Penulis Topik: Keadilan di Negeriku  (Dibaca 202 kali)


Offline Syamsudin Sony

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2008
  • Tulisan: 7
    • Lihat Profil
« pada: 10 Desember 2009, 09:59:36 »
Sudah kita saksikan betapa timpangnya penegakan keadilan di negeri ini, orang mencuri pohon jagung, di tahan polisi lalu dipengadilankan, orang mencuri buah semangka juga begitu, nilainya kecil sekali. dibandingkan dengan koruptor kelas jutaan rupiah, milliaran rupiah dan bahkan trilliunan rupiah, petinggi negara melakukan korupsi, mantan petinggi negara melakukan korupsi pada saat dia memegang jabatan tersebut, anggota DPR, DPRD, Polisi (oknum; oknum tapi konon amat sangat banyak dan merata di mana-mana) melakukan upeti pada sopir truk, bis dan angkutan barang, Kejaksaan (oknum; oknum tapi konon amat sangat banyak dan merata di mana-mana) memainkan / memperjualbelikan kasus, pejabat pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, pusat pelayanan publik, sertifikasi tanah, perijinan, retribusi, parkir, dll dll.

Hadis riwayat Aisyah ra.:
Bahwa orang-orang Quraisy sedang digelisahkan oleh perkara seorang wanita Makhzum yang mencuri. Mereka berkata: Siapakah yang berani membicarakan masalah ini kepada Rasulullah saw.? Mereka menjawab: Siapa lagi yang berani selain Usamah, pemuda kesayangan Rasulullah saw. Maka berbicaralah Usamah kepada Rasulullah saw. Kemudian Rasulullah saw. bersabda: Apakah kamu meminta syafaat dalam hudud Allah? Kemudian beliau berdiri dan berpidato: Wahai manusia! Sesungguhnya yang membinasakan umat-umat sebelum kamu ialah, manakala seorang yang terhormat di antara mereka mencuri, maka mereka membiarkannya. Namun bila seorang yang lemah di antara mereka mencuri, maka mereka akan melaksanakan hukum hudud atas dirinya. Demi Allah, sekiranya Fatimah putri Muhammad mencuri, niscaya akan aku potong tangannya. (Shahih Muslim No.3196)

Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata:
Rasulullah saw. memotong tangan pencuri dalam (pencurian) sebanyak seperempat dinar ke atas. (Shahih Muslim No.3189)

Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata:
Pada zaman Rasulullah saw. tangan seorang pencuri tidak dipotong pada (pencurian) yang kurang dari harga sebuah perisai kulit atau besi (seperempat dinar) yang keduanya berharga. (Shahih Muslim No.3193)

Ya Allah berikanlah jalan terbaikMu dan hidayahMu untuk negeri ini, juga berikanlah petunjukMu pada kami untuk membantu saudara kami kembali kejalan kebenaran.


Offline sandi_rumput

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 313
  • Lokasi: below the sky, above the land
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • tempat jualanku..
« Jawab #1 pada: 11 Desember 2009, 08:54:45 »
amin...
sedang merambah Forum Bina Keluarga dan Proses Ta'aruf...

Offline ashfi

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2009
  • Tulisan: 257
    • Lihat Profil
« Jawab #2 pada: 11 Desember 2009, 14:02:52 »
yg mengangkat kasus-2 ke pengadilan menunjukkan tidak adanya hati nurani pada rakyat lemah.......semakin banyak akhlaq ummat yg tidak mengasihi orang-2 lemah, miskin.

Offline nadwahfathon

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 1.591
  • Lokasi: Bandar Lampung & Lampung Tengah
  • Jenis kelamin: Pria
  • Astagfirullahaladzim....
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 15 Desember 2009, 15:22:06 »
Memang sakit hati kalo berfikir ke arah itu.
Harusnya ada pemuda2 Islam yang berdiri paling depan dalam membela keadilan di Negara ini. Tapi sayangnya pemuda2 Islam yang punya hati Nurani lebih banyak di masjid2, atau hanya sampai di tarbiyah2 (maaf).

Harus ada "Preman Keadilan" seperti Umar dijamana Rosululloh.

Ayo Generasi muda Islam yang gagah berani, adil, berilmu, dan berhati bersih....!!!
Belajar yang baik, jadi pengacara, hakim, jaksa, atau apapun yang memiliki wewenang kearah itu...!!!

Maaf... emoci...nih...
..::" Maka nikmat Alloh yang mana lagi yang akan engkau dustakan...? " ::..


[IMG]http://img223.imageshack.us/img223/hd2lp2.jpg/1/w640.png[

Offline Syamsudin Sony

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2008
  • Tulisan: 7
    • Lihat Profil
« Jawab #4 pada: 15 Desember 2009, 16:12:57 »
iya, kita lagi prihatin banget, tapi kita juga harus bangkit, tapi gimana ya ?

Offline shindou-kun

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2009
  • Tulisan: 9
  • say the thruth though it's hurt
    • Lihat Profil
    • coz i'm ur brother
« Jawab #5 pada: 19 Desember 2009, 22:55:18 »
da'wah sejatinya cinta:
cinta kepada Allah dan Rasul-Nya
cinta kepada sesama orang yang beriman
cinta kepada seluruh ummat manusia
dan tentu cinta kepada diri sendiri
di dunia akhirat

ada yang berjihad, ada yang berada di tepi, bahkan ada yang sekedar duduk dan menonton

Offline wastono

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 673
  • Lokasi: Bekasi / Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • wong bener ketenger. salam
    • Lihat Profil
    • wass.wordpress.com
« Jawab #6 pada: 20 Desember 2009, 01:08:06 »
katanya, tegaknya dunia karena 4 perkara: awalnya dengan ilmunya para ulama,
kedua dengan adilnya para pemimpin, ketiga dengan dermawannya orang2 kaya,
dan keempat dengan doanya orang2 fakir [yg bahkan kamu akan diberi rizki
karenanya].

utamanya, menurut saya, dapat menempatkan diri sesuai dengan kapasitas..

[maaf ini baru bisa ngomong..yah minimal share aja dulu kali ya..maaf]

Allahu a'lam. salam

Offline servodaeman

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2007
  • Tulisan: 2.034
  • Lokasi: jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • muslim itu bersaudara
    • Lihat Profil
    • Portal
« Jawab #7 pada: 20 Desember 2009, 01:44:13 »
Sudah kita saksikan betapa timpangnya penegakan keadilan di negeri ini, orang mencuri pohon jagung, di tahan polisi lalu dipengadilankan, orang mencuri buah semangka juga begitu, nilainya kecil sekali. dibandingkan dengan koruptor kelas jutaan rupiah, milliaran rupiah dan bahkan trilliunan rupiah, petinggi negara melakukan korupsi, mantan petinggi negara melakukan korupsi pada saat dia memegang jabatan tersebut, anggota DPR, DPRD, Polisi (oknum; oknum tapi konon amat sangat banyak dan merata di mana-mana) melakukan upeti pada sopir truk, bis dan angkutan barang, Kejaksaan (oknum; oknum tapi konon amat sangat banyak dan merata di mana-mana) memainkan / memperjualbelikan kasus, pejabat pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, pusat pelayanan publik, sertifikasi tanah, perijinan, retribusi, parkir, dll dll.

Hadis riwayat Aisyah ra.:
Bahwa orang-orang Quraisy sedang digelisahkan oleh perkara seorang wanita Makhzum yang mencuri. Mereka berkata: Siapakah yang berani membicarakan masalah ini kepada Rasulullah saw.? Mereka menjawab: Siapa lagi yang berani selain Usamah, pemuda kesayangan Rasulullah saw. Maka berbicaralah Usamah kepada Rasulullah saw. Kemudian Rasulullah saw. bersabda: Apakah kamu meminta syafaat dalam hudud Allah? Kemudian beliau berdiri dan berpidato: Wahai manusia! Sesungguhnya yang membinasakan umat-umat sebelum kamu ialah, manakala seorang yang terhormat di antara mereka mencuri, maka mereka membiarkannya. Namun bila seorang yang lemah di antara mereka mencuri, maka mereka akan melaksanakan hukum hudud atas dirinya. Demi Allah, sekiranya Fatimah putri Muhammad mencuri, niscaya akan aku potong tangannya. (Shahih Muslim No.3196)

Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata:
Rasulullah saw. memotong tangan pencuri dalam (pencurian) sebanyak seperempat dinar ke atas. (Shahih Muslim No.3189)

Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata:
Pada zaman Rasulullah saw. tangan seorang pencuri tidak dipotong pada (pencurian) yang kurang dari harga sebuah perisai kulit atau besi (seperempat dinar) yang keduanya berharga. (Shahih Muslim No.3193)

Ya Allah berikanlah jalan terbaikMu dan hidayahMu untuk negeri ini, juga berikanlah petunjukMu pada kami untuk membantu saudara kami kembali kejalan kebenaran.



gak lengkap cuma hadist mana ayat al-Quran nya.. :hmmm:
http://www.abdulrahman-oman.co.nr/
God Just One && Mohammed is The last Messenger