2009
  • Tulisan: 242
    • Lihat Profil
« Jawab #27 pada: 08 November 2009, 13:46:02 »
bro opus kalau benar berdiskusi ini pokok yang saya sampaikan. saya senang berdiskusi dengan anda.

balik pokok bahasannya lagi ya bro:

saya pernah diskusi dengan dengan tokoh Islam terkait hal ini "Hajar Aswad: Kegagalan Islam Membawa Ajaran Membawa Ajaran Tauhid Murni." Salah seorang pemikir Islam yang lebih berani mengatakan itu memang benar bahwa secara kultural dan aplikasi Islam memang gagal mengusung pesannya, termasuk dalam berbagai akulturasi budaya lain misalnya kecenderungan Islam di Jawa yang berdoa minta rejeki di makam sunan, penggunaan ilmu gaib dan lain sebagainya.

Jadi kesimpulan dalam diskusi itu memang Islam secara konseptual adalah agama Tauhid namun secara aktual sama sekali tidak.

kalau tidak setuju tlong diberikan sanggahannya sehingga di sini saya bisa belajar dari kelompok islam yang sebenarnya. paling tidak bukan liberal.

Offline 127.0.0.1

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2009
  • Tulisan: 669
  • Lokasi: Celebes Island
  • Jenis kelamin: Wanita
  • In the Name of Allah..
    • Lihat Profil
« Jawab #28 pada: 08 November 2009, 15:58:16 »
sdh tanya ke mereka (org2 yg sering sajen) belum, Tuhan mereka siapa?
Dijamin mereka akn jawab 'Tuhan kami Allah Yang Esa'
ini cuma pengaruh budaya..
tiap org tidak ada yg sempurna, psti punya salah..
& kalo mau benar2 belajar InsyaAllah disini aja..

Offline Azed

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 2.061
    • Lihat Profil
« Jawab #29 pada: 08 November 2009, 22:15:06 »
saya pernah diskusi dengan dengan tokoh Islam terkait hal ini "Hajar Aswad: Kegagalan Islam Membawa Ajaran Membawa Ajaran Tauhid Murni." Salah seorang pemikir Islam yang lebih berani mengatakan itu memang benar bahwa secara kultural dan aplikasi Islam memang gagal mengusung pesannya, termasuk dalam berbagai akulturasi budaya lain misalnya kecenderungan Islam di Jawa yang berdoa minta rejeki di makam sunan, penggunaan ilmu gaib dan lain sebagainya.
Emangnya tokoh Islam itu bicara apa tentang hajar aswad ?

Jadi kesimpulan dalam diskusi itu memang Islam secara konseptual adalah agama Tauhid namun secara aktual sama sekali tidak.
Ini namanya kesimpulan yg sembrono, anda seperti sedang membangun opini menyesatkan bahwa semua orang Islam gagal bertauhid. Jika banyak orang Islam yg berdoa minta rejeki di makam sunan, penggunaan ilmu gaib, dsb. itu tidak berarti semua orang Islam berbuat seperti itu, dan faktanya memang begitu.

Mungkin anda mau bilang kalau banyak orang Islam di Jawa yg gagal mengaktualisasikan ajaran Tauhid. Kalau betul begitu maksudnya, saya setuju, karena faktanya memang begitu. Dibantahpun percuma, wong riilnya memang mudah ditemukan.