Mengenal Rasulullah SAW
Banyak dari kita kaum muslimin yang kurang mengenal siapa sebenarnya sosok seorang yang bernama Muhammad bin Abdullah. Yang mana seseorang tidak diterima keimanannya oleh Allah SWT, kecuali ia harus bersaksi atas kerasulan beliau. Allah SWT banyak menegaskan dalam Al-Qur’an, bahwa beliau adalah utusanNya.
Masyarakat Arab yang tak kenal rasul sebelumnya menjadi bingung dengan kemunculan beliau yang menyatakan dirinya sebagai utusan Allah SWt, Tuhan semesta alam. Sehingga puncaknya, seorang yang bernama Abu Umamah RA bertanya kepada beliau, sebagai berikut;
“Wahai utusan Allah, apa dan bagaimana awal permulaanmu ? Nabipun menjawab : Aku adalah do’a kakekku Ibrahim as, kabar gembira yang dibawa Isa as, serta mimpi ibuku yang keluar dari jasadnya, cahaya yang menerangi gedung-gedung di Syam”
(HR. Ahmad)
Mari kita simak dan uraikan maksud dari hadist tersebut di atas, satu persatu.
1. Do’a Nabi Ibrahim as
Ketika Nabi Ibrahim as diperintahkan oleh Allah SWT untuk membangun Ka’bah. Setelah tugasnya selesai, nabi Ibrahimpun berdo’a memohon kepada Allah SWT. Dan diantara beliau adalah meminta kepada Allah SWT untuk berkenan mengutus seorang rasul di negeri Mekkah, yang rasul tersebut kelak akan membacakan ayat-ayat kebesaran Allah SWT serta mengajarkan kitab dan hikmah (Al-Qur’an dan Al-Hadist). Adapun do’a nabi Ibrahim as tersebut diatas, diabadikan dalam Al-Qur’an, yaitu sebagai berikut;
“ Wahai Tuhan kami, utuslah kepada mereka seorang rasul dari mereka sendiri, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayatMu dan mengajarkan mereka Alkitab dan hikmah” .
(QS. Al-Baqarah : 129 )
Dari ayat diatas, telah jelas bahwa nabi yang dimaksud ialah Nabi Muhammad SAW.
2. Kabar gembira yang dibawa Nabi
Isa as.
Ketika Nabi Isa as berdakwah dihadapan kaumnya bani israil, beliau telah berkata sebagaimana tercantum dalam Al-Qur’an, sebagai berikut;
“Dan ingatlah, ketika Isa putra Maryam berkata,”Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan datangnya seorang rasul setelahku yang bernama Ahmad (Muhammad)”
QS. As-Shaf : 6 )
Dari ayat tersebut diatas, dapat diambil maknanya bahwa nabi yang dimaksud adalah Nabi Muhammad SAW.
3. Mimpi Ibunda Siti Aminah
Ketika Siti Aminah sedang mengandung, telah tersebar cerita yang mengatakan bahwa akan lahir seorang Rasul dari tanah Mekkah. Dan Nampak dari nya cahaya mimpi itu suatu pertanda bahwa akan kokohnya islah di Negeri Syam ( sekarang sama dengan Negara Syria, Yordania, Palestina dan Lebanon). Diakhir jaman dinegeri Syam adalah benteng terakhir agama Islam.
Dalam Hadits, Rasulullah SAW bersabda ;
“Apabila penduduk Syam sudah rusak, maka tiada kebaikan lagi bagimu”
(HR. Tirmidzi)
Nabi Isa AS kelak akan turun di negeri Syam, tepatnya di menara putih timur Damaskus, untuk membenarkan dan membuktikan hal tersebut..
Tepat pada tanggal 12 Rabi’ul awal, cahaya itupun lahir di dunia, sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 15, sebagai berikut;
“Sungguh telah datang padamu cahaya dan kitab yang nyata dari Allah”
Dari ayat tersebut, kita dapat menyimpul- kan bahwa yang dimaksud dengan cahaya itu adalah tidak lain merupakan Rasulullah SAW dan kitab tersebut adalah Al-Qur’anul Karim.
Wallahu'alam bishawab......
(IMS)
