Penulis Topik: Standar Ganda dalam Kehidupan Kita  (Dibaca 343 kali)


Offline ipin4u

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.926
  • Lokasi: Balikpapan
  • Jenis kelamin: Pria
  • We support Palestine!
    • Lihat Profil
    • my blogs at multiply
« pada: 01 Desember 2009, 21:29:54 »
Bahasanya berat banget ya? Standar ganda, udah kayak perpolitikan Amerika ajah :D

Emang apa sih artinya “standar ganda” sebetulnya..? Bukan standar gandanya motor kan, yang kudu ditarik dan bisa membuat motor parkir lebih stabil toh?

Menurut definisi kamus pribadi saya (yaitu kamus ngasal ipin :D ), standar ganda ini adalah jika kita menerapkan suatu hal tidak konsisten, terkadang kita ngotot bahwa inilah patokan/ukuran/nilai/pandangan/penilaian yang harus digunakan di dalam suatu kondisi/tempat, tapi ternyata di tempat/kondisi lain, kita tidak mempergunakan patokan/ukuran/pandangan yang sama. Jadi suka-suka gituh deh, padahal diawalnya sudah menetapkan bahwa hal itu adalah standar baku.

Contoh paling gampang adalah Amerika yang berteriak-teriak (dan tidak ragu untuk menghancurkan sebuah negara) tentang hak asasi atau peperangan melawan terorisme, tapi dia diem aja melihat terorisme zionis Israel yang menjajah bangsa Palestina.

Wah, itu contoh memang kejauhan!

Hey, tapi ternyata, ada beberapa praktik-praktik standar ganda yang kita terapkan dalam kehidupan keseharian kita.

Pernahkah anda sebal ketika ada orang yang menyerobot antrian, ketika ada orang yang membuang sampah sembarangan, ketika ada yang mengendarai kendaraan (entah itu motor maupun mobil) yang grasak-grusuk tak tahu etika di jalan raya?

Jika anda pernah sebal dengan hal-hal seperti itu, lalu kemudian, ternyata anda pun melakukan hal yang sama, misalnya pernah menyerobot, tidak taat peraturan lalu lintas, membuang sampah sembarangan, dll, maka pada hakikatnya anda sudah melakukan apa yang disebut dengan standar ganda! Aneh kan, anda sebal dengan prilaku yang anda sendiri lakukan?

Pelaku Standar Ganda Memiliki Kepribadian yang Bermasalah

Sakit, secara kejiwaan, karena dia tidak memiliki konsistensi dalam bersikap; plin-plan, sulit untuk dapat dipercaya.

Mau menang/enaknya sendiri. Mudah emosian, menurutkan hawa nafsu pribadi, tak terkontrol, karena dia tidak hanya mengambil apa-apa yang mudah/enak bagi dirinya sendiri, namun ketika orang lain melakukannya, ia tampak marah.

Satu Ukuran untuk Semua

Ya, kalau memang mau jadi baik, jadilah baik di segala tempat, di setiap waktu.

Ketika kita menetapkan standar yang baik bagi orang lain, maka sudah sepatutnya diri kita sendiri yang menjadi orang pertama yang menjalankan kebaikan itu.

Sepertinya sih begitu...



---000---

Balikpapan, 1 Desember 2009
Syamsul Arifin

Offline andaleh

  • Moderator
  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.929
  • Lokasi: Bandar Lampung
  • Jenis kelamin: Pria
  • The King Of OOT :D
    • Lihat Profil
    • my blog
« Jawab #1 pada: 02 Desember 2009, 09:08:07 »
Pin, posting di myquran baru dong. Di http://myquran.com/forum/forumdisplay.php?f=37 Syukron :)

Offline ipin4u

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.926
  • Lokasi: Balikpapan
  • Jenis kelamin: Pria
  • We support Palestine!
    • Lihat Profil
    • my blogs at multiply
« Jawab #2 pada: 03 Desember 2009, 09:04:07 »
Pin, posting di myquran baru dong. Di http://myquran.com/forum/forumdisplay.php?f=37 Syukron :)

okeh, udah di posting di: http://myquran.com/forum/showthread.php?t=667 ^-^
*tapi baru sebagian, tulisan2 lama ajah, capek juga euy :D
*nanti lanjut lagi. Semangat! :ehm:
« Edit Terakhir: 03 Desember 2009, 09:26:04 oleh ipin4u »

Offline sandi_rumput

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 313
  • Lokasi: below the sky, above the land
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • tempat jualanku..
« Jawab #3 pada: 04 Desember 2009, 15:12:01 »
orang2 yg menggunakan standar ganda dlm segala hal di kehidupannya, termasuk dlm segi kepribadian, cenderung lemah mental (atw dlm pengertian qta "lemah iman")... karena tidak percaya diri kepada kemampuan yg diberikan oleh Allah kepadanya, atw juga karena adanya pembangkangan perbuatan terhadap ucapan dan keyakinannya...

berbeda utk orang2 yg menjalankan standar ganda karena tugas dr organisasinya, ini tergantung tujuan dr organisasinya itu....


ga ngerti maksud ane yach! --------> lupakan sajalah... (ane kurang pandai dlm mengeluarkan pendapat)
sedang merambah Forum Bina Keluarga dan Proses Ta'aruf...

Offline ph34r

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 5.211
  • Lokasi: HIT & RUN | HIT & RUN | HIT & RUN
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #4 pada: 04 Desember 2009, 16:00:38 »
ngerti kok
kira2 kalau urusan pribadi, konsen sama keyakinannya
kalau urusan organisasi, apa kata bos dah!
gitu ya?

