Biasanya yang seperti itu, kalau ketemuan langsung seperti jaraknya da kiloan meter..tapi kalo di dunia maya seperti lebih dekat dari secenti...
Pertama sih, kalau masih bisa di nasehatin...nasehatin dulu adeknya...tentu dengan bahasa yang dia miliki bukan dengan bahasa kita...jangan sampai udah neliti dan nelusuri si Ikhwan (eh bakwan ya?) ternyata persoalannya sendiri ada di saudari kita

face to face aja ma saudarinya..diajak ngobrol santai...mbil becandaan tapi serius. jadikan saudarinya sahabat sehingga mau terbuka dengan masalah2nya...
namun sekiranya saudarinya malah masih ngotot dan malah emang jelas2 (maaf) punya hubungan dengan si 'bakwan',
ya ambil langkah preventif yang lain...misal, seperti kata yang lain...bisa langsung samperin si 'bakwannya'.
Dan ga perlulah pake acara nonjok2 segala...
biasanya yang dah kena nafsu amarah jadi lupa diri dengan apa yang mau diluruskan...
so, solusi bukan dengan kekerasan..tapi dengan "kekeluargaan"

--------------
kalau masalah istri harus jaga suami..malah kebalik itu pak...
yang ada suami yang jaga istrina..dia kan qowam...
lagian ntar malah nambah masalah....
kasihan istrinya....