Filsafat Teologi Trinitas vs Aqidah Islam- sebuah diskusi pengantar dan 'pemanasan'
Adalah kaum Nasrani selalu meyakini bahwa Tuhan itu tetaplah satu, tapi mereka pun meyakini bahwa satu itu terbagi menjadi tiga unsur/tiga oknum...
sebagian dari sekte filsafat nasrani mengatakan bahwa Tuhan tetaplah satu, sementara al Masih adalah cahaya Tuhan yang masuk dalam jasad manusia, al Masih adalah pada mulanya firman, logos yang keluar dari Allah yang Maha Esa, dari Firman tersebut menjelmalah menjadi oknum ketuhanan baru yang dengan kehendak Allah Tuhan yang maha esa, sebagian dari filosof nasrani juga mengatakan bahwa perumpamaan Allah dan al masih adalah seperti lilin dan cahayanya, yang berbeda unsur tapi menunjukkan satu kesatuan, yaitu lilin itu sendiri...
demikian sekedar sekelumit argumen filosof nasrani untuk membenarkan aqidah trinitas mereka...

Mencoba membantah dari segi aqidah Islam, khususnya melalui aqidah Asy'ariyah ahlusunnah wal jamaah..
Bantahan :
1. Allah adalah Qiyamuhu binafsihi (ALlah adalah Dzat yang berdiri sendiri)Maknanya, Allah adalah Dzat yang berdiri sendiri, maha kuasa, tidak membutuhkan bantuan dan pertolongan dari pihak lain, kalau Tuhan membutuhkan bantuan pihak lain maka sejatinya dia adalah lemah, dan berarti itu bukan sifat Tuhan...
Tuhan itu maha perkasa, tegak berdiri sendiri, tidak membutuhkan pertolongan siapapun...
Dalil :
وَمَن جَاهَدَ فَإِنَّمَا يُجَاهِدُ لِنَفْسِهِ إِنَّ اللَّهَ لَغَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ"Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam."
(AL Ankabut ayat 6)
2. wahdaniyahALlah itu esa, tidak berbilang, Dzatnya adalah satu, tidak terbagi menjadi beberapa unsur atau oknum atau bagian...
dalil logika sederhana yang mudah dipahami orang awam, bilangan satu adalah tetaplah satu, ketika dibagi menjadi tiga tentulah hasilnya bukan satu tapi sepertiga..

Dalil :
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌKatakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa (al ikhlas : 1)
3. Mukhalafatuhu lil hawaditsiAllah itu berbeda dengan sekalian makhluqNya, mustahil ia serupa dengan makhluqNya...
dalam semua hal di dunia ini hanya terbagi menjadi dua perkara, Pencipta dan Tercipa (makhluq)...kalau sesuatu Pencipta maka dia adalah bukan tercipta (bukan makhluq)...
Dalil :
فَاطِرُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ جَعَلَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجاً وَمِنَ الْأَنْعَامِ أَزْوَاجاً يَذْرَؤُكُمْ فِيهِ لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ البَصِيرُ"(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat."
(As syuura : 11)
4. WujudAllah itu ada, mustahil tidak ada
Dalil :
أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَا يَكُونُ مِن نَّجْوَى ثَلَاثَةٍ إِلَّا هُوَ رَابِعُهُمْ وَلَا خَمْسَةٍ إِلَّا هُوَ سَادِسُهُمْ وَلَا أَدْنَى مِن ذَلِكَ وَلَا أَكْثَرَ إِلَّا هُوَ مَعَهُمْ أَيْنَ مَا كَانُوا ثُمَّ يُنَبِّئُهُم بِمَا عَمِلُوا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ"Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi? Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dia-lah keempatnya. Dan tiada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dia-lah keenamnya. Dan tiada (pula) pembicaraan antara jumlah yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia berada bersama mereka di manapun mereka berada. Kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu. "
(al Mujadalah : 4)
5. Qidam dan BaqaAllah itu yang Maha Awal dan Maha Akhir...
keberadaan Allah tidak terikat waktu....karena waktu adalah ciptaanNya, mustahil Allah terikat oleh ciptaanNya...
Dalil :
هُوَ الْأَوَّلُ وَالْآخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ"Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu."
(Al hadid : 3)
rasulullah saw bersabda :
أنت الأول فليس قبلك شيء وأنت الآخر فليس بعدك شيء ، وأنت الظاهر فليس فوقك شيء ، وأنت الباطن فليس دونك شيء.....wahai ALlah yang Maha Awal tidak ada sebelumMu sesuatupun,
Engkaulah yang Maha Akhir tidak ada setelahMU sesuatupun....
dan Engkaulah Ad Dhohir, tidak ada di ATAS-MU sesuatupun...
dan Engkaulah yang Al Bathin, tidak ada di BAWAH-MU sesuatupun.....
(Shahih Muslim)- Asma wa Sifat Imam Baihaqi - 1/19
rasul berkata....
اللهم رب السماوات ورب الأرض رب كل شيء...Ya Alllah Tuhan Langit dan Bumi, Tuhan segala sesuatu....
(Shahih Muslim)- Asma wa Sifat Imam Baihaqi - 1/19
itulah beberapa sifat wajib tentang Allah swt dalam aqidah Islam...
nah para netter nasrani, semoga pilar2 aqidah dalam agama Islam ini bisa menambah wawasan saudara, kalau tertarik bisa didiskusikan lebih lanjut..

- salam sejahtera dan salam damai -