Penulis Topik: Kupas tuntas hadist ghadir khum ( Syeh jenar Strike Back )  (Dibaca 2183 kali)


Offline gravitonevolusion

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2009
  • Tulisan: 200
  • Haqul yakin hanya dapat dicapai dengan ilmu.
    • Lihat Profil
« Jawab #45 pada: 30 November 2009, 09:08:51 »
Faktanya Anda bertujuan memecah belah umat kok. Satulagi, penguasaan terhadap satu bahasa, belum tentu mampu menganalisa kata-kata dalam bahasa tersebut. Itu nampak sekali dari Anda yang hanya termakan berita tampi mentah dalam penganalisaannya. :)

Anda penganut kepercayaan? yang kata orang islam liberal? Islib tuh bukan islam tapi penganut kepercayaan, hanya secara kebetulan konsep tuhan yg paling lengkap ditemukan dalam Al-Quran. :)

Sholatnya cuma "ELING" aja yah mas?.
« Edit Terakhir: 30 November 2009, 09:15:44 oleh gravitonevolusion »
Biji "zarah" - Isyarat Nano Teknologi dlm Al Quran. Maka, tidakkah engkau bersyukur?

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.314
    • Lihat Profil
« Jawab #46 pada: 30 November 2009, 09:15:27 »

ALQURAN 45:7
Kecelakanan yang mengerikan untuk orang orang yang menyebarkan kebohongan; karena menyebarkan kebohongan adalah dosa besar.
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline sahabat

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 987
    • Lihat Profil
« Jawab #47 pada: 30 November 2009, 10:31:42 »
AlQuran menerangkan bahwa zakat untuk ke dua orang tua, suadara2 terdekat, fakir miskin, anak2 yatim/piatu dll; tetapi Abu Bakr & Umar ibn Khattab menafsirkan bahwa zakat untuk Pemimpin Negara yaitu untuk Abu Bakr & Umar ibn Khattab;

sehingga para sahabat yang menolak membayar zakat untuk Abu Bakr & Umar ibn Khattab diperangi (dibunuh) di dalam perang Riddah oleh Abu Bakr & Umar ibn Khattab.

mas, nggak boleh begitu, tidak ada riwayat seperti itu, jaman mereka itu ada yang namanya baitul mal, Abubakar itu orang kaya tadinya mas, uang nya banyak dipakai untuk perjuangan.

Orang sekelas yang pernah ikut dalam perang Badar itu, dapat janji dari Allah swt. Nggak mungkin mereka berbuat nista, meeka itu orang-orang yang takut Allah swt dan Taat kepada RasulNYa, sama saja dengan Ali bin Abu Thalib ra.
“ Dengan kenikmatan yang diberikan Allah kepadamu, carilah kebahagiaan akhirat, tapi jangan engkau lupakan nasibmu dalam dunia ini. "-QS28:77.
"Dan tentang karunia Tuhanmu, hendaklah engkau sebarkan..

Offline Syekh Jenar

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2009
  • Tulisan: 614
    • Lihat Profil
« Jawab #48 pada: 30 November 2009, 10:40:49 »
Kepada Sahabat yang pintar dan yang terhormat

Rasulullah berkata: "Barangsiapa yang menyampaikan hadith palsu atas namaku; maka dia pasti akan dimasukan ke dalam neraka!"

Baca Shohih Bukhari, Shohih Muslim dll.


PERTANYAAN

Bagaimana kita mengetahui bahwa hadith ini adalah hadith dari Rasulullah dan hadith itu bukan dari Rasulullah atau Hadith Palsu?
Perhatikan Sanad Hadist ini :
Hadits itu adalah riwayat Aisyah ra sbgbr :
ُ
أَنَّ فَاطِمَةَ عَلَيْهَا السَّلَام ابْنَةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَأَلَتْ أَبَا بَكْرٍ الصِّدِّيقَ بَعْدَ وَفَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَقْسِمَ لَهَا مِيرَاثَهَا مِمَّا تَرَكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِمَّا أَفَاءَ اللَّهُ عَلَيْهِ فَقَالَ لَهَا أَبُو بَكْرٍ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا نُورَثُ مَا تَرَكْنَا صَدَقَةٌ فَغَضِبَتْ فَاطِمَةُ بِنْتُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَهَجَرَتْ أَبَا بَكْرٍ فَلَمْ تَزَلْ مُهَاجِرَتَهُ حَتَّى تُوُفِّيَتْ وَعَاشَتْ بَعْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سِتَّةَ أَشْهُرٍ

Hadist di atas adalah Hadist Riwayat Aisyah, Isteri Rasulullah sendiri..lalu atas dasar apa anda mengatakan bhw Hadist tersebut Palsu ? Jikalau anda sendiri mengatakan bhw Hadist Riwayat Aisyah adalah Palsu ? Lalu mana referensi anda yang mengatakan bhw hadist itu palsu ?. Saya hanya beranggapan bhw dalam forum ini anda telah terdesak dan tak mampu untuk berbicara secara OBJEKTIF..sehingga anda menghalalkan segala cara untuk mengikuti PROPAGANDA BUSUK ANDA sendiri....
 



Kutip
Tidak mungkin Rasulullah melanggar perintah ALLAH yang tertulis di dalam AlQuran; karena Rasulullah terbebaskan dari perbuatan yang berdosa.

Ketika Musailamah mengajarkan agama baru karena dia tidak mengakui Muhammad sebagai Nabi terakhir dan tidak mengakui Muhammad sebagai Rasulullah; maka Rasulullah menghormati Musailamah; bukan membunuhnya.

Musailamah adalah nabi baru yang mengajarkan agama baru ketika Nabi Muhammad masih hidub; Musailamah bukan mengajarkan agama Islam; sehingga Musailamah berhak untuk hidub dan untuk menyebarkan agamanya; karena Surah Al Kafirun dan Q 17:107 memberikan kebebesan untuk beragama.

Tidak mungkin Rasulullah melanggar Surah Al Kafirun dan Q 17:107; karena Rasulullah adalah orang yang paling taat mengikuti perintah ALLAH; sehingga tidak mungkin Rasululah membunuh Musailamah.
Siapapun dalam forum ini tahu bahkan anda sekalipun bahwa Rasulullah Muhammad SAW adalah Nabi dan Rasul terakhir..maka tak akan ada lagi Rasul atau Nabi sesuadh beliau. Dari sini-pun sudah jelas bhw Musailamah Alkazzab sudah menyalahi Al Qur'an dan Hadist....nah dalam koridor ini saya justru bertanya kepada anda....di satu sisi anda mengatakan mencintai Rasulullah SAW dan Ahlul Bayt beliau...selalu mengutip ayat-ayat Al Qur'an untuk mendukung PEMBENARAN argumen anda..tetapi disisi lain, anda justru membela sesuatu hal yang oleh Al Quran dan Rasulullah SAW sendiri itu JELAS-JELAS TERLARANG...yaitu mengakui adanya Nabi dan rasul setelah Rasulullah SAW ? Maka ari titik ini semakin jelaslah kualitas dan topeng kebusukan seorang Muhamad Abdullah..seorang yang memiliki niatan dan tindakan busuk..bukan saja kepada Syiah - sekte yang ia atas namakan- bahkan juga DIRINYA SENDIRI..sebab semakin ia melakukan postingan di forum ini...justru makin terlihat jelas kebodohan, ambivalensi dan propaganda busuknya....



Kutip
Jika kita membuka Faith Freedom, website yang ditulis oleh pakar2 Orientalis (Nasrani dan Yahudi); maka kita akan mudah melihat penghinaan2 yang dikatakan oleh pakar2 Orientalist kepada Rasulullah.
Tapi ingat juga, di situs itu..banyak pula yang mengaku sebagai Muslim...menggunakan nick name Muslim...tapi justru menyimpan propaganda dan niatan busuk terhadap Islam...andakah itu ?

Kutip
Para Orientalist menuduh Rasulullah sebagai pembunuh berdarah dinggin yang haus kekuasaan; sehingga Rasulullah rajin membunuh para pengikut agama lain; termasuk membunuh Musailamah Al Khazzab.
Bukan hanya orientalis..bahkan kini anda-pun telah MENGHINA KESUCIAN RASULULLAH SAW..dengan mengakui, membela mati-matian Nabi Palsu...sesuatu hal yang jelas-jelas DILARANG OLEH AL QUR'AN DAN HADITS..yang anda agung-agungkan itu

Kutip
Orientalist adalah orang2 Nasrani, orang2 Yahudi, orang2 Atheis dll yang mempelajari agama Islam.
Bahkan orientalis-pun gemar menyebarkan hinaan, hasutan dan mengadu domba Umat Islam dengan berpura-pura sebagai cinta Rasulullah SAW ,..padahal tersimpan niatan busuk...

Kutip
Para Otientalist (Nasrani & Yahudi) juga mengatakan bahwa agama Islam adalah agama Setan; karena agama Islam disebarkan oleh Rasulullah dengan pedang (perang, pembunuhan, kekerasan dll); berbeda dengan ajaran Yesus (agama Kristen) yang penuh dengan perdamaian dan kasih sayang.
Dari sini jelas terlihat model propanda anda.....lempar batu sembunyi tangan....menggunakan orang lain untuk menyebarkan agama anda sendiri...siapapun yang jeli dengan statment anda..pasti mereka akan mengatakan bhw anda bukanlah golongan Muslimin....

Kutip
Hadith2 palsu tersebut telah dipergunakan oleh non muslim (Nasrani & Yahudi) untuk mengejek, menghina, mencela Rasullullah.

Hadith2 Palsu tersebut akan memasukan muslim dan muslimah ke dalam neraka; jika muslim dan muslimah menggunakan Hadith2 palsu tersebut; karena muslim & muslimah tersebut telah menjadi penghianat Rasulullah.
Andalah yang telah mengejek, dan menghina Rasullullah SAW dan ahlul bayt beliau dengan mengakui adanya Nabi dan Rasul setelah Muhammad SAW..bahkan anda juga menyakiti seluruh umat Islam...bahkan Sekte Syiah yang anda atas namakan itu
Janganlah menyembah jikalau tidak mengetahui siapa yang disembah.Jika engkau tidak mengetahui , maka engkau seperti menyumpit burung. Peluru disebar, tapi tak satupun terkena tembakan. Akhirnya cuma menyembah ketiadaan, suatu sembahan yang sia-sia"
( -Syekh Siti Jenar )

Offline kucing_kecil7984

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 9.619
  • Lokasi: Sulawesi Selatan, Sidrap
  • apaan sih liat-liat?
    • Lihat Profil
    • omekimai, ada blognya si kucing ni
« Jawab #49 pada: 30 November 2009, 12:07:20 »
Welcome back kang Jenar :dada:

masih melanjutkan misi lama ya? :)

HMA dan Jenar... dua orang yang sama-sama mengakui mencintai Ahlul Bayt, tapi dengan pemahaman dan pendekatan yang berbeda. Well, saya rasa kalian berdua sudah cukup dewasa untuk menyelesaikan apa yang telah dimulai..

Salam

Offline Syekh Jenar

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2009
  • Tulisan: 614
    • Lihat Profil
« Jawab #50 pada: 30 November 2009, 12:26:35 »
Welcome back kang Jenar :dada:

masih melanjutkan misi lama ya? :)

HMA dan Jenar... dua orang yang sama-sama mengakui mencintai Ahlul Bayt, tapi dengan pemahaman dan pendekatan yang berbeda. Well, saya rasa kalian berdua sudah cukup dewasa untuk menyelesaikan apa yang telah dimulai..

Salam
Salam sejahtera atas kamu Kucil.....afwan sebelumnya...bukan misi lama...tapi misi yang sama sekali abadi....Jenar hanyalah seonggok daging...sedangkan misi...ia Inmateri..abadi...
Janganlah menyembah jikalau tidak mengetahui siapa yang disembah.Jika engkau tidak mengetahui , maka engkau seperti menyumpit burung. Peluru disebar, tapi tak satupun terkena tembakan. Akhirnya cuma menyembah ketiadaan, suatu sembahan yang sia-sia"
( -Syekh Siti Jenar )

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.314
    • Lihat Profil
« Jawab #51 pada: 30 November 2009, 13:41:17 »
Syekh Jenar AD-DAJJAL WAL AL KHAZZAB

Syekh Jenar adalah penghianat Rasulullah yang nyata; karena Syekh Jenar rajin menyebarkan Hadith Palsu atas nama Rasulullah.

Hadith asli tidak mungkin bertentangan dengan AlQuran misalnya

1. ALLAH melarang memakan babi; tidak mungkin Rasulullah menghalalkan memakan babi.

2. ALLAH melarang melakukan zina; tidak mungkin Rasulullah menghalalkan zina.

3. ALLAH melarang menyembah patung; tidak mungkin Rasulullah menghalalkan menyembah patung.

Begitu juga ALLAH telah menerangkan bahwa mereka yang memiliki hubungan darah berhak diwarikan atau mewariskan


ALQURAN 33:6
dan mereka yang mempunyai hubungan darah satu sama lain lebih berhak (diwariskan atau mewariskan tertulis) di dalam kitab ALLAH

ALQURAN 4:7
dan untuk anak perempuan ada hak dari pembagian harta warisan yang ditinggalkan oleh ayah-ibunya


Tidak mungkin Rasulullah membatalkan Q 33:6 dan Q 4:7; sehingga Rasulullah tidak meninggalkan harta warisan untuk Fatimah dan untuk para istri-istrinya; seperti Hadith Palsu yang sengaja disebarkan oleh Syekh Jenar disini;

Fatimah binti Muhammad dan para istri Rasulullah tidak berhak menerima harta warisan yang ditinggalkan oleh Rasulullah bertentangan dengan ajaran ALLAH yang tertulis di dalam AlQuran.

Padahal Fatimah dan istri2 Rasulullah adalah para Ahli Waris yang syah dan yang berhak menerima warisan; sesuai dengan petunjuk ALLAH yang tertulis di dalam AlQuran.

Begitu juga Fatimah binti Muhammad lebih berhak menerima tanah Fadak dari pada Abu Bakr & Umar ibn Khattab.

Akibatnya Abu Bakr dan Umar ibn Khattab sengaja merampas tanah Fadak dari Fatimah binti Muhammad dengan cara mengarang hadith palsu atas nama Rasulullah untuk pembenaran perampasan tanah Fadak.

Kebodohan Syekh Jenar sendiri telah mengakibatkan Syekh Jenar mudah menerima Hadith Palsu yang bertentangan dengan ajaran ALLAH yang tertulis di dalam AlQuran.

Kembali kepada topik Musailamah,

Rasulullah mengajarkan ummat Islam untuk menghormati agama agama lain; sehingga Rasulullah juga menghormati nabi baru yang mengajarkan agama; karena tidak ada paksaan untuk menerima Islam.

HMA setuju dengan Rasulullah bahwa mereka yang non muslim juga berhak menyembah nabi mereka sendiri dan mengikuti ajaran agama mereka sendiri.

Kita dapat melihat kebodohan Syekh Jenar disini; karena Syekh Jenar tidak mendukung keputusan Rasulullah untuk menghormati Musailamah hidub sebagai nabi baru; dan tidak mentaati Rasulullah yang memberikan izin kepada Musailamah untuk menyebarkan agama barunya.
« Edit Terakhir: 30 November 2009, 13:52:05 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.314
    • Lihat Profil
« Jawab #52 pada: 30 November 2009, 13:56:54 »
mas, nggak boleh begitu, tidak ada riwayat seperti itu, jaman mereka itu ada yang namanya baitul mal, Abubakar itu orang kaya tadinya mas, uang nya banyak dipakai untuk perjuangan.

Orang sekelas yang pernah ikut dalam perang Badar itu, dapat janji dari Allah swt. Nggak mungkin mereka berbuat nista, meeka itu orang-orang yang takut Allah swt dan Taat kepada RasulNYa, sama saja dengan Ali bin Abu Thalib ra.

Kepada Sahabat yang pintar dan yang terhormat

Antum benar benar tidak mengerti Islam dengan baik dan benar; sehingga antum selalu mengambil kesimpulan yang salah.

Benar 100% dan setuju 100% bahwa Abu Bakr adalah orang yang kaya raya; sehingga dia banyak menyumbang zakat ketika Rasulullah masih hidub misalnya Abu Bakr dapat membebaskan Bilal dari perbudakan. Abu Bakr wajib membayar zakat sebagai Pemimpin Negara, bukan menerima zakat.


ALQURAN 9:60
Sesungguhnya zakat hanya untuk fakir miskin

ALQURAN 2:177
dan memberikan harta mereka kepada orang2 yang terdekat, anak yatim/piatu, fakir miskin, musafir dan untuk memerdekakan budak

ALQURAN 2:215
mereka bertanya tentang siapa yang wajib berikan. Jawablah: " Berikanlah kepada ibu bapak kamu, saudara2 terdekat, anak yatim piatu, fakir miskin, Musafir[/b]

Setelah Rasulullah wafat; para sahabat hendak membayar zakat kepada ke dua orang tua mereka sendiri, kepada keluarga2 terdekat mereka sendiri, kepada anak yatim piatu, kepada fakir miskin, kepada Musafir sesuai dengan keterangan yang tertulis di dalam AlQuran.

Para sahabat tidak mau membayar zakat kepada Abu Bakr; sehingga Abu Bakr dan Umar ibn Khattab memerangi (membunuh) para sahabat di dalam perang Riddah; karena Abu Bakr & Umar ibn Khattab telah mengkafirkan para sahabat yang menolak membayar zakat untuk Abu Bakr.
« Edit Terakhir: 30 November 2009, 14:10:53 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline demank

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 135
  • Lokasi: balikpapan
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • demank
« Jawab #53 pada: 30 November 2009, 14:03:43 »
saya perhatikan posting2 di atas. lumayan seru, dan menambah pengetahuan saya.
HMA berkata, dia tidak setuju ama kejahatan2 abu bakar, umar sepeninggal rasul.
disini kutipan yang bagus menurut saya menyimak statement tersebut.

-apakah HMA setuju ama kebaikan2 abu bakar / umar sepeninggal rasul (HMA tidak menyebutkan pernyataan ini). Juga sebaliknya, apakah HMA setuju kejahatan2 abu bakar / umar pada masa rasul masih hidup? (kita uma manusia, pasti tak lepas dari khilaf, jadi kejahatan/dosa pasti ada walaupun kecil).
-HMA tidak menjawab (memberikan pernyataan) musailimah di perang yamamah. apakah dia menyerang abu bakar terlebih dahulu? atau yakin abu bakar yang terlebih dahulu menyerang senjata ke musilimah-yamamah? (riwayat nya boleh tau dong saya....)



Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.314
    • Lihat Profil
« Jawab #54 pada: 30 November 2009, 14:14:55 »
Kepada Demank yang pintar dan yang terhormat

saya perhatikan posting2 di atas. lumayan seru, dan menambah pengetahuan saya.
HMA berkata, dia tidak setuju ama kejahatan2 abu bakar, umar sepeninggal rasul.
disini kutipan yang bagus menurut saya menyimak statement tersebut.

Semua kesalahan atau semua kejahatan yang telah dilakukan oleh Abu Bakr, Umar ibn Khattab dan Uthman ibn Affan tertulis di dalam Kutub Sihah Sittah (Bukhari, Muslim, Tarmidizi, ibn Majah, Abu Dawud dan Nasii).

Kaum Syiah termasuk HMA sengaja mempelajari kesalahan2 (dosa2) yang telah mereka kerjakan setelah Rasulullah wafat; supaya Kaum Syiah dan HMA tidak mengulangi kesalahan2 (dosa2) yang sama;

karena Kaum Syiah dan HMA tidak mau dihukum oleh ALLAH; dan karena Kaum Syiah dan HMA sangat takut kepada hukuman ALLAH di dunia ini dan di akhirat nanti.

PRIBAHASA

Binatang tidak akan jatuh ke dalam lubang yang sama untuk ke dua kalinya.

ARTI

Kaum Syiah sengaja mempelajari kesalahan2 (kejahatan2) yang telah dilakukan oleh para sahabat berdasarkan Hadith yang tertulis di dalam Kutub Sihah Sittah (Bukhari, Muslim, Tarmidzi, Ibn Majah, Abu Dawud dan Nasaii) supaya Kaum Syiah tidak mengulangi kesalahan2 (kejahatan2) yang sama.


Kaum Syiah dan HMA tidak bermaksut untuk menghina, mengejek, mencela para sahabat seperti tuduhan Syekh Jenar disini.

Kaum Syiah hanya inggin selamat di dunia dan di akhirat; sehingga Kaum Syiah tidak mau mengulangi kesalahan2 (kejahatan2) yang sama dengan kesalahan2 (kejahatan2) yang telah dilakukan oleh para sahabat setelah Rasulullah wafat.

Kutip
-apakah HMA setuju ama kebaikan2 abu bakar / umar sepeninggal rasul (HMA tidak menyebutkan pernyataan ini). Juga sebaliknya, apakah HMA setuju kejahatan2 abu bakar / umar pada masa rasul masih hidup? (kita uma manusia, pasti tak lepas dari khilaf, jadi kejahatan/dosa pasti ada walaupun kecil).

ALQURAN 5:2
Tolong-menolonglah kamu untuk melakukan kebaikan2; dan janganlah kamu tolong-menolong untuk melakukan kejahatan2 (perbuatan2 yang berdosa)

ALQURAN 3:104
dan hendaklah ada kelompok di antara kamu yang mengajak untuk melakukan kebaikan2 dan melarang untuk melakukan kejahatan2

Berdasarkan ayat ayat AlQuran tersebut, kamu Syiah mendukung total kebaikan2 dan jasa2 yang telah dilakukan oleh Abu Bakr, Umar ibn Khattab dan Uthman ibn Affan ketika Rasulullah masih hidub.

Kaum Syiah termasuk HMA sangat mengagumi Abu Bakr; ketika dia membayar Umayyah untuk membebaskan Bilal.

Kaum Syiah termasuk HMA sangat mengagumi Abu Bakr yang menemani Rasulullah hijrah dari Makkah ke Madinah.

Kaum Syiah dan HMA juga percaya bahwa masih banyak kebaikan2 dan jasa2 Abu Bakr, Umar ibn Khattab dan Uthman ibn Affan ketika Rasulullah masih hidub.

HMA tidak perlu menulis semua jasa dan semua kebaikan yang telah dilakukan oleh mereka disini; karena keterbatasan ruang dan keterbatasan waktu.

Berdasarkan ayat ayat AlQuran yang sama, kaum Syiah tidak mendukung kejahatan2 dan kesalahan2 yang dilakukan oleh Abu Bakr, Umar ibn Khattab dan Uthman ibn Affan setelah Rasulullah wafat.

Kaum Sunni membela kebaikan2 dan jasa2 yang dilakukan oleh para sahabat ketika Rasulullah masih hidub.

Kaum Sunni juga fanatik buta membela kejahatan2 dan kesalahan2 yang telah dilakukan oleh para sahabat setelah Rasulullah wafat; sehingga Kaum Sunni melanggar AlQuran dan melangar Hadith/Sunnah.

Kutip
-HMA tidak menjawab (memberikan pernyataan) musailimah di perang yamamah. apakah dia menyerang abu bakar terlebih dahulu? atau yakin abu bakar yang terlebih dahulu menyerang senjata ke musilimah-yamamah? (riwayat nya boleh tau dong saya....)

SUNAN ABU DAWUD, Kitab Jihad bab Ar-rasul.
« Edit Terakhir: 30 November 2009, 14:44:47 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline kucing_kecil7984

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 9.619
  • Lokasi: Sulawesi Selatan, Sidrap
  • apaan sih liat-liat?
    • Lihat Profil
    • omekimai, ada blognya si kucing ni
« Jawab #55 pada: 30 November 2009, 14:19:58 »
@ HMA

mengkritisi yang salah, itu wajar2 saja... tapi ada etika dan mesti melalui fase2 tertentu. Dan saya melihat gaya anda berposting sangat riskan pada distorsi dan melabrak nilai2 etis. Mohon kebijaksanaannya untuk melakukan revisi atas gaya anda.

Well, siapapun boleh berpendapat... tapi janganlah berdebat... lebih baik berdiskusi...

Setahu saya, sebelum wafat Abu Bakar bertaubat atas beberapa kesalahan yang dia lakukan setelah rosul wafat. Ada di postingan lama saya... Nah, sebagai orang yang mengaku mencintai rosul dan para sahabat, ada baiknya HMA lebih cenderung untuk mewartakan ini.... Coba tanyakan pada diri anda, ketika mendengar nama Abu Bakar... yang manakah yang pertama kali terlintas: keburukannya? Atau kebaikannya?

Mari berpikir positif aja, ya Pak Haji... Mari kita isi diri kita dengan sesuatu yang positif... Efeknya sangat baik buat kita, keluarga kita, dan orang-orang di sekitar kita... karena begitulah cara Nabi berdakwah...


@ Syekh Jenar..

Misi abadi...
Sang Pencari sedang mencari Yang Mencari...

:)

Offline demank

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 135
  • Lokasi: balikpapan
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • demank
« Jawab #56 pada: 30 November 2009, 14:50:01 »
Dari penjelesanan panjang lebar ustadz HMA, tidak ada statement mengakui kebaikan abu bakar/umar sepeninggal rasul.

Sehingga saya simpulkan, HMA tidak mengakui Abu bakar / umar sebagai "orang baik dan berjasa sepeninggal rasul" (hanya mengakui kebaikan nya pada saat rasul masih hidup saja).
Apakah kesimpulan saya benar?

Offline kucing_kecil7984

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 9.619
  • Lokasi: Sulawesi Selatan, Sidrap
  • apaan sih liat-liat?
    • Lihat Profil
    • omekimai, ada blognya si kucing ni
« Jawab #57 pada: 30 November 2009, 14:52:18 »
Dari penjelesanan panjang lebar ustadz HMA, tidak ada statement mengakui kebaikan abu bakar/umar sepeninggal rasul.

Sehingga saya simpulkan, HMA tidak mengakui Abu bakar / umar sebagai "orang baik dan berjasa sepeninggal rasul" (hanya mengakui kebaikan nya pada saat rasul masih hidup saja).
Apakah kesimpulan saya benar?

tunggu dulu... jangan menyimpulkan secara sepihak. Saya kenal HMA... biasanya beliau jika berbicara sisi negatif, maka sisi negatif aja yg diulas... kalau positif, maka positifnya aja terus.. Jarang banget berada di posisi abu2...


Offline demank

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 135
  • Lokasi: balikpapan
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • demank
« Jawab #58 pada: 30 November 2009, 14:56:25 »
tunggu dulu... jangan menyimpulkan secara sepihak. Saya kenal HMA... biasanya beliau jika berbicara sisi negatif, maka sisi negatif aja yg diulas... kalau positif, maka positifnya aja terus.. Jarang banget berada di posisi abu2...

Sebenernya ada pertanyaan lanjutan kalau kesimpulan saya salah maupun benar. Menunggu jawaban dari yang terhormat bapak ustadz HMA, :)

Offline Syekh Jenar

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2009
  • Tulisan: 614
    • Lihat Profil
« Jawab #59 pada: 30 November 2009, 15:13:06 »
Syekh Jenar AD-DAJJAL WAL AL KHAZZAB

Syekh Jenar adalah penghianat Rasulullah yang nyata; karena Syekh Jenar rajin menyebarkan Hadith Palsu atas nama Rasulullah.

Hadith asli tidak mungkin bertentangan dengan AlQuran misalnya

1. ALLAH melarang memakan babi; tidak mungkin Rasulullah menghalalkan memakan babi.

2. ALLAH melarang melakukan zina; tidak mungkin Rasulullah menghalalkan zina.

3. ALLAH melarang menyembah patung; tidak mungkin Rasulullah menghalalkan menyembah patung.
Rasulullah SAW juga memerintahkan umatnya untuk tidak mengakui Nabi dan Rasul lain selain Rasulullah SAW, bahkan Al Qur'an-pun dengan tegas menyatakan demikian...kini sebenarnya yang menghianati Rasulullah SAW...HMA ( orang yang mengaku syiah ) yang demikian gegap gempita dan mati-matian membela MUSAILAMAH AL KAZZAB sang Nabi Palsu...ataukah saya...?

Kutip
Begitu juga ALLAH telah menerangkan bahwa mereka yang memiliki hubungan darah berhak diwarikan atau mewariskan[/color]

ALQURAN 33:6
dan mereka yang mempunyai hubungan darah satu sama lain lebih berhak (diwariskan atau mewariskan tertulis) di dalam kitab ALLAH

ALQURAN 4:7
dan untuk anak perempuan ada hak dari pembagian harta warisan yang ditinggalkan oleh ayah-ibunya


Tidak mungkin Rasulullah membatalkan Q 33:6 dan Q 4:7; sehingga Rasulullah tidak meninggalkan harta warisan untuk Fatimah dan untuk para istri-istrinya; seperti Hadith Palsu yang sengaja disebarkan oleh Syekh Jenar disini;

Fatimah binti Muhammad dan para istri Rasulullah tidak berhak menerima harta warisan yang ditinggalkan oleh Rasulullah bertentangan dengan ajaran ALLAH yang tertulis di dalam AlQuran.

Padahal Fatimah dan istri2 Rasulullah adalah para Ahli Waris yang syah dan yang berhak menerima warisan; sesuai dengan petunjuk ALLAH yang tertulis di dalam AlQuran.

Begitu juga Fatimah binti Muhammad lebih berhak menerima tanah Fadak dari pada Abu Bakr & Umar ibn Khattab.

Akibatnya Abu Bakr dan Umar ibn Khattab sengaja merampas tanah Fadak dari Fatimah binti Muhammad dengan cara mengarang hadith palsu atas nama Rasulullah untuk pembenaran perampasan tanah Fadak.
Sudah dijelaskan panjang lebar...masih saja menampakkan KEBODOHAN YANG NYATA
(QS: 2:6,  Al-Baqarah) Sesungguhnya   orang-orang   kafir,   sama  saja  bagi mereka,  kamu  beri  peringatan  atau  tidak kamu beri peringatan , mereka tidak juga akan beriman .
(QS:2:7,  Al-Baqarah) Allah  telah mengunci mati hati dan pendengaran mereka,  dan  penglihatan  mereka  ditutup.  dan bagi mereka siksa yang amat berat .



Kutip
Kebodohan Syekh Jenar sendiri telah mengakibatkan Syekh Jenar mudah menerima Hadith Palsu yang bertentangan dengan ajaran ALLAH yang tertulis di dalam AlQuran.
Ha..ha...mengatakan hadist palsu...tanpa referensi yang jelas.....wakkakkk...wakkakkk ....wakkkakk....terbukti KEBODOHANMU KAU PERTONTONKAN DENGAN JELAS DI FORUM INI...wakkk..wakkk

Kutip
Kembali kepada topik Musailamah,

Rasulullah mengajarkan ummat Islam untuk menghormati agama agama lain; sehingga Rasulullah juga menghormati nabi baru yang mengajarkan agama; karena tidak ada paksaan untuk menerima Islam.

HMA setuju dengan Rasulullah bahwa mereka yang non muslim juga berhak menyembah nabi mereka sendiri dan mengikuti ajaran agama mereka sendiri.
Menyembah Nabi mereka sendiri...??? Setelah adanya Rasulullah SAW sebagai Nabi dan rasul terakhir..??? Bukankah hal itu melanggar Al Qur'an dan Hadist yang anda junjung tinggi itu ? Buktikan kalau anda memang Cinta Rasulullah dan ahlul bayt beliau dengan tetap mengakui Rasulullah SAW sebagai Nabi dan Rasul terakhir..tidak ada rasul dan nabi setelah belaiu..apalagi mngakui MUSAILAMAH AL KAZZAB sebagai Nabi....!!!

Kutip
Kita dapat melihat kebodohan Syekh Jenar disini; karena Syekh Jenar tidak mendukung keputusan Rasulullah untuk menghormati Musailamah hidub sebagai nabi baru; dan tidak mentaati Rasulullah yang memberikan izin kepada Musailamah untuk menyebarkan agama barunya.
Ha..ha...Orang yang mengakui adanya Nabi selain Rasulullah Muhammad SAW mengklaim dirinya PINTAR.....ha..ha..sedangkan orang yang dengan teguh mengakui bahwa Rasul dan Nabi terakhir adalah Rasulullah Muhammad SAW malahan di bodoh-bodohi....ha..ha...sebegitukah kelakuan manusia yang bernama HMA ini...??? Sungguh suatu kebodohan dan tingkatan berfikir yang demikian dangkal....
Janganlah menyembah jikalau tidak mengetahui siapa yang disembah.Jika engkau tidak mengetahui , maka engkau seperti menyumpit burung. Peluru disebar, tapi tak satupun terkena tembakan. Akhirnya cuma menyembah ketiadaan, suatu sembahan yang sia-sia"
( -Syekh Siti Jenar )