Offline ipin4u

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.926
  • Lokasi: Balikpapan
  • Jenis kelamin: Pria
  • We support Palestine!
    • Lihat Profil
    • my blogs at multiply
« Jawab #5 pada: 04 Desember 2009, 16:31:09 »
@sandi rumput
berarti organisasi yang lemah iman dan lemah karakter!!!

harus komitment, konsisten dalam menerapkan nilai, sikap dan kebijakan, bagi diri sendiri maupun orang lain

Offline sandi_rumput

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 313
  • Lokasi: below the sky, above the land
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • tempat jualanku..
« Jawab #6 pada: 04 Desember 2009, 21:44:56 »
ngerti kok
kira2 kalau urusan pribadi, konsen sama keyakinannya
kalau urusan organisasi, apa kata bos dah!
gitu ya?

yach, kira2 gitu dech!


sedang merambah Forum Bina Keluarga dan Proses Ta'aruf...

Offline sandi_rumput

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 313
  • Lokasi: below the sky, above the land
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • tempat jualanku..
« Jawab #7 pada: 04 Desember 2009, 21:50:06 »
@sandi rumput
berarti organisasi yang lemah iman dan lemah karakter!!!

harus komitment, konsisten dalam menerapkan nilai, sikap dan kebijakan, bagi diri sendiri maupun orang lain

wah... kayanya agak beda-beda tipis itu om ipin..

sebenarnya semua tergantung dr motivasi/niat si pelaku maupun organisasinya itu!
sedang merambah Forum Bina Keluarga dan Proses Ta'aruf...

Offline ipin4u

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.926
  • Lokasi: Balikpapan
  • Jenis kelamin: Pria
  • We support Palestine!
    • Lihat Profil
    • my blogs at multiply
« Jawab #8 pada: 04 Desember 2009, 21:56:57 »
tergantung niat..? ???

yang ada juga lagi tasyabuh sama si Amerika, bilangnya nentang, tapi pake cara2 yang mereka pakai juga :wataw:

hati2, udah banyak praktek2 di lapangan yang udah ngga sejalan dengan nilai2 asli dari organisasi

banyak yang minim ilmu, tapi semangatnya besar
justru hal seperti ini yang buat lebih banyak kerusakan

amal tanpa ilmu, hanya akan membuat kerusakan yang lebih besar, ketimbang manfaat yang ia datangkan

Offline sandi_rumput

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 313
  • Lokasi: below the sky, above the land
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • tempat jualanku..
« Jawab #9 pada: 05 Desember 2009, 23:21:31 »
orang yg miskin ilmu tapi kuat dlm semangat, akan optimal produktivitasnya jika dipertemukan dg orang yg miskin semangat tapi kuat keilmuannya dlm satu organisasi...

produktivitas ini bisa bermakna positif dan bisa juga bermakna negatif.... tergantung niat dr si pelaku!

dan tidak menjamin juga kalo mereka pasti menggunakan standar ganda dlm beramal...

karena jaman sekarang, jamannya keterbukaan membuat orang2 jahat dg bangganya menunjukkan kejahatannya..
tanpa malu lagi....

gimana om ipin?... mungkin ada beda persepsi antara kita kali yach!... %peace%
sedang merambah Forum Bina Keluarga dan Proses Ta'aruf...

Offline ph34r

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 5.211
  • Lokasi: HIT & RUN | HIT & RUN | HIT & RUN
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #10 pada: 06 Desember 2009, 07:19:35 »
di dunia, apapun bisa terjadi. namanya juga manusia
bisa saja dalam waktu x, persepsi TS yang jalan.
bisa jadi waktu yang lain persepsi sandi rumput yang jalan!

nonsense kalau perbuatan manusia cuma monoton, gayanya itu2 terus!!

Offline sandi_rumput

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 313
  • Lokasi: below the sky, above the land
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • tempat jualanku..
« Jawab #11 pada: 07 Desember 2009, 18:46:02 »
^
sedang merambah Forum Bina Keluarga dan Proses Ta'aruf...

Offline karah

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2009
  • Tulisan: 14
    • Lihat Profil
« Jawab #12 pada: 07 Desember 2009, 19:16:46 »
whats....kepribadian ganda??
hoo..sTandar ganda.. :D

ehm..
Menurut definisi kamus pribadi saya (yaitu kamus ngasal ipin Yiiihaaaa! ), standar ganda ini adalah jika kita menerapkan suatu hal tidak konsisten, terkadang kita ngotot bahwa inilah patokan/ukuran/nilai/pandangan/penilaian yang harus digunakan di dalam suatu kondisi/tempat, tapi ternyata di tempat/kondisi lain, kita tidak mempergunakan patokan/ukuran/pandangan yang sama. Jadi suka-suka gituh deh, padahal diawalnya sudah menetapkan bahwa hal itu adalah standar baku (copas)..

hehe..definisinya dari kamus buatan sendiri ya..
giliran ditempat lain, standarnya berubah...bukannya berarti itu penyesuaian, tergantung sikon tah..xixi..j/king pak :D
yup, lebih dikuatkan dengan adanya contoh2, alhamdulillah paham...

hmm, perlu kesadaran tinggi en belajar untuk aplikasiin standar yang baik...
Ketika kita menetapkan standar yang baik bagi orang lain, maka sudah sepatutnya diri kita sendiri yang menjadi orang pertama yang menjalankan kebaikan itu...setujuu   :topOK:
« Edit Terakhir: 08 Desember 2009, 06:38:01 oleh karah